Semoga bermanfaat
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Djati S Djarkapi <[email protected]>
Date: Sun, 25 Jul 2010 06:57:27 
To: Dana Satya Sumarsono ST<[email protected]>; Satya Dharma SE Akt Nugraha 
Sumarsono<[email protected]>; Sumarsono Wuryadi GRM 
LrRM<[email protected]>; Setya Iswanti SE LIPI<[email protected]>
Subject: Fw: Teknik Relaksasi: Genggam Jari untuk Keseimbangan Emosi






 
Teknik Relaksasi: Genggam Jari untuk Keseimbangan Emosi
Oleh: Emmy Liana Dewi *

Kalau kita perhatikan, banyak bayi yang menjadi lebih tenang ketika mereka 
mengisap salah satu jari-jari tangannya yang mungil. Ada teori yang mengatakan 
bahwa mengisap jari memberikan kenikmatan oral pada bayi. Tetapi ada pendapat 
lain yang berhubungan dengan jalur energi di tubuh yang memengaruhi emosi kita. 
Menurut teori akupunktur, mengisap jari akan menimbulkan rasa nyaman dan damai. 


Juga ada pijat refleksi yang fokusnya pada jari kaki dan tangan. Pada jari kaki 
dan tangan ketika dipijat kadang timbul rasa nyeri dan adanya perasaan seperti 
butiran-butiran pasir atau bahkan benjolan kecil sebesar kacang hijau. Keadaan 
seperti ini menunjukkan jalur energi setempat sedang mengalami penyumbatan yang 
disebabkan oleh masalah kesehatan maupun keadaan mental seseorang. 


Ada sebuah teknik relaksasi yang sangat sederhana dan mudah dilakukan oleh 
siapapun yang berhubungan dengan jari tangan serta aliran energi di dalam tubuh 
kita. Namanya teknik genggam jari atau finger hold. Teknik Genggam jari adalah 
cara yang sangat mudah untuk mengendalikan emosi. Emosi dan perasaan adalah 
seperti ombak energi yang bergerak melalui badan, pikiran dan jiwa kita. Di 
setiap ujung jari kita merupakan saluran masuk dan keluarnya energi atau dalam 
istilah ilmu Akupunktur disebut meridian (energy channel) yang berhubungan 
dengan organ-organ di dalam tubuh kita serta dan emosi yang berkaitan. Perasaan 
yang tidak seimbang, misal sedih, takut, marah yang berlebihan bisa menyumbat 
atau menghambat aliran energi, yang mengakibatkan rasa nyeri atau perasaan 
sesak 
serta tidak nyaman di tubuh kita. Menggenggam jari sambil menarik napas 
dalam-dalam dapat mengurangi dan menyembuhkan ketegangan fisik dan emosi, 
karena 
genggaman pada jari akan menghangatkan titik-titik keluar dan masuknya energi 
pada meredian yang terletak pada jari tangan kita, sehingga sumbatan di jalur 
energi menjadi lancar. 


Teknik genggam jari ini sangat membantu dalam kehidupan sehari-hari. Ketika 
kita 
berada dalam keadaan yang sulit, merasa marah, tegang, takut atau ingin 
menangis 
tanpa sebab, jari bisa digenggam untuk membawa rasa damai, fokus dan nyaman 
sehingga kita bisa menghadapi keadaan dengan perasaan lebih tenang dan mampu 
membuat keputusan dengan kepala dingin. Teknik ini bisa juga dilakukan untuk 
relaksasi dengan musik yang berirama lembut, atau dilakukan sebelum tidur bagi 
yang mengalami masalah insomnia. Teknik ini bisa dilakukan kapan saja, di mana 
saja, oleh siapa saja: ketika menunggu seseorang, dalam perjalanan, maupun 
ketika menghadapi masalah. Latihan ini dapat dikerjakan sendiri. Bagi yang 
sedang dalam keadaan depresi atau mengalami keterbatasan fisik (sakit keras, 
lumpuh, manula), serta balita yang tidak mampu mengerjakan sendiri, bisa 
dibantu 
oleh orang lain. 


Hubungan Jari dan Emosi 
Menurut teori Akupunktur, setiap jari merupakan jalur keluar masuknya energi 
dan 
berhubungan dengan emosi tertentu. Ada banyak titik-titik di sekitar jari 
tangan 
serta telapak tangan. Apabila sedang terjadi gangguan kesehatan di organ 
tertentu, maka ada beberapa titik di jari tangan yang sangat nyeri apabila 
dipijat. Ternyata setiap jari mempunyai hubungan yang berbeda dengan emosi kita.

Ibu jari berhubungan dengan perasaan sedih, ingin selalu menangis, dan merasa 
merana. 

