Assalamu alaikum Wr.Wb
Saya sangat kecewa setelah menghadiri pertemuan dengan pejabat-pejabat STT
TELKOM beberapa waktu yang lalu.
Melalui forum itu saya sempat mempertanyakan tentang keberadaan Pusat Penelitian dan
Pengabdian Masyarakat(PPPM) STT TELKOM. Saya mengungkapkan kekecewaan saya waktu itu,
karena saya melihat bahwa selama ini PPPM belum pernah membuat suatu terobosan dalam
mendorong munculnya penelitian-penelitian yang diadakan oleh Mahasiswa.
Yang bikin saya lebih kecewa lagi, ketika Ketua PPPM ini menanggapi pertanyaan saya.
Beliau mengungkapakan bahwa sebenarnya PPPM itu tidak mengurusi masalah penelitian
mahasiswa, penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa adalah penelitian mandiri, dan
sampai saat ini belum ada kebijakan dari institusi atau mungkin dari yayasan untuk
membiayai penelitian-penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa. PPPM hanyalah lembaga
yang menangani penelitian dosen. kalaupun ada mahasiswa yang ikut, sifatnya hanya
membantu penelitian dosen tadi.
Rupanya saya salah dalam menilai PPPM selama ini.
Dulu, saya sempat berpikir bahwa Konsep Link and Match STT TELKOM akan semakin
mendekatkan institusi dengan industri. Tapi ternyata saya lagi-lagi salah dalam
menilai. Saya melihat hubungan Institusi dengan Industri tidaklah terlalu istimewa.
Apa yang dilakukan oleh STT TELKOM juga bisa dilakukan oleh Universitas lain yang
tidak pernah menggembar-gemborkan Konsep ini. Saya punya harapan bahwa mahasiswa
melakukan penelitian atau mengerjakan Tugas Akhir itu tidak sekedar memenuhi tuntutan
kurikulum, atau untuk kepuasan intelektual, tapi lebih dari itu penelitian atau tugas
akhir mahasiswa adalah suatu konsep atau rancangan yang mampu memenuhi kebutuhan
industri. Jadi, penelitian tersebut punya nilai jual di industri.
Saya sempat mengamati Laporan Tugas Akhir mahasiswa STT TELKOM di perpustakaan.
Tampaknyasih bagus-bagus. Tapi, saya sangat menyayangkan bahwa karya-karya tersebut
cuma mengisi perpustakaan, atau sekali-kali diseminarkan pada seminar TA/PA yang
dihadiri mahasiswa.
Saya punya harapan bahwa karya-karya mahasiswa yang disusun selama berulan-bulan atau
bahkan beberapa tahun itu mampu menawarkan konsep atas permasalahan-permasalahan atau
kebutuhan di dunia Industri.(Mungkin ada yang dipakai, tapi saya mungkin yang belum
tahu).
OK.... ada yang punya Solusi nggak nih. cara menjembatani kampus dan Industri,
soalnya PPPM yang saya harapkan selama ini ternyata bukanlah lembaga yang menangani
penelitian mahasiswa.
Sementara dunia Industri lebih mengakui kegiatan mahasiswa yang mengatasnamakan
institusi daripada secara personal atau melalui HMJ.
Wassalam
Haminullah