Sorry.. Banned!

On 3/25/09, ellen patra <[email protected]> wrote:
>
>
>                 "Berbakat Nggak ya Jadi Pengusaha?"
>
> Wah, saya pikir,
> Luar biasa memang ya jaman sekarang Anda .
> Anak muda sudah "diajarin" untuk kenal dengan dunia wirausaha.
> Prasaan, jaman dulu, kita lebih dijejali
> Dengan motivasi untuk bisa berhasil di jenjang karir ;-)
>
> Saya cantumkan sebagian artikel tersebut dibawah ini ya..
> Walaupun mungkin sebagian besar teman-teman bukanlah
> remaja lagi hehe, tapi poin-poin yang diutarakan disini
> amat padat, singkat dan jelas, bahkan untuk seseorang
> yang masih sangat awam di dunia bisnis ;-)
>
> -----
>
> Gimana sih caranya kita tahu apakah kita bisa menjadi
> Pengusaha sukses atau enggak?
> Karena nggak ada resep manjur untuk mencapai sukses, namun hasil
> Riset membuktikan bahwa pengusaha sukses punya karakter
> Dibawah ini:
>
> Berpikir Sukses.
> Untuk meraih sukses yang diimpikan,
> Anda  perlu bermimpi. Tiap kisah sukses berawal
> dari mimpi yang tinggi. Tentunya nggak cuma dengan mimpi,
> Kita juga harus aktif mewujudkan mimpi itu.
>
> Tetap Semangat.
> Anda  memulai wirausaha untuk mengubah hidup.
> Kesuksesan bakal datang lebih mudah kalau Anda  cinta
> dengan apa yang dilakukan. Kenapa?
> Karena Anda  akan lebih bersemangat mengejar mimpi
> kalau  memang menyukai hal yang dilakukan tersebut ;-)
>
> Fokus Pada kekuatan sendiri.
> Kenali kekuatan diri sendiri dan fokus pada kekutan tersebut.
> Anda  bakal lebih suses kalau mampu menyalurkan kekuatan
> pada bidang yang memang dikuasai.
>
> Jangan Takut Gagal.
> Harus punya keyakinan penuh pada ide, kemampuan dan diri sendiri.
> Makin Anda  yakin pada kemampuan mencapai tujuan,
> Makin cepat meraihnya.
> Tentu saja keyakinan ini harus diikuti dengan perhitungan resiko.
> Pengusaha sukses adalah mereka yang mampu menganalisis dan
> Meminimalisasi resiko.
>
> Bikin Perencanaan.
> Punya visi dan kayakinan untuk meraih visi tersebut?
> Tapi gimana caranya?
> Coba tuliskan tujuan diri dan rencanakan
> setiap langkah yang akan dilakukan!
> Sehingga, semuanya mengarah pada tercapainya visi itu.
> Kemampuan untuk menetapkan tujuan
> dan membuat perencanaan
> adalah jalan untuk Anda  meraih sukses.
>
>
>
>
> ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
>
> T I P S B I S N I S
>
> ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
>
>
> Beberapa poin berikut, mudah-mudahan
> bisa menjadi panduan bagi Anda
> dalam menilai dan memilih group milis yang sesuai
> untuk promosi dan pergaulan bisnis:
>
> a. Topik Milis
>
> Topik milis idealnya berhubungan erat
> dengan bidang bisnisnya Anda .
>  Dengan topik sejenis untuk melebarkan sayap bisnis
> dan menancapkan nama Anda  di benak target konsumen.
> Pastinya tidak ingin selalu diandap mengirim posting OOT
> (Out of the Topic) bukan? ..
> hanya karena Anda  salah memilih milis..
>
> b. Peningkatan jumlah member yang signifikan
>
> Berkualitasnya sebuah milis biasanya
> mengundang sejumlah signifikan
> member baru untuk bergabung.
> Posting-posting berkualitas dari anggotanya
> biasanya kemudian diforward ke milis-milis lain.
> Nah, anggota milis lain
> yang kebetulan menilai  email 'forward' tersebut menarik,
> akhirnya tertarik dan memutuskan untuk bergabung sebagai anggota.
> Toh, di kolom 'field' from-nya biasanya masih tercantum
> detail alamat email untuk 'subscribe' atau daftar.
>
> Tak heran, bila kemudian, berdasarkan adanya peningkatan
> jumlah member yang signifikan -dalam kurun waktu tertentu,
> suatu milis dikatakan cukup baik untuk dimasuki.
> Biasanya milis yang berkualitas
> atau memiliki prospek yang bagus untuk berkembang,
> dalam satu tahun pertama akan mengalami peningkatan
> jumlah member di atas 100 orang
> (untuk skala tingkat penetrasi pengguna internet Indonesia).
>
> c. Kualitas posting
>
> Untuk benar-benar melihat kualitas posting sebuah milis,
> untuk beberapa milis tertentu
> Anda  memang harus menjadi member
> terlebih dahulu. Tidak ada masalah dengan hal ini,
> dengan catatan,
> awal Anda  join, lakukan observasi terlebih dahulu
> sebelum memperkenalkan diri :-)
> Bila dari sejumlah isi pesan posting,
> merasa milis tersebut kurang sesuai,
> Anda  tinggal 'unsubscribe' kok,
> keluar dari keanggotaan milis.
>
> Tidak sedikit nih, milis,
> yang posting anggotanya dengan perjalananan waktu,
> berkembang menjadi tidak fokus
> dan keluar dari jalur tujuan semula dibentuknya milis.
> Tidak jarang akhirnya terdapat terlalu banyak isi pesan
> yang hanya bermuatan iklan ataupun pesan-pesan joke
> yang tidak ada hubungannya dengan topik milis sama sekali.
>
> d. Traffic atau Frekuensi posting anggota
>
> Pada bagian situs yang menyimpan data history aktivitas milis,
> Anda  dapat dengan mudah mengetahui
> seberapa sering anggota milis melakukan posting.
> Bila frekuensi jumlah posting sedikit sekali,
> alias jumlah anggota yang melontarkan pendapat
> atau berinteraksi sedikit sekali,
> lebih baik Anda  mencari wadah milis lain.
>
> Milis yang berkualitas,
> senantiasa terisi dengan diskusi hangat anggotanya.
> Ide-ide segar yang dilempar pada forum untuk didiskusikan,
> senantiasa mendapat 'sambutan' hangat
> berupa saling urun pendapat antar anggota.
> Dengan demikian, pastilah,
> jumlah frekuensi posting juga akan banyak.
>
>
>
>
> Jika Anda Bisa Mengetik dan Mengakses Internet, Anda Memiliki Syarat yang
> Cukup Untuk Menghasilkan Uang Melimpah dari Internet... Hanya Jika Anda Tahu
> Caranya!
> Klik disini http://www.formulabisnis.com/?id=ellenpatra
>
>
>
> >
>

-- 
Sent from my mobile device

Regards,
Eddy Partono

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima pesan ini karena berlangganan ke Grup "Sekolah Tinggi Ilmu 
Ekonomi YKPN Yogyakarta" Google Groups.
 Untuk memposting ke grup ini, kirimkan email ke [email protected]
 Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke 
[email protected]
 Untuk pilihan lain, kunjungi grup ini di 
http://groups.google.com/group/stieykpn?hl=id
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke