Garansi Resmi Sony Ericsson Tidak Berlaku?
Sabtu, 14 Maret 2009

Pada 5 Desember 2008, telepon genggam saya, Sony Ericsson tipe W 8801, ketika 
sedang dipakai untuk memindah data berupa lagu dari komputer ke HP mengalami 
masalah yaitu layarnya/LCD berwarna gelap dan bergaris. Hari itu juga, HP saya 
bawa ke Sony Ericsson service center di Kudus. Saya diterima petugas service 
center yang bernama Hayu M. Saya pun mengajukan klaim HP saya, dengan bukti 
repair order bernomor KDS-844.

Setelah mencatat nomor imei HP dan jenis kerusakan, saya dijanjikan bahwa akan 
diadakan penggantian untuk LCD yang bermasalah karena saya membeli HP pada 27 
Oktober 2008 dengan garansi selama satu tahun. Saya diminta menunggu selama 1-2 
bulan untuk klaim garansi tersebut.

Pada Jumat 23 Januari 2009, pihak Sony Ericsson menghubungi saya dan menanyakan 
nomor imei. Karena saya tidak hafal dan saya sedang di Semarang, saya katakan 
bahwa saya akan datang keesokan harinya. Setelah sampai rumah, saya langsung 
menghubungi pihak Sony Ericsson service center, diterima saudari Hayu, untuk 
memberitahukan nomor imei saya. Saudari Hayu mengatakan bahwa di LCD saya 
terdapat tumpahan/bekas air.

Bagaimana bisa ada tumpahan/bekas air di dalam LCD HP saya, padahal selama di 
tangan saya tidak pernah jatuh atau terkena air, dan ketika saya serahkan untuk 
diservis, HP saya dalam kondisi bagus, sesuai dengan yang tertera di form RP 
kolom physical check.

Jika memang terdapat tumpahan/bekas air, pada saat pengecekan pertama kali 
pasti ada keterangan di physical check yang menyatakan di LCD terdapat 
bekas/tumpahan air. Jika memang terkena air, berarti terkena air sewaktu HP 
saya berada di tempat servis karena ketika saya tanya HP saya ada di mana oleh 
Sony Ericsson Kudus dikatakan HP saya ada di Semarang.

Yang mengecewakan adalah, saya dikenakan biaya oleh pihak Sony Ericsson untuk 
kelalaian yang tidak pernah saya lakukan. Untuk biaya servis Rp 150.000. Ketika 
saya tanya untuk penggantian LCD yang baru, pihak Sony Ericsson mengatakan 
biayanya sekitar Rp 300.000 karena LCD saya tidak bisa digaransikan.

Yang lebih lucu lagi, saudari Hayu menanyakan apakah saya beli HP ini baru atau 
second. Saya membeli HP tersebut baru dengan garansi resmi Sony Ericsson di 
tempat yang sama, yaitu di Sony Ericsson Kudus. Saat itu pihak Sony Ericsson 
Kudus berusaha mengajukan klaim garansi saya ke Semarang.

Saya sebagai pemakai HP Sony Ericsson merasa sangat dirugikan karena garansi 
resmi Sony Ericsson saya tidak dapat diklaim atau digunakan. Lalu, apa gunanya 
garansi resmi tersebut. Lagipula, kerusakan yang terjadi bukan karena kelalaian 
saya sebagai pemakai tetapi oleh pihak service center yang ceroboh.

Saya mengharapkan respon pihak Sony Ericsson terhadap permasalahan HP saya itu. 

MOCH ARIBOWO 
Desa Ngarus RT 003/RW 001, Kecamatan Ngarus, Kabupaten Pati


Sumber: KOMPAS
URL: http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/03/14/10524350/surat.pembaca




      Mulai chatting dengan teman di Yahoo! Pingbox baru sekarang!! Membuat 
tempat chat pribadi di blog Anda sekarang sangatlah mudah. 
http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/


------------------------------------

http://www.SuratPembaca.info
Komunitas Surat Pembaca IndonesiaYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke