Jangan Jadikan Anarkisme sebagai Budaya
Suara Pembaruan, Jumat, 16 Januari 2009


Hampir setiap hari kita disuguhi sajian kekerasan, melalui media cetak ataupun 
media elektronik, sepertinya sudah menjadi budaya. Kekerasan dipicu oleh banyak 
sebab, dari ketidakpuasaan putusan pengadilan, aksi unjuk rasa, pilkada, 
kampanye, penyebaran ideologi, pemekaran wilayah, penggusuran, sengketa tanah, 
kemiskinan di beberapa daerah, serta sebab lain. 

Rasa memiliki sesama bangsa ini telah pupus sejalan dengan arus reformasi yang 
begitu deras. Sementara kearifan para pemimpin tidak ada, mereka hanya 
memperlihatkan nafsu berkuasa yang disampaikan pada setiap seminar dan jumpa 
pers dengan bahasa manis. 

Masyarakat, para tokoh, politisi, pengamat tidak pernah melakukan introspeksi, 
apa yang telah mereka berikan kepada bangsa dan negara ini. Negara ini miskin 
dan tertinggal dari negara-negara lain, namun janganlah kemiskinan ditambah 
dengan kemiskinan rasa memiliki. Berikanlah tanggapan, sambutan, keputusan, 
kebijakan, dan berita yang dapat menyejukkan suasana sehingga wabah penyakit 
anarkis tidak membudaya. 

Riris Herawati
Kp Utan Ciputat, Tangerang


Sumber: SUARA PEMBARUAN
URL: http://www.suarapembaruan.com/index.php?detail=News&id=3902




      Coba Yahoo! Messenger 9.0 baru. Lengkap dengan segala yang Anda sukai 
tentang Messenger! http://id.messenger.yahoo.com

------------------------------------

http://www.SuratPembaca.info
Komunitas Surat Pembaca IndonesiaYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke