Saya pernah diskusi denganPak Anwar Supriadi, memang kalau TELKOM ingin
dimengerti permasalahannya oleh Komut, Beliau mesti dibantu tentang inti
permasalahan Telekomunikasi, yang juga menyangkut pola bisinis TELKOM, teknologi
serta hal-hal yang jauh berbeda dg pola "transportasi", dimana telekomunikasi
mutlak diperlukan "interaktif", yaitu suatu proses hubungan baru dianggap
seleseai/suskes kalua message sampai ke tujuan, dan tujuan langsung membalas
(atau sedikit terlambat--- Fax dll). sedangkan tranportasi kan cukup deliver satu
muatan (orang/barang/bonek dlll), dan tidak harus membawa kembali muatan tsb,
jadi ada hal yg esential yg harus diberitahukan.
Jadi tugas dari masing-masing kita haruslah memberi masukan yg benar, namun itu
tergantung pd eselon1 dan eselon 2 yg harus memberi tahu. Sedangjan lewat miliist
ini say coba inventory dan semoga saya bisa memberikannya pd Pak anwar melalui
saluran saya.
Mungkin yh bisa segera adalah integrasi Fastel pd Public Transport ????

dwee wrote:

> Pada tanggal 16/04/99 jam 17:12 yang mengaku bernama Dedi Suherman menulis :
>
> \KOMUT TELKOM diganti.
> \
> \Komut lama : Agus Harianto diganti dengan Anwar Supriadi (Sekjen Dephub)
> \Perlu diketahui Anwar Supriadi ini mantan Dirut PJKA (Jagoan perkeretaapian)
> \so....
> \
> so... bisa dapat tiket kereta api gratis buat mudik :-)

Kirim email ke