Nah, itu saya kira bisa. Mengenai surveyor bisa nakal atau tidak, saya sudah lihat cara kerja sistem yang bener kok, di AS, tahun 1992-1994 dulu. Contoh sederhana gini aja lah: petugas parkir di mall kan sulit tuh mengubah jam untuk menagih parkir kita. Misal, kita parkir 4 jam, karena kita kenal baik, lalu si petugas cuma ngisi 30 menit, kan nggak bisa tuh? Jadi, sepanjang kita niatnya mau menjalankan sistem, ya buat sistemnya yang bagus. ATM BCA hanya bisa terima setoran tunai, dalam sehari Rp5juta, maka diapakanpun, gak bakal bisa terima lebih dari Rp5juta. Iya kan? Kalau kita tahu ada kelemahan, langsung ditutup.
Dulu ketika saya pas hidup di AS, pernah ada kejadian dua kereta, ujungnya bisa serempetan (gak ada korban sama sekali sih). Tapi pemerintah dan DPRDnya sana, langsung rapat, menyelidiki, kok bisa terjadi seperti itu? Lalu muncullah peraturan baru (tambahan), yang tidak lagi memungkinkan dua kereta bertabrakan. Di Indonesia, orang ketabrak kereta sering banget, alasannya gak ada palang pintu. Tapi, di Jkt, sering banget tuh palang pintu udah nutup, bahkan mikrolet sama truk, masih ketabrak kereta juga. Anehnya, gak ada aturan yang dievaluasi..... Di Jkt, kita bisa bayar pajak STNK, tapi baru lewat HAGA BANK saja (wah, kelihatan banget kalau ada apa-apanya ya? mestinya ya bisa lewat semua bank lah). Bayar PBB, bisa lewat ATM BCA (berarti juga bisa lewat ATM bank lain yang sejaringan kan?). Masih banyak sistem yang saya bayangkan, tapi masih belum bisa diwujudkan di Indonesia ini. Di AS, sampai hari ini, pager masih laku, masih banyak dipakai. Di Indonesia, banyak sistem yang tidak bisa dipakai (lihat tuh mesin jual koran, mesin jual makanan/minuman, mesin jual tiket kereta, mesin jual prangko, dsb...dsb...). Bukan karena orang Indonesia bodo-bodo, tapi justru karena kita.... tidak pernah bisa bekerja sama! Salam, WWW On Sat, Apr 5, 2008 at 11:03 AM, Marhen <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Betul djuga yah.. Tapi bisa diakali dengan team surveyor pak *selalu ada > alasan* wekekekek > > Kalau masalah padjak dan perpandjangan STNK, mungkin bisa melalui e-mail. > Tinggal Download aplikasi, informasikan " how to" scan STNK asli, selesai > deh. *cost-nya tinggi g yah buat SAMSAT?* > > > > Thanks and regards, > > Marhen > > Sent from my BlackBerry(R) wireless device from XL GPRS network > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Anda menerima pesan ini karena berlangganan ke Grup "Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN Yogyakarta" Google Groups. Untuk memposting ke grup ini, kirimkan email ke [email protected] Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Untuk pilihan lain, kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/stieykpn?hl=id -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
