Daftar berita terlampir: * DAS Brantas Tercemar Berat * Mengais Cacing Merah, Mendulang Rupiah
Kliping tematik lainnya dapat diperoleh di http://www.terranet.or.id/terramilis.php http://www.terranet.or.id/berita.php TerraNet: Portal Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan http://www.terranet.or.id ================================================================ DAS Brantas Tercemar Berat http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=3982 Tim Laboratorium Forensik Kepolisian Daerah Jawa Timur (Labfor Polda Jatim) menilai aliran Sungai Brantas tercemar berat. Penilaian itu didasarkan dari hasil penelitiannya selama pekan lalu di Waduk Karangkates. Dalam penelitian itu terungkap ada lima industri yang diduga menyumbangkan pencemaran di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Brantas, yakni PD Singkong Arto Mas (Kepanjen), PG Kebon Agung (Sukun), PT Eka Mas Fortuna (Pagak), pabrik pengolahan tepung tapioka di Slorok, serta sebuah peternakan babi di Kepanjen. (Republika, 2002-05-08) Mengais Cacing Merah, Mendulang Rupiah http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=3953 PROKASIH (Program Kali Bersih) Pemerintah Kota Tasikmalaya sejak reformasi bergulir memang berjalan tidak efektif. Warga kota, khususnya yang berdiam di sekitar sungai-sungai dalam Kota Tasikmalaya, sudah tidak perduli lagi pada larangan membuat keramba ikan di kali/sungai-sungai. Sekarang, keramba sudah menjadi penghidupan sebagian warga kota yang ingin memelihara ikan, tetapi tidak mempunyai kolam. Dan Pemerintah Kota Tasikmalaya tak pernah melarang lagi keberadaan keramba ini. (Suara Pembaruan, 2002-05-05) _______________________________________________ Sungai mailing list [EMAIL PROTECTED] http://lists.lead.or.id/mailman/listinfo/sungai