Jari telunjuk berhubungan dengan perasaan takut, panik, merasa terancam dan 
tidak nyaman.
Jari tengah berhubungan dengan perasaan marah, benci, dan kecewa.
Jari manis berhubungan dengan perasaan cemas dan kuatir.
Jari kelingking berhubungan dengan perasaan rendah diri dan kecil hati.

Dan apabila Anda sedang memijat-mijat jari tangan Anda dan menemukan beberapa 
titik yang nyeri, pijatlah dengan lembut sampai rasa nyeri berkurang. Memijat 
akan melancarkan energi di tempat yang terjadi sumbatan. Pijatan bisa diganti 
dengan genggaman yang memberi efek ketenangan dan rasa nyaman dan tidak 
menyebabkan rasa nyeri seperti kalau Anda memijat jari yang sedang mengalami 
ketidakselarasan energi. Genggaman memberi kehangatan, dan kehangatan juga 
dilakukan di teori akupunktur yang disebut moksibasi. 


Cara melakukan Teknik Genggam Jari: 
Peganglah tiap jari mulai dari ibu jari selama 2-3 menit. Anda bisa menggunakan 
tangan yang mana saja. Tarik napas yang dalam dan lembut. Hembuskanlah napas 
secara perlahan dan lepaskan dengan teratur. Ketika menarik nafas, hiruplah 
bersama rasa harmonis, damai, nyaman dan kesembuhan. Ketika menghembuskan 
napas, 
hembuskanlah secara perlahan sambil melepaskan perasaan dan masalah yang 
mengganggu pikiran dan bayangkan emosi yang mengganggu tersebut keluar dari 
pikiran kita dan masuk ke dalam bumi. Sekarang pikirkanlah perasaan-perasaan 
yang nyaman dan damai, sehingga Anda hanya fokus pada perasaan yang nyaman dan 
damai saja.

Sering kali ketika sedang menggenggam jari, Anda merasakan denyutan yang cukup 
keras di setiap jari Anda. Hal ini menunjukkan keadaan emosi yang sedang kurang 
seimbang sehingga jalur energi terhambat dan kurang lancar. Ketika energi yang 
tersumbat menjadi lebih lancar, maka denyutan di setiap jari akan melembut dan 
perasaan akan menjadi lebih tenang dan seimbang. Setelah denyutan menjadi lebih 
ringan, Anda bisa memindahkan gengaman pada jari selanjutnya secara berurutan. 


Anda juga bisa melakukan teknik genggam jari untuk orang lain yang sedang 
membutuhkan bantuan. Teknik ini sangat membantu anak kecil yang sedang gelisah 
dan rewel, atau sedang sakit. Juga Anda bisa menggunakannya untuk orang yang 
sedang dilanda depresi atau trauma berat, serta orang sakit keras dalam keadaan 
kritis atau hampir meninggal. 


Seorang guru di Ambon, ketika menemukan murid-muridnya bertengkar atau 
mengganggu di kelas, ibu guru tersebut `menghukum' murid-muridnya dengan jalan 
duduk di lantai sambil menggenggam jari. Menurutnya, setelah sering anak 
didiknya melakukan teknik genggam jari, maka emosi mereka lebih tenang dan 
mereka jarang mengganggu di kelas lagi. Ketika saya mengadakan lokakarya 
relaksasi, pada sesi genggam jari ini terkadang beberapa peserta meneteskan air 
mata karena melepas emosi yang terpendam atau ada yang mengantuk luar biasa, 
dan 
banyak yang mengatakan perasaan mereka lebih tenang. Mengantuk adalah salah 
satu 
efek relaksasi. Sehingga bila Anda mengalami kesulitan tidur, cobalah melakukan 
teknik sederhana ini. 


Teknik genggam jari ini mudah dilakukan memberikan rasa nyaman. Jadi, pada saat 
Anda menunggu seseorang, sedang ingin marah, panik, atau mengalami insomnia, 
tidak ada salahnya Anda mencoba teknik genggam jari yang mudah dilakukan di 
mana 
saja, kapan saja, yang memberikan rasa nyaman dan damai. 


Selamat mencoba. 

* Emmy Liana Dewi, Ibu Rumah Tangga, pemerhati dan praktisi kesehatan holistik 
ini bisa dihubungi langsung di  [email protected]
__._,_.___


-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "Sekolah Tinggi Ilmu 
Ekonomi YKPN Yogyakarta" dari Grup Google.
Untuk mengeposkan pesan ke grup ini, kirim email ke [email protected].
Untuk berhenti berlangganan dari grup ini, kirim email ke 
[email protected].
Untuk opsi selengkapnya, kunjungi grup ini di 
http://groups.google.com/group/stieykpn?hl=id.

Kirim email ke