Daftar berita terlampir:
* Citarum, Riwayatmu Kini...
* Kerusakan Lingkungan Mengganggu PLTA Saguling
* DAS Citarum Tercemar Berat 
* Bekas Bengawan Solo Kini Dipenuhi Karamba
* PT Pakerin Sengaja Buang Limbah ke Kali Porong
* DAS Tanjung Aur Nelas Kritis


Kliping tematik lainnya dapat diperoleh di
http://www.terranet.or.id/terramilis.php
http://www.terranet.or.id/berita.php

TerraNet: Portal Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan
http://www.terranet.or.id
================================================================



Citarum, Riwayatmu Kini...
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=5177
Bukan Bengawan Solo, melainkan Sungai Citarum. Tapi sama juga. Airnya mengalir sampai 
jauh dan akhirnya ke laut. Tepat di bawah jembatan yang melintas Sungai Citarum di 
Baleendah, Kabupaten Bandung. Airnya mengalir lambat menanggung 40 ton limbah industri 
dan membawa 220 ton limbah organik, belum lagi harus menyeret tumpukan-tumpukan sampah 
setiap harinya.
(Suara Pembaruan, 2002-11-03)



Kerusakan Lingkungan Mengganggu PLTA Saguling
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=5163
Bandung, Kompas - Kerusakan lingkungan yang terjadi di sekitar Pembangkit Listrik 
Tenaga Air (PLTA) Saguling, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar) telah mengganggu 
proses pembangkitan tenaga listrik. Berkurangnya daerah resapan air dan banyaknya 
limbah industri dari Sungai Citarum mengakibatkan tidak teraturnya debit air dan mudah 
rusaknya mesin pembangkit listrik.
(Kompas, 2002-10-31)



DAS Citarum Tercemar Berat 
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=5152
Bandung, Kompas - Pencemaran di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, Jawa Barat 
(Jabar) yang parah telah menurunkan debit air secara drastis, sehingga sejumlah 
wilayah di Jabar mengalami kekeringan. Untuk mengatasinya, pemerintah harus 
melakukannya secara lintas sektoral. 
(Kompas, 2002-10-30)



Bekas Bengawan Solo Kini Dipenuhi Karamba
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=5155
BEKAS Sungai Bengawan Solo, di Desa Nglawu, Pondok dan desa-desa lainnya di sepanjang 
aliran sepanjang kurang lebih 5 kilometer di Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, 
kini dipenuhi karamba. Warga memanfaatkannya untuk menambah penghasilan. ''Lumayan, 
bisa untuk tambahan mencukupi kebutuhan sehari-hari,'' ucap Sarji, warga Nglawu yang 
memiliki tiga buah karamba. 
(Suara Merdeka, 2002-10-30)



PT Pakerin Sengaja Buang Limbah ke Kali Porong
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=5145
SURABAYA (Media): Pabrik kertas PT Pakerin di Mojokerto memang sengaja membuang 
limbahnya ke Kali Porong, setelah unit pengolah limbah (UPL) perusahaan tersebut rusak 
sejak satu tahun lalu.
(Media Indonesia, 2002-10-29)



DAS Tanjung Aur Nelas Kritis
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=5136
BENGKULU - Sekitar 32 persen dari 4.837 hektare luas Daerah Aliran Sungai (DAS) 
Tanjung Aur Nelas yang terletak di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bengkulu Selatan, 
Provinsi Bengkulu dalam keadaan kritis. Akibatnya daerah tangkapan air Sungai Nelas 
jadi terganggu.
(Suara Pembaruan, 2002-10-26)



_______________________________________________
Sungai mailing list
[EMAIL PROTECTED]
http://lists.lead.or.id/mailman/listinfo/sungai

Kirim email ke