Kursi di Pesawat Merpati Kompas, Senin, 16 Februari 2009
Tanggal 4 Januari 2009, kami sekeluarga (empat orang) pulang dari Bali ke Jakarta menggunakan Merpati Nusantara dan tiket dibeli di Jakarta. Saat chek in, petugas (Ibu Meri) menyampaikan, salah satu tiket (atas nama Herry R Gultom) tidak memiliki buku kupon dan disuruh ke counter Merpati. Petugas dari Merpati (Bapak Wisnu) mengatakan, saya harus membeli tiket baru dengan harga Rp 921.000. Tidak mau terima karena saya sudah membayar tiket di Jakarta untuk empat orang, tetapi dengan amat terpaksa saya membayar Rp 921.000 karena dijanjikan di Jakarta bisa komplain. Tanggal 6 Januari 2009 saya komplain di kantor pusat Merpati Kemayoran, Jakarta (dengan Bapak Yudi, layanan pelanggan) dan dinyatakan bisa diproses. Pada 15 Januari 2009, saya tanyakan kembali uang tiket, tetapi dijawab, uang tak bisa dikembalikan tanpa alasan jelas. Saya dirugikan karena untuk kursi dibeli dua kali oleh penumpang yang sama dan dalam penerbangan yang sama. Untuk para pengguna penerbangan Merpati hati-hati di Bandara Denpasar, Bali, karena kejadian yang saya alami bisa terulang kembali. Ruslan Jalan Pondok Ranggon RT 011 RW 001, Cipayung, Jakarta Sumber: Harian Umum KOMPAS URL: http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/02/16/00281566/redaksi.yth Mulai chatting dengan teman di Yahoo! Pingbox baru sekarang!! Membuat tempat chat pribadi di blog Anda sekarang sangatlah mudah. http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/
