Daftar berita terlampir: * Akan Dibangun Waduk Baru * Tim Khusus Sungai Memble * Pemerintah Siap Bangun Waduk Jatigede * Sungai Cikaniki Hulu Positif Tercemar * 23.000 Hektare DAS Cimanuk Dihijaukan * Renaturalisasi Perlu untuk Kembalikan Peran dan Fungsi Sungai * 'Tingkat kerusakan DAS sangat kritis' * Waduk Pun Ditanami Cabai Keriting * Pengerukan Citarum Banyak Penyimpangan? * Pembuatan Embung di Hulu Sungai Besar Tak Masuk Akal * Hulu Dombo Sayung Dikeruk * PT Raberindo, Diduga Juga Cemari Sungai * Pabrik Bahan Baku Cat Cemari Sungai Cikaniki * Krisis Air Memunculkan Konflik Sosial
Kliping tematik lainnya dapat diperoleh di http://www.terranet.or.id/terramilis.php http://www.terranet.or.id/berita.php TerraNet: Portal Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan http://www.terranet.or.id ================================================================ Akan Dibangun Waduk Baru http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6852 Sebuah waduk dengan kapasitas cukup besar mencapai 56 juta meter kubik akan dibangun di Kabupaten Indramayu. Waduk itu terletak di Desa Cikawung Kecamatan Cikedung, tepatnya di cekungan hutan Cikamurang dekat wilayah perbatasan Indramayu-Sumedang. Informasi yang dihimpun "PR", Senin (18/8), rencana pembangunan waduk itu menyusul aspirasi yang berkembang di kalangan petani di Indramayu. Aspirasi itu kemudian diteruskan pemkab ke Pemprov Jabar termasuk ke pemerintah pusat. (Pikiran Rakyat, 2003-08-19) Tim Khusus Sungai Memble http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6860 SIDOARJO - Dinas Pengairan Sidoarjo dianggap hanya peduli pada sungai-sungai di kota. Sungai di kawasan pinggiran lepas dari pantauan. Karena itulah meski Dinas Pengairan sudah membentuk tim khusus sungai, kondisi sungai di pinggiran masih memprihatinkan. Kotor, berbau, dan tersumbat. (Jawa Pos, 2003-08-19) Pemerintah Siap Bangun Waduk Jatigede http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6868 Pemerintah sejak lama menyatakan siap membangun Waduk Jatigede di Kabupaten Sumedang. Pembangunan waduk itu sebagai solusi untuk mengatasi problem kekeringan dan krisis air yang setiap tahun selalu melanda kawasan Pantai Utara (Pantura) Jawa Barat. (Republika, 2003-08-19) Sungai Cikaniki Hulu Positif Tercemar http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6841 Air permukaan Sungai Cikaniki hulu yang melintas di daerah Leuwiliang, Kabupaten Bogor, tidak laik minum. Selain tingkat keasaman (ph) sangat rendah, juga mengandung racun yang dapat merusak hati dan kekeruhannya juga sangat tinggi. (Media Indonesia, 2003-08-15) 23.000 Hektare DAS Cimanuk Dihijaukan http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6836 Unit III Perhutani Jabar berencana melakukan reboisasi secara besar-besaran di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Cimanuk, Citarum, dan Citarik. Dalam rentang waktu antara 5 sampai 6 tahun mulai 2003 ini, ditargetkan reboisasi itu akan dipusatkan di hutan seluas 23.000 ha. (Pikiran Rakyat, 2003-08-14) Renaturalisasi Perlu untuk Kembalikan Peran dan Fungsi Sungai http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6838 Pendekatan konvensional dalam penanganan sungai, yaitu pemikiran agar bagaimana air di sungai bisa cepat mengalir sehingga dilakukan penyudetan sungai tidak seharusnya terus dikembangkan. Pendekatan seperti itu, berdasarkan pengalaman sejumlah negara di Eropa, justru merugikan karena membuat ketersediaan air semakin berkurang dan kerusakan ekosistem sungai juga cenderung semakin parah. Justru renaturalisasi sangat penting dilakukan sehingga sungai berfungsi sebagaimana asalnya. (Kompas Online, 2003-08-14) 'Tingkat kerusakan DAS sangat kritis' http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6818 Kerusakan daerah aliran sungai (DAS), yang telah mencapai tingkat sangat kritis, dikhawatirkan tidak mampu lagi menopang kebutuhan air untuk produksi listrik jaringan Jawa-Bali dan produksi pangan di pantura, kata peneliti LIPI. (Bisnis Indonesia, 2003-08-13) Waduk Pun Ditanami Cabai Keriting http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6822 Bila menyebut nama waduk, yang terbayangkan adalah melimpah-ruahnya air. Sesuai dengan fungsinya untuk mengairi, baik itu untuk lahan pertanian maupun sumber kehidupan di daerah alirannya, tentu seisi waduk semestinya dipenuhi air. Tapi, pemandangan itu tidak terjadi saat ini, ketika kemarau datang. Tidak cuma dasar sungai yang mendangkal, waduk pun ikut-ikutan kehabisan air. Akibatnya, ribuan hektare lahan pertanian yang biasa diairi, kini kering kerontang. Lahan tersebut telah bero (mangkrak tak ditanami). (Republika, 2003-08-13) Pengerukan Citarum Banyak Penyimpangan? http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6823 Projek pengerukan dan pelebaran anak Sungai Citarum yang melintasi Jatinangor, diduga banyak penyimpangan. Projek penanggulangan banjir tahun 2001 senilai Rp 100 juta yang berlokasi di dua desa tersebut, realisasinya tidak sesuai yang dilaporkan eksekutif. Bahkan, salah satunya yang berlokasi di Desa Cintamulya ternyata tidak dikerjakan, meski dananya sudah keluar dari kas daerah. (Pikiran Rakyat, 2003-08-13) Pembuatan Embung di Hulu Sungai Besar Tak Masuk Akal http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6826 Staf pengajar Teknik Sipil Hidrologi Undip Dr Ir Robert J Kodoatie menilai rencana pembuatan embung (penampung air) di hulu Banjirkanal Barat secara teknis tidak masuk akal. Waduk-waduk kecil itu bisa dibuat di sungai-sungai kecil, namun tidak mungkin dibuat di sungai besar. (Suara Merdeka, 2003-08-13) Hulu Dombo Sayung Dikeruk http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6827 Hulu sudetan Dombo Sayung yang berada di dekat Bendungan Klipang Kecamatan Tembalang, mulai dikeruk oleh Proyek Pengendalian Banjir dan Pengamanan Pantai (PBPP) Jragung Tuntang Serang Lusi Juwana (Jratunseluna) membuat sudetan Sungai Dombo Sayung. (Suara Merdeka, 2003-08-13) PT Raberindo, Diduga Juga Cemari Sungai http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6828 Selain mencemari udara dengan baunya yang busuk menyengat, limbah pabrik PT Raberindo Pratama (PT RP) juga diduga mencemari Sungai Kembar, yang terletak persis di belakang lokasi pabrik. Menurut warga setempat, limbah cair yang dihasilkan pabrik dibuang ke sungai tersebut. (Suara Merdeka, 2003-08-13) Pabrik Bahan Baku Cat Cemari Sungai Cikaniki http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6829 Sungai Cikaniki yang melintasi Desa Karehkel, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tercemar limbah pabrik. Padahal warga desa itu bergantung pada aliran air sungai tersebut untuk minum, mandi dan mencuci, khususnya sepanjang musim kemarau. (Suara Pembaruan, 2003-08-13) Krisis Air Memunculkan Konflik Sosial http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6830 Kekeringan panjang tahun ini memerosokkan kondisi Daerah Sliran Sungai (DAS) Citarum ke titik nadir. Potensi konflik pun menganga cukup lebar. Mestinya fakta tersebut membuka mata semua pihak untuk meninggalkan kepentingan sektoral yang menyebabkan pengelolaan DAS Citarum kian carut marut. (Suara Pembaruan, 2003-08-13) _______________________________________________ Sungai mailing list [EMAIL PROTECTED] http://lists.lead.or.id/mailman/listinfo/sungai
