Masalah intern partai aja bentrok, gimana mau ngurus negara.

Jawa Pos hari ini 6 April 1999 menulis :

----------------------------------------------------------------------------
------
Sutikno, Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya

Konfercab Panas, Sesama Promeg Bentrok

Surabaya, JP.-

Acara konfercab DPC PDI Perjuangan Surabaya kemarin diwarnai aksi bentrok
antarsesama kader promeg. Bentrokan itu terjadi sebelum acara konfercab
dimulai. Aksi kekerasan itu berlangsung di depan pintu gerbang kantor PDI
Perjuangan Jatim Jl Kendangsari Industri 57, tempat berlangsungnya
konfercab.

Bentrokan itu diawali dengan munculnya sekitar 30 orang pendukung Aritonang
(ketua PDI Perjuangan Surabaya yang dibekukan DPP) di lokasi konfercab
sekitar pukul 06.30 WIB. Di antara rombongan itu tampak Kasmuri yang datang
dengan mengendarai mobil sedan. Juga beberapa putra Ny Aritonang.

Para pendukung Aritonang itu mencegati setiap orang, termasuk peserta
konfercab dari pengurus anak cabang, yang akan masuk ke arena acara. ��
Silakan kembali pulang, di sini tidak ada konfercab,�� ujar M Sholeh, salah
seorang panitia konfercab menirukan ucapan salah seorang pendukung
Aritonang.

Saat itu, di dalam kantor sekretariat PDI Perjuangan Jatim hanya ada empat
orang satgas. Tak lama kemudian, para satgas, peserta dan panitia konfercab
mulai banyak berdatangan. Mereka tertahan di luar pintu gerbang dan tak bisa
masuk karena pintu dikuasai. Mereka ngotot minta dialog dengan ketua PLH dan
DPD, serta minta agar konfercab ditunda seusai pemilu atau dibatalkan.

Para panitia minta polisi untuk mengusir mereka, namun ditolak dengan alasan
itu urusan intern partai. Selanjutnya, Kubu Aritonang diberi waktu setengah
jam untuk meninggalkan lokasi. Sampai waktu yang ditentukan masih tak
meninggalkan tempat, akhirnya terjadilah bentrokan. Salah seorang pendukung
Aritonang bernama Waluyo, tukang sampah asal Tambaksari, kepalanya bocor
terkena pentungan, dan langsung dilarikan ke RSI. Yang lain lari ke arah
Rungkut dengan meninggalkan mobil inventaris DPC PDI Perjuangan yang
digunakan untuk mengangkut rombongan.

-----Original Message-----
From: Denny Permana <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Monday, April 05, 1999 3:36 PM
Subject: Re: [stttelkom] Re: [Kuli Tinta] Pengakuan Wanita Banteng


>Kalau takut, mari kita dengarkan para tokoh berbicara : (dikutip dari
>Mailing List Isnet dgn nama pengirim : Muhammad Budhi Purwanto
><[EMAIL PROTECTED]>
>

Kirim email ke