Di balik warnanya yang hitam pekat, cincau menyimpan banyak khasiat,
termasuk meredakan panas dalam. Kandungan karbohidrat, kalsium, fosfor,
vitamin (A, B1, C), air, yang cukup banyak membuat cincau dipercaya
sebagai alternatif untuk menghilangkan panas dalam.

Keluhan sakit perut, mual, dan gangguan pencernaan juga bisa reda berkat
cincau. Makanan penghilang dahaga nan menyegarkan ini juga bermanfaat
untuk kesehatan karena ada kandungan serat larut air (soluble dietary
fiber).

Di dalam tubuh, serat larut air dapat mengikat kadar gula dan lemak,
sehingga bermanfaat untuk mencegah penyakit seperti diabetes melitus,
jantung, dan stroke.

Masyarakat Indonesia sudah lama mempercayai cincau untuk mengatasi
berbagai penyakit. Cincau ini dapat dikonsumsi dalam bentuk agar-agar.

Cincau agar-agar berasal dari daun cincau yang diremas-remas dan
dicampur air matang. Air campuran itu akan berwarna hijau. Setelah
disaring dan dibiarkan mengendap, akan terdapat lapisan seperti
agar-agar yang berwarna hijau.

Selain daun, akar tanaman cincau juga bisa dimanfaatkan. Daun segarnya
dapat digunakan untuk mengobati radang lambung, tifus, dan penyakit
usus.

Daunnya dicuci dan ditumbuk hingga lumat, lalu dicampur air matang.
Campuran itu disaring dan didiamkan sampai mengental. Tambahkan gula dan
diminum sehari tiga kali.

Sementara itu, rimpang dari tanaman cincau ini dapat mengatasi demam.
Irisan rimpangnya direbus dengan air, lalu diperas. Selain direbus,
rimpangnya bisa diseduh dengan air panas lalu disaring dan diminum.

Sumber : kompas.com

Ditulis kembali oleh : www.ningharmanto.com
<http://www.ningharmanto.com/>




[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke