Assalamu Alaikum Wr.Wb  !!!!

Wah...Kena kamu Jo (hehe....he.he )
Pak Nurain dan rekan-rekan sekalian, mungkin teman kita ini sebenarnya pingin 
mengungkapkan rasa kekecewaannya. 
Dulu pada waktu pembangunan infrastruktur jaringan kampus, rekan kita ini punya andil 
yang sangat besar. Dan waktu itu teman kita ini sempat jadi Admin sebelum kemudian 
digusur bersama-sama teman AII lainnya dari Lab IMS. Waktu itu saya tahu sendiri, 
dibawah pengelolaan rekan-rekan, sangat sukar untuk mengakses site-site porno.
Sekarang semuanya telah berubah. Mungkin rekan kita ini sangat kecewa. Ketika 
rekan-rekan semua berusaha untuk mengejar ketinggalannya dari rekan-rekan lainnya ( 
Ingat !!!! Internet baru masuk kampus sekitar akhir tahun 1998), malah mereka harus 
digusur.
Rekan-rekan kita sebenarnya nggak minta terlalu banyak, cukup dukungan dan restu dari 
pihak pengelola kampus. Tapi, bagaimana mungkin !!!!! Jangankan dapat dukungan, malah 
diusir dari Lab IMS.
Bagaimana bisa maju kalau iklimnya seperti ini.
Kembali ke masalah di atas !!!!!!
Pada dasaranya, pembuatan infrastruktur jaringan kampus serta konektifitas Internet 
bukan sekedar browsing mencari informasi, tetapi lebih dari itu. Teman-teman di sini 
bukanlah mental user tok !!!! Yang cuma bisa mengakses internet. Tetapi teman-teman 
pingin yang lebih. Sebagai calon-calon sarjana wajar kalau mereka ingin tahu lebih 
banyak.

Sebagai bahan perbandingan. Saya ingin cerita pengalaman saya pada seminar ASPACTEL 
sekitar akhir tahun 1997 di Jakarta. 
Waktu itu ada presentasi dari mahasiswa-mahasiswa teladan dari berbagai perguruan 
tinggi di Indonesia. Mereka adalah ITB, ITS, UI, dan UGM (tolong dikoreksi kalo ada 
yang salah). Mereka semua ngobrol masalah jaringan kampus mereka.
Sedangkan waktu itu STT Telkom hanya dapat kesempatan jadi pendengar. Saya kira 
sebagai kampus yang punya visi untuk menjadi Center of Excellent di bidang 
telekomunikasi, kita mestinya malu karena nggak dapat peran apa-apa.
Teman-teman di sini sadar, mungkin penyebabnya  STT Telkom belum sanggup untuk 
itu.Kita masih terlalu polos untuk ngomong masalah IT. 
Tapi, teman-teman tidak lantas menerima begitu saja. Teman-teman lewat tim AII 
berusaha untuk mengejar ketinggalan tersebut.
Hasilnya, yah seperti sekarang ini. Teman-teman sudah bisa ngakses internet, nggak 
perlu malu-malu kalo diminta alamat e-mailnya, teman-teman juga sudah sanggup 
membangun infrastruktur jaringan sendiri, bikin HP sendiri.....dll (untuk lebih 
lengkapnya main sini aja deh.... Oh yah di kampus lagi rame lho, lagi ada FUN SOCCER, 
so sini aja, lumayan buat ....).

Buat Johan dan teman-teman AII lainnya, mari kita selalu menjaga stamina. Ingat !!!!! 
Perjuangan kita masih panjang. 

HIDUP MEMANG SUSAH, TAPI ANAK-ANAK HARUS TERUS MAJU.
Kera Sakti aja harus menempuh sebanyak 999 bahaya untuk mendapatkan kitab Suci. Masak 
kita kalah sama mereka.

Wassalam 

=============================
HAMINULLAH
111950206
Mahaiswa Teknik Elektro angkatan 95
=============================

*********** REPLY SEPARATOR ***********

On 4/12/99, at 5:00 PM, nurain wrote: 

>Dear tuan user5,

-------------deleted------------

Kirim email ke