Assalamualaikum.
Hihihiihiiii....
Sekarang seakan-akan para Begawan yang selama ini
madeg pandhito, sudah mulai turun gunung...
Sang begawan mulai merasakan kesusahan para punakawan
yang kehidupannya terkungkung oleh "pagar hidup".
Para Begawan kita sedikit demi sedikit sudah mulai
membuka tabir yang selama ini agak berwarna abu-abu,
bahkan cenderung kehitam-hitaman.
Semoga dimasa yang akan datang Kampus kita berubah,
dari kelabu, lalu ke hijau dan selanjutnya ke warna
yang lebih cerah lagi (putih misalnya).
Sekali lagi, SEMOGA SUKSES.
Wassalam.
---met---
http://10.169.24.130
*********batas reply**********
At 14:05 09/04/99 +0700, "pak Nurain" wrote:
>Dear pak Bambang,
>Ah.... pak Bambang jangan gitu dong, awak ni apalah...khan, dari
kumpulannya kan
>sudah terbuang. Bisanya cuma baca milis dan kadangs mereply aja. Kalo soal
HP STT
>Telkom, ya itu tadi mungkin di STT TELKOM sudah terlalu banyak ijonya,
>sampai-sampai pada saat wisuda aja menampilkan orang IPB semuanya (KOPERTIS,
>Taufik Ismail yang Dokter Hewan samapi Rektor eks IPB). Mungkinkah karena STT
>TELKOM dikelilingi sawah, sehingga yang pantas jadi Ketua STT TELKOM harus
orang
>IPB? Atau STT adalah Sekolah Tinggi Tani TELKOM? Kemana kah dikau wahai
doktor
>TELEKOM? (Candaaa, jangan marah dulu....Menyedihkan memang..., darisisi sini
>memang STT TELKOM memang gersang dalam teknologi telekomunikasi..,
blokosuto aja
>dehh.....Wallohu a'lam bis sawab.)
>NS
>Nurain SILALAHI
>
>Bambang Hidayat wrote:
>
>> Dear rekan Alumni,
>> Masalah tsb...dst ****delete****