Daftar berita terlampir:
* Lumpur Jutaan Kubik Timbun Sungai Jakarta
* Tingkatkan Kepedulian pada Sungai Musi 


Kliping tematik lainnya dapat diperoleh di
http://www.terranet.or.id/terramilis.php
http://www.terranet.or.id/berita.php

TerraNet: Portal Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan
http://www.terranet.or.id
================================================================



Lumpur Jutaan Kubik Timbun Sungai Jakarta
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=3584
Sebanyak 13 sungai yang mengalir di Jakarta diketahui tertimbun lumpur total 2 juta 
kubik. Namun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tak berdaya mengeruk lumpur 
tersebut karena ketiadaan anggaran dan lokasi pembuangan. 

"Untuk mengeruk lumpur dari 13 sungai itu dibutuhkan biaya Rp 100 miliar," ujar Wakil 
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Fodly Misbach di Jakarta kemarin. Namun, katanya, 
persoalan utamanya bukan pada masalah ketiadaan anggaran, melainkan tidak adanya 
lokasi pembuangan lumpur hasil kerukan itu. "Di Bantargebang tidak mungkin," ucapnya. 
Timbunan lumpur tersebut pada akhirnya menyebabkan warga Jakarta masih terancam banjir 
karena terjadinya pendangkalan sungai-sungai yang melintasi Ibu Kota. 
(Koran Tempo, 2002-03-19)



Tingkatkan Kepedulian pada Sungai Musi 
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=3598
SUMATRA Selatan, yang luasnya 109,254 km persegi, dialiri anak-anak sungai yang secara 
keseluruhan akan mengalir ke induknya, Sungai Musi. Sumsel sering disebut "batang hari 
sembilan" karena dikelilingi sembilan sungai. 

Bagi masyarakat Sumsel, kelestarian Sungai harus dijaga sekaligus harus pula ditata 
sungguh-sungguh dan berkelanjutan. Begitu pun warga yang tinggal di bantaran sungai 
terbesar dan terpanjang di Sumatra ini harus diberdayakan.
(Suara Pembaruan, 2002-03-19)




---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
TerraNet: Portal Lingkungan Hidup Indonesia: http://www.terranet.or.id


Kirim email ke