Berita Asli di :
http://www.antaranews.com/berita/1266332789/mahasiswa-surabaya-rancang-prototipe-senjata-pertahanan
--
Mahasiswa Surabaya Rancang Prototipe Senjata Pertahanan
Selasa, 16 Pebruari 2010 22:06 WIB
Surabaya (ANTARA News) - Mahasiswa S1 Jurusan Sistem Komputer STIKOM Surabaya,
Riza Rahadian Saputra S.Kom, merancang prototipe senjata pertahanan yang
menggunakan teknologi Coilgun dengan sistem kontrol jarak jauh untuk penembakan
peluru ke arah lawan.
Prototipe persenjataan yang merupakan tugas akhir (TA) itu dipamerkan di atrium
Royal Plasa Surabaya, Selasa, sehingga banyak pengunjung pasar swalayan itu
mengagumi karya mahasiswa yang juga Ketua Tim Robot STIKOM Surabaya pada Kontes
Robot Indonesia 2009 itu.
Dalam prototipe itu, Riza memberikan inovasi berupa suatu sistem yang mampu
melindungi operator senjata itu saat terjadi serangan musuh yakni dengan
menerapkan sistem kontrol jarak jauh pada prototipe rancangannya.
Dengan menggunakan kombinasi antara teknologi Coilgun dengan sistem kontrol
jarak jauh yang dikembangkan secara manual dan otomatis diharapkan kombinasi
itu dapat dimanfaatkan untuk pengembangan senjata yang efektif ketika jarak dan
arah dari target diketahui.
Hasil dari pengembangan TA milik Riza adalah prototipe senjata yang mampu
melontarkan peluru dengan kecepatan rata-rata 12,565 m/s dan rata-rata muzzle
energy (daya dorong senjata) sebesar 0,55 Joule.
Ada pun spesifikasi peluru yang digunakan lelaki asal Madiun adalah panjang 3,5
cm, diameter 0,7 cm, dan beratnya 9,72 gram.
Selain itu, prototipe yang dihasilkannya itu juga telah mampu menentukan sudut
elevasi secara otomatis dan berjalan baik pada sistem kontrol jarak jauhnya.
Ia mengaku pembacaan sensor pada prototipe rancangannya itu kurang sempurna,
sehingga ada sedikit selisih hasil penentuan sudut elevasi bila dijalankan
secara otomatis.
Secara terpisah, dosen pembimbing TA, Ihyauddin, S.Kom., mengatakan kecepatan
peluru yang dihasilkan prototipe itu lebih cepat daripada senjata airsoftgun,
namun prototipe itu hanya dapat melukai.
"Kalau ingin meningkatkan kecepatannya sehingga dapat digunakan membunuh, maka
diperlukan penambahan jumlah kumparan sebagai elektromagnetiknya," katanya.
(T.E011/R009)
--
--
- UNIX is user friendly. It's just selective about who its friends are.
- Of course I use Microsoft. Setting up a stable unix network is no challenge ;p