Urutan tokoh, sesuai dengan yang saya ketik, dan diawali dengan yg banyak
dipuja/dikritik oleh anggota millist, dan tidak significant untuk dirangking,
silahkan ditafsirkan sendiri, bisa ditambah dikurangi, dan bisa memasukkan
nama yang tidak dikenal publik, bhkan mau nama sendiripun tdk masalah. yang
jelas saya bukan berganti profesi menjadi agen pooling pendapat dan
penggalangan masa, namun tidak berhak melarang rekan-rekan memunculkan
pemikiran. Kan ramenya baru KSO/JVA utk level TELKOM, apa rekan belum
terpikirkan bahwa Negarapun kalu salah urus bisa di JVC/JVA- kan. Ingat lho
hutang Negara sudah buanyak sekali !!!!

Mr Ag wrote:

> Pak Bambang....
> - urutan tokoh yg bapak sebut itu sudah urut apa belum  !!!
> - urutan dibuat berdasar level knowledge, attitude atau skill !!!
> trim's
>
> -----Original Message-----
> From: Bambang Hidayat <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
> Date: 06 April 1999 9:21
> Subject: [stttelkom] Polemik Politik
>
> >Rupanya rekan-rekan diam-diam ganti toipk kearah politik, untuk itu kami
> >ingatkan hal berikut:
> >(1) Bagi karyawan TELKOM kita harus netral, yang berarti kita tidak boleh
> >memuja/mencaci salah satu parpol, karena bagaimanapun hak pilih tetap ada
> di
> >hati nurani masing-masing.
> >(2) Kalau seseorang meyakini bahwa "panutannya" harus diturut dan
> dipedomani,
> >maka itu adalah hak seseorang. Sehingga kalau seseorang tsb sudah
> berkeyakinan
> >untuk mendukung atau menolak seseorang tokoh ( Bisa Mega, Amin Rais,Gus
> Dur,
> >Wiranto, Sultan HB X dll) itu tentunya sudah mempunyai keyakinan
> tersendiri.
> >(3) Jangan apriori terhadap kemampuan (yg mungkin tersembunyi) dari
> seseorang,
> >yang mungkin tidak muncul pada saat yg tepat.
> >(4) Forum millist adalah forum demokratis, namun seyogyanya untuk masuk
> dalam
> >diskusi politik pilihlah topik yg berkualitas, misalnya bagaimana masa
> depan
> >BUMN (khususnya TELKOM) setelah Juni 1999.
> >(5) Demikian dan maju terus forum diskusi alumni !!!
> >
> >Dani wrote:
> >
> >> Ijinkan saya bicara bicara, jikalau banyak orang memilih dan
> mencalonkanMega
> >> sebagai Presiden maka ia hanya terjebak oleh 'Nostalgia masa lalu' saat
> bung
> >> Karno memimpin bangsa ini. Namun Bung Karno pun mempunyai kelebihan dan
> >> kekurangan yang tidak diketahui oleh Pemuda yang lahir setelah Beliau
> tidak
> >> lagi memimpin bangsa ini bahkan mungkin juga setelah Beliau wafat.
> >> Sebenarnya kita mau memilih seseorang karena kahrisma-nya atau karena
> >> kemampuannya ? Alangkah baiknya jika kita memilih kedua-duanya. Tapi
> apakah
> >> Mega sebesar itu kharisma dan kemampuannya ?
> >> Choose your Real President !
> >
> >
> >
> >--
> >==================================================
> >Dr Bambang Hidayat
> >Senior Advisor, International Business Development
> >PT Telekomunikasi Indonesia,Tbk
> >Office: Jl japati No 1 Bandung  40133 Indonesia
> >E-Mail :[EMAIL PROTECTED]
> >Phone  :+62-22-452-6240
> >Fax  : +62-22-452-6227
> >===================================================
> >
> >


Kirim email ke