Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Salam sejahtera bagi kita semua.
Ini adalah cerita yg cukup menyentuh... Saya mendapatkan cerita ini dari senior 
saya di STIE YKPN melalui BBM... Beliau juga membaca email ini, jadi saya mohon 
maaf kepada beliau kalau saya menulis cerita ini karena saya ingin 
membagikannya kepada saudara & teman2 saya...
Selamat membaca!!!

Ada seorang kakek yg hrs tinggal dg anak, menantu dan cucunya yg berusia 6 thn. 
Tangan orang tua ini sangat rapuh dan sering bergerak tak menentu, 
penglihatannya buram dan berjalanpun sulit. Keluarga tsb biasa makan bersama 
diruang utama. Namun si orang tua pikun ini selalu mengacaukan suasana makan. 
Tangannya yg bergetar dan matanya yg rabun membuatnya susah utk menyantap 
makanan. Sendok dan garpu kerap jatuh ke bawah, saat ia meraih gelas susu, susu 
tersebut tumpah membasahi taplak meja. Anak dan menantunya sangat gusar. "Kita 
harus melakukan sesuatu,"ujar sang suami. "Aku sdh bosan membereskan segala 
sesuatu utk Pak Tua ini". Lalu kedua suami istri tersebut membuatkan sebuah 
meja kayu dan meletakkannya di sudut ruangan. Di sana sang kakek akan duduk 
makan sendirian, karena sering memecahkan piring, mereka memberikan mangkuk 
kayu untuk sang kakek. Sering saat keluarga itu sibuk dengan makan malam, 
terdengar isak tangis dari sudut ruangan. Ada air mata mengalir dari gurat 
keriput sang kakek. Namun kata yg sering diucapkan pasangan tersebut omelan 
agar jangan menjatuhkan makanan lagi. Anak mereka yg berusia 6 th hanya melihat 
dalam diam. Suatu malam, sang ayah memperhatikan anaknya yg sdg bermain dg 
mainan kayu. Dengan lembut ditanyanyalah anak itu ,"Kau sdg  apa?"Jwb anak 
itu,"Aku sdg membuat meja dan mangkuk kayu utk ayah dan ibu jika aku sdh besar 
kelak ,akan aku letakkan di sudut dekat meja tempat kakek makan sekarang". Anak 
itu tersenyum dan melanjutkan bermain. Jawaban itu membuat suami istri itu 
terpukul. Mereka tak mampu berkata2 lagi. Air mata mengalir di pipi mereka. 
Walaupun tanpa kata2, kedua orang ini mengerti ada sesuatu yg harus diperbaiki. 
Malam itu juga mrk menuntun sang kakek utk makan malam bersama di meja makan 
lagi. Tidak ada lagi omelan pd saat piring jatuh, atau saat makanan tumpah di 
meja. Maka marilah kita selalu memberi teladan yg baik utk anak2 dan orang2 
disekitar kita. Karena itu adalah tabungan masa depan kita. ~Tamat~.


Untuk kedua orang tuaku yg juga membaca email ini, terima kasih telah 
membesarkan dan mendidikku dan adik2 hingga aku dan adik2 bisa seperti sekarang 
ini dan maafkan aku karena aku sering membuat kalian kesal dari sejak lahir 
hingga sekarang...

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Satya Dharma Nugraha, SE., Ak.
Mobile phones : 0813 8456 3888 & 0856 9558 9888


Ridhallah bi Ridha al walydayn (Restu Allah SWT sejalan dengan restu orang tua)




Powered by Telkomsel BlackBerry®

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "Sekolah Tinggi Ilmu 
Ekonomi YKPN Yogyakarta" dari Grup Google.
Untuk mengeposkan pesan ke grup ini, kirim email ke [email protected].
Untuk berhenti berlangganan dari grup ini, kirim email ke 
[email protected].
Untuk opsi selengkapnya, kunjungi grup ini di 
http://groups.google.com/group/stieykpn?hl=id.

Kirim email ke