Premium untuk Kapal Air Sulit Kompas, Rabu, 15 April 2009
Tahun 2008 harga minyak dunia menggila ke tahap 140 dollar AS per barel. Indonesia sebagai negara pengimpor bahan bakar minyak panik mengatasi tingginya beban subsidi yang harus ditanggung pemerintah. Jurus pamungkas dikerahkan, mulai dari harga BBM premium dinaikkan sampai Rp 6.000 per liter, lalu rencana pembatasan pembelian BBM premium melalui kartu pintar, pemaksaan sepihak untuk harus membeli BBM pertamax, sampai yang tak kalah serunya: perburuan besar-besaran bagi pelaku penyimpangan BBM yang notabene adalah rakyat kecil. Kini harga minyak dunia terjun bebas ke tingkat 40 dollar AS per barel. Harga BBM premium diturunkan menjadi Rp 4.500 per liter. Konon, harga saat ini tak tersentuh subsidi lagi, bahkan sudah mendapat laba ke kas negara. Namun, pemaksaan dan perburuan masih terus berlangsung. Kapal berbahan bakar premium dipaksa harus membeli BBM pertamax dan jika tercium memakai/membeli BBM premium, sanksi penyalahgunaan BBM akan dijatuhkan. Tragis menyedihkan: pemaksaan yang dibalut peraturan tanpa mempertimbangkan bahwa hampir 90 persen motor tempel untuk kapal di negeri ini adalah motor dua tak yang disarankan mengonsumsi BBM premium dengan oktan 88, bukan BBM pertamax yang memiliki oktan 92/95. Membeli BBM premium untuk efisiensi dari segi ekonomi dan kesehatan motor tempel dua tak dianggap melanggar hukum. Aneh, tapi nyata! Jenis motor tempel 40 sampai dengan 250 PK model dua tak mendominasi seluruh Indonesia dan sangat membutuhkan BBM premium untuk menunjang kegiatan para nelayan, pariwisata, transportasi, olahraga air, dan lain-lain. Anwar Jalan Kebon Jeruk XIV, Taman Sari, Jakarta Sumber: KOMPAS URL: http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/04/15/03292780/redaksi.yth Berselancar lebih cepat. Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka browser. Dapatkan IE8 di sini! http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer ------------------------------------ http://www.SuratPembaca.info Komunitas Surat Pembaca IndonesiaYahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
