Daftar berita terlampir:
* Dua Waduk di Hulu Sungai Ciliwung (2001-05-15)
* Tiga Faktor Ikan Kutuk di Waduk Cengklik Mati (2001-05-15)

TerraNet: Portal Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan
http://www.terranet.or.id
================================================================



Dua Waduk di Hulu Sungai Ciliwung
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=529
Karena pembangunan dua terowongan sudetan (Ciliwung floodway tunnel) dari Sungai 
Ciliwung ke Sungai Cisadane di Kabupaten Bogor-untuk mengalirkan 600 meter kubik per 
detik air dari hulu Sungai Ciliwung ke Sungai Cisadane-tidak disepakati Pemerintah 
Daerah (Pemda) Jawa Barat dan Banten, maka sebagai jalan keluarnya akan dibuat dua 
waduk di hulu Sungai Ciliwung. Satu waduk di daerah Ciawi dan satu di hulu Kali 
Cisadane di daerah Genteng. Keduanya di wilayah Kabupaten Bogor.

Hal tersebut disampaikan Direktur Bina Teknik Sumber Daya Air, Departemen Permukiman 
dan Prasarana Wilayah (SDA Departemen Kimpraswil) Marhuarar Napitupulu yang didampingi 
staf Humas SDA Departemen Kimprawil Arie Setiawan, Senin (14/5).
(Kompas, 2001-05-15)



Tiga Faktor Ikan Kutuk di Waduk Cengklik Mati
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=533
Kematian puluhan ribu ikan kutuk jenis gabus di perairan Waduk Cengklik, Kecamatan 
Ngemplak, Boyolali disebabkan oleh tiga faktor. Pertama, perubahan temperatur air dan 
reaksi di dasar waduk yang mengeluarkan gas H2S. Kedua, pencemaran limbah atau gas 
beracun. Ketiga, karena disetrum.

Hal tersebut dikemukakan Kepala Kantor Dinas Peternakan dan Perikanan drh Bambang 
Haryono yang Minggu lalu meneliti dan mewawancarai petani ikan di perairan tersebut. 
"Untuk memastikan penyebab kematian itu, kami akan melakukan penelitian lagi.'' 
katanya.
(Suara Merdeka, 2001-05-15)




---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
TerraNet: Portal Lingkungan Hidup Indonesia: http://www.terranet.or.id


Kirim email ke