Buat Kaum Hawa : Selamat Hari Kartini !!!
Emansipasi ?!!
Oke deh !!
PADA SAAT TUHAN MENCIPTAKAN PARA IBU
Ketika itu, Tuhan telah bekerja enam hari
lamanya. Kini giliran diciptakan para ibu. Seorang malaikat menghampiri Tuhan
dan berkata lembut: "Tuhan, banyak nian waktu yg Tuhan habiskan untuk
menciptakan ibuini?" Dan Tuhan menjawab pelan: "Tidakkah kau lihat
perincian yang harus dikerjakan? 01) Ibu ini harus waterproof (tahan air /
cuci) tapi bukan dariplastik. 02) Harus terdiri dari 180 bagian yang lentur,
lemas dan tidak cepat capai. 03) Ia harus bisa hidup dari sedikit teh kental
dan makanan seadanya. 04) Memiliki kuping yang lebar untuk menampung keluhan
05) Memiliki ciuman yang dapat menyembuhkan kaki yang keseleo 06) Lidah yang
manis untuk merekatkan hati yang patah, dan 07) enam pasang tangan!! ---
Malaikat itu menggeleng gelengkan kepalanya: Enam pasang tangan....? tsk tsk
tsk" --- "Tentu saja! Bukan tangan yang merepotkan, melainkan tangan
yang melayani sana sini, mengatur segalanya menjadi lebih baik...." balas
Tuhan 08) Juga tiga pasang mata yang harus dimiliki seorang ibu"
"Bagaimana modelnya?" Malaikat semakin heran. Tuhan mengangguk
angguk. "Sepasang mata yang dapat menembus pintu yang tertutup rapat dan
bertanya: "Apa yang sedang kau lakukan di dalam situ?", padahal
sepasang mata itu sudah mengetahui jawabannya. "Sepasang mata kedua
sebaiknya diletakkan di belakang kepalanya,sehingga ia bisa melihat ke
belakang tanpa menoleh. Artinya, ia dapat melihat apa yang sebenarnya tak
boleh ia lihat dan pasang mata ketiga untukmenatap lembut seorang anak yang
mengakui kekeliruannya. Mata itu harusbisa bicara! Mata itu harus berkata:
"Saya mengerti dan saya sayang padamu". Meskipun tidak diucapkan
sepatah kata pun. "Tuhan", kata malaikat itu lagi,
"Istirahatlah" "Saya tidak dapat, Saya sudah hampir
selesai." 09) Ia harus bisa menyembuhkan diri sendiri kalau ia sakit.
10) Ia harus bisa memberi makan 6 orang dengan satu setengah onsdaging 11) Ia
juga harus menyuruh anak umur 9 tahun mandi pada saat anakitu tidak ingin
mandi...... Akhirnya Malaikat membalik balikkan contoh Ibu dengan perlahan.
"Terlalu lunak", katanya memberi komentar. "Tapi kuat!"
Kata Tuhan bersemangat. "Tak akan kau bayangkan betapa banyaknya yang
bisa iatanggung,pikul dan derita." "Apakah ia dapat
berpikir?" tanya malaikat lagi. "Ia bukan saja dapat berpikir, tapi
ia juga dapat memberi gagasan,idea dan berkompromi", kata Sang Pencipta.
Akhirnya Malaikat menyentuh sesuatu di pipi, "Eh, ada kebocoran di
sini" "Itu bukan kebocoran", kata Tuhan. "Itu adalah
air mata.... air mata kesenangan, air mata kesedihan,air mata kekecewaan,
air mata kesakitan, air mata kesepian, air mata kebanggaan, airmata...., air
mata...." "Tuhan memang ahlinya....", Malaikat berkata pelan.
___________________________________________________________________
lamanya. Kini giliran diciptakan para ibu. Seorang malaikat menghampiri Tuhan
dan berkata lembut: "Tuhan, banyak nian waktu yg Tuhan habiskan untuk
menciptakan ibuini?" Dan Tuhan menjawab pelan: "Tidakkah kau lihat
perincian yang harus dikerjakan? 01) Ibu ini harus waterproof (tahan air /
cuci) tapi bukan dariplastik. 02) Harus terdiri dari 180 bagian yang lentur,
lemas dan tidak cepat capai. 03) Ia harus bisa hidup dari sedikit teh kental
dan makanan seadanya. 04) Memiliki kuping yang lebar untuk menampung keluhan
05) Memiliki ciuman yang dapat menyembuhkan kaki yang keseleo 06) Lidah yang
manis untuk merekatkan hati yang patah, dan 07) enam pasang tangan!! ---
Malaikat itu menggeleng gelengkan kepalanya: Enam pasang tangan....? tsk tsk
tsk" --- "Tentu saja! Bukan tangan yang merepotkan, melainkan tangan
yang melayani sana sini, mengatur segalanya menjadi lebih baik...." balas
Tuhan 08) Juga tiga pasang mata yang harus dimiliki seorang ibu"
"Bagaimana modelnya?" Malaikat semakin heran. Tuhan mengangguk
angguk. "Sepasang mata yang dapat menembus pintu yang tertutup rapat dan
bertanya: "Apa yang sedang kau lakukan di dalam situ?", padahal
sepasang mata itu sudah mengetahui jawabannya. "Sepasang mata kedua
sebaiknya diletakkan di belakang kepalanya,sehingga ia bisa melihat ke
belakang tanpa menoleh. Artinya, ia dapat melihat apa yang sebenarnya tak
boleh ia lihat dan pasang mata ketiga untukmenatap lembut seorang anak yang
mengakui kekeliruannya. Mata itu harusbisa bicara! Mata itu harus berkata:
"Saya mengerti dan saya sayang padamu". Meskipun tidak diucapkan
sepatah kata pun. "Tuhan", kata malaikat itu lagi,
"Istirahatlah" "Saya tidak dapat, Saya sudah hampir
selesai." 09) Ia harus bisa menyembuhkan diri sendiri kalau ia sakit.
10) Ia harus bisa memberi makan 6 orang dengan satu setengah onsdaging 11) Ia
juga harus menyuruh anak umur 9 tahun mandi pada saat anakitu tidak ingin
mandi...... Akhirnya Malaikat membalik balikkan contoh Ibu dengan perlahan.
"Terlalu lunak", katanya memberi komentar. "Tapi kuat!"
Kata Tuhan bersemangat. "Tak akan kau bayangkan betapa banyaknya yang
bisa iatanggung,pikul dan derita." "Apakah ia dapat
berpikir?" tanya malaikat lagi. "Ia bukan saja dapat berpikir, tapi
ia juga dapat memberi gagasan,idea dan berkompromi", kata Sang Pencipta.
Akhirnya Malaikat menyentuh sesuatu di pipi, "Eh, ada kebocoran di
sini" "Itu bukan kebocoran", kata Tuhan. "Itu adalah
air mata.... air mata kesenangan, air mata kesedihan,air mata kekecewaan,
air mata kesakitan, air mata kesepian, air mata kebanggaan, airmata...., air
mata...." "Tuhan memang ahlinya....", Malaikat berkata pelan.
___________________________________________________________________
