Sebuah
Survey menunjukkan bahwa hanya 3% dari
kebanyakan orang yang akan mengambil keputusan untuk bergabung atau mencoba
jika dia mengetahui sebuah peluang usaha atau peluang bisnis. 
 
Lalu
bagaimana dengan sisanya yaitu orang-orang yang termasuk 
97% itu :  
 
Mereka biasanya akan...
§  Pikir-pikir
dulu.  
§  Takut
/ ragu-ragu.  
§  Belum
mau sekarang.  
§  Uangnya
ditabung saja.  
§  Tidak
Percaya.  
§  Tidak
punya waktu.  
§  Menunggu
politik dan ekonomi stabil. 
§  Tidak
punya uang 
§  Terlalu
banyak pertimbangan 
§  Menunggu
melihat orang lain yang mengambil peluang itu dan baru akan ikut bergabung jika
orang itu ternyata sukses, dll.  
 
HASILNYA : 
Orang-orang
yang termasuk golongan 97%ini merupakan
kelompok orang-orang yang tidak
berpikiran positif dan terlalu takutuntukmencobaatau melakukan sesuatu. mereka 
takut dengan resiko
kerugian yang mungkin akan dialami. Padahal orang yang takut mengambil resiko
untuk rugi adalah orang yang selamanya akan merugi karena tidak pernah berani
berbuat dan tidak berani mencoba. Biasanya  orang-orang seperti ini tidak
akan berhasil dalam banyak hal dan tidak akan pernah meraih kesuksesan.
Dan
ketika mendapatkan kesempatan bisnis, ada 2 golongan orang:
90 % mau menunggu bukti
(menundanya)
10 % mau menjadi bukti (bergerak cepat untuk merealisasikannya)


Dari
2 golongan di atas,mana yang akan sukses? 
 
Sudah
pasti  mereka yang ingin MENJADI BUKTI yang akan sukses. 
Anda ingin berada pada golongan yang mana? 
Keputusan Anda saat ini adalah masa depan Anda sendiri, semuanya terserah anda
karena hidup anda Andalah yang menjalaninya. 
 
Jika
Anda ingin menjadi 3% orang pengambil keputusan di atas dan 10% orang (menjadi
bukti) silahkan klik aj:
 
http://www.bisnis5milyar.net/?id=theone
 
SEGERA
JOINT !!!!!!
“KESEMPATAN ADA DI DEPAN MATA ANDA”
“TINGGAL ANDA YANG MENENTUKAN” 
“Ambil Keputusan,
Investasikan Sedikit Uang Anda Untuk Kesuksesan Masa Depan Anda”
 
 
“BERFIKIRLAH
POSITIF KARENA KEYAKINAN DAN KEPUTUSAN ANDA ADALAH KESUKSESAN ANDA”


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke