Berharap Harga Segera Turun
Media Indonesia, Selasa, 27 Januari 2009

Pemerintah telah tiga kali menurunkan harga bahan bakar minyak, hingga kini 
harga premium menjadi Rp4.500 per liter. Namun, berbeda dengan saat pemerintah 
menaikkan harga BBM tahun lalu, di mana hampir semua harga merangkak naik, 
ketika harga BBM diturunkan, harga barang kebutuhan masyarakat seolah enggan 
turun.

Sebagai masyarakat biasa semula saya berharap penurunan harga BBM juga diikuti 
penurunan harga kebutuhan masyarakat. Sektor transportasi contohnya, tampaknya 
belum ada kemauan dari pengusaha dan ketegasan dari pemerintah untuk menurunkan 
harga. Tarif angkot, bis kota, hingga taksi belum turun.

Demikian pula bahan kebutuhan masyarakat, harga masih tinggi. Tidak seperti 
yang digembar-gemborkan semula bahwa bahwa akan terjadi penurunan harga setelah 
harga BBM diturunkan.

Banyak alasan yang dikemukakan, seperti dolar yang masih tinggi. Mata uang kita 
adalah rupiah, tetapi sangat bergantung pada dolar. Itulah akibatnya jika tidak 
mandiri, semua bergantung pada impor. Oleh karena itu, saya sangat berharap 
adanya kemandirian di dalam negeri.

Penurunan harga barang-barang kebutuhan masyarakat sangat ditunggu-tunggu oleh 
masyarakat mengingat krisis ekonomi global yang dampaknya mulai dirasakan. 
Sudah banyak terdengar berita berbagai perusahaan melakukan pemutusan hubungan 
kerja akibat tidak adanya order.

Daya beli masyarakat semakin berkurang. Jika daya beli masyarakat berkurang 
tentunya banyak produk yang tidak terserap yang pada akhirnya merugikan 
perekonomian. Penurunan harga barang diharapkan mampu mengerem laju penurunan 
daya beli masyarakat.

Dessy
Menteng, Jakarta


Sumber: MEDIA INDONESIA
URL: http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisi-harian/1id99630.html




      Mulai chatting dengan teman di Yahoo! Pingbox baru sekarang!! Membuat 
tempat chat pribadi di blog Anda sekarang sangatlah mudah. 
http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/

Kirim email ke