Hati-Hati Gunakan ATM di Villa Nusa Indah Media Indonesia, Kamis, 22 Januari 2009
ATM BCA di Villa Nusa Indah, Bojongkulur, Gunung Putri, Bogor, tidak aman. Pada Jumat 26 Desember 2008, sekitar pukul 13.12 WIB istri saya (pemegang rekening BCA) melakukan transfer ke Citibank sejumlah Rp210.000 (dua ratus sepuluh ribu rupiah) menggunakan ATM BCA NonTunai. Setelah selesai, istri saya pindah ke ATM Tunai (bersebelahan) untuk mengambil uang tunai sebesar Rp200.000 (dua ratus ribu rupiah). Seseorang yang sedari tadi berada di belakang istri saya langsung menggunakan ATM NonTunai yang baru saja ditinggalkan istri saya tersebut. Pada pukul 15.30 WIB di hari yang sama, karena merasa curiga dengan orang yang di belakang istri saya tadi, istri saya meminta saya mengecek saldo di ATM BCA. Alangkah kagetnya saya, ternyata tabungan istri saya telah berkurang Rp26.000.000 (dua puluh enam juta rupiah). Padahal dari transaksi yang dilakukan istri saya tersebut seharusnya hanya berkurang Rp410.000 (empat ratus sepuluh ribu rupiah). Pada pukul 16.00 WIB saya menelepon Halo BCA dan diberitahu bahwa setelah transaksi yang dilakukan istri saya, telah terjadi transaksi lanjutan sebanyak tiga kali melalui ATM BCA yang tidak pernah dilakukan istri saya. Kami mendapatkan informasi bahwa ketiga transaksi tersebut untuk: Pertama, transfer untuk pembelian pulsa Simpati nomor 081219985XXX sebesar Rp1.000.000 (satu juta rupiah). Kedua, transfer ke rekening BCA nomor 8410047XXX atas nama Ir FW sebesar Rp15.000.000 (lima belas juta rupiah). Ketiga, transfer ke rekening Bank Permata (Bank Centra) atas nama AR sebesar Rp10.000.000 (sepuluh juta rupiah). Kami mencurigai yang melakukan transaksi dengan menggunakan ATM BCA istri saya adalah orang yang ada di belakang istri saya, yang menggunakan ATM yang sama. Kami merasa prihatin dan tidak habis pikir kenapa hal ini bisa terjadi? Oleh Halo BCA rekening atas nama Ferry Wijaya pada hari yang sama telah diblokir, dan katanya hanya berlaku satu hari. Untuk pemblokiran di hari berikutnya kami diminta lapor polisi terlebih dahulu. Namun begitu, lapor ke polisi juga ternyata tidak mudah. Pos Polisi Desa Bojongkulur tidak bisa menangani. Polsek Gunung Putri juga tidak bisa menerima laporan kami. Kasus perbankan itu katanya harus lapor ke Polres Bogor di Cibinong. Wah, tempatnya jauh sekali dari rumah kami. Dari informasi teman saya di BCA, ternyata rekening Ferry Wijaya di hari yang sama sekitar pukul 16.00 sudah tinggal Rp35.000 (tiga puluh lima ribu rupiah). Berarti percuma juga diblokir, wong uangnya sudah raib. Seharusnya BCA memiliki tindakan preventif, seperti melakukan sosialisasi cara aman menggunakan ATM terutama untuk menghindari kejahatan dari cara-cara yang sekarang sering dilakukan. Khusus di Villa Nusa Indah, sebaiknya ditempatkan Satpam, terlebih di situ ada 5 (lima) ATM BCA yang ramai sekali penggunaannya. Saat ini sering kali banyak orang bergerombol tidak jelas di depan ATM. Ini membuat tidak nyaman pengguna, terlebih bagi kami yang masih menyisakan trauma pascapembobolan ATM tersebut. Aris Ahmad Risadi Sumber: MEDIA INDONESIA URL: http://anax1a.pressmart.net/mediaindonesia/MI/MI/2009/01/22/ArticleHtmls/22_01_2009_006_015.shtml?Mode=1 Buat sendiri desain eksklusif Messenger Pingbox Anda sekarang! Membuat tempat chat pribadi di blog Anda sekarang sangatlah mudah. http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/ ------------------------------------ http://www.SuratPembaca.info Komunitas Surat Pembaca IndonesiaYahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
