Daftar berita terlampir: * Industri Hulu Dilarang Membuang Sampah di Sungai * Wali Kota Keluhkan Sampah di Muara Sungai * Sungai Winong Tercemar Limbah Pabrik Spirtus * Perlu Lima Tahun Atasi Krisis Air di DAS Citarum * Proyek Normalisasi Saluran ke Anak Kali Bekasi Dihentikan
Kliping tematik lainnya dapat diperoleh di http://www.terranet.or.id/terramilis.php http://www.terranet.or.id/berita.php TerraNet: Portal Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan http://www.terranet.or.id ================================================================ Industri Hulu Dilarang Membuang Sampah di Sungai http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=7217 Industri yang berpotensi mencemari sungai di Kota Semarang, terutama yang berada di kawasan hulu sejumlah sungai, diharapkan mulai peduli lingkungan. Industri yang berpotensi mencemari sungai, akibat pembuangan limbah yang tidak diolah, harus mulai melengkapi pembuangan dengan instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Mereka diberi kesempatan membangun dan menyempurnakan IPAL hingga akhir tahun 2003. Setelah itu, bila ada industri yang membuang limbah ke sungai akan ditindak tegas. (Kompas Online, 2003-09-29) Wali Kota Keluhkan Sampah di Muara Sungai http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=7228 Wali Kota Jakarta Utara Effendi Anas mengeluhkan banyaknya sampah yang terbawa arus sungai dari hulu hingga ke muara. Akibatnya, banyak sekali terjadi penumpukan sampah di muara sungai, yang semuanya berada di Jakarta Utara. (Kompas Online, 2003-09-29) Sungai Winong Tercemar Limbah Pabrik Spirtus http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=7234 Ribuan warga yang bertempat tinggal di sepanjang aliran Sungai Winong, khususnya di antara Palimanan hingga Kecamatan Panguragan, terancam penyakit infeksi saluran pernafasan akut (ispa). Ancaman itu terjadi, menyusul terjadinya pencemaran limbah yang diduga dilakukan oleh pabrik spirtus yang berada di kawasan Palimanan. (Republika, 2003-09-29) Perlu Lima Tahun Atasi Krisis Air di DAS Citarum http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=7204 Menteri Negara Riset dan Teknologi Hatta Radjasa mengingatkan, untuk merehabilitasi DAS Citarum-termasuk menaikkan tinggi muka air sesuai dengan kapasitas saat ini-diperlukan waktu hingga lima tahun. (Kompas Online, 2003-09-26) Proyek Normalisasi Saluran ke Anak Kali Bekasi Dihentikan http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=7203 Proyek normalisasi saluran air di bawah Tol Jakarta-Cikampek, untuk menormalisasi saluran air dari Kecamatan Bojong Rawa Lumbu ke anak kali Bekasi untuk mengatasi banjir di kawasan tersebut, tidak dilanjutkan. Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Tata Kota dan Permukiman Kota Bekasi, Jawa Barat, Rayendra Sukarmadji, Rabu (24/9). Menurut dia, kontrak dengan pelaksana proyek sudah dihentikan. (Suara Pembaruan, 2003-09-25) _______________________________________________ Sungai mailing list [EMAIL PROTECTED] http://lists.lead.or.id/mailman/listinfo/sungai
