Hak Pilih Satu Keluarga dalam Pemilu Terberangus
Kompas, Jumat, 17 April 2009


Saya dan keluarga tinggal di satu kompleks perumahan di Depok dan selama ini 
sudah mengikuti empat kali pemilu/pilkada, baik pemilu presiden, pemilu 
legislatif, pemilihan gubernur, dan pemilihan wali kota dengan lancar. Sehari 
sebelum hari-H, 8 April 2009 pukul 08.00, saya kaget mendapat informasi dari 
petugas satpam bahwa saya dan keluarga tak mendapatkan pemberitahuan untuk ikut 
pemilu legislatif, 9 April 2009.

Kemudian saya langsung melapor kepada petugas (Ketua KPPS) di kantor kelurahan. 
Ternyata di Kantor KPPS sudah banyak warga yang senasib dengan saya tidak 
mendapatkan pemberitahuan untuk pemilu legislatif. Kami usul kepada petugas 
agar dimasukkan dalam daftar pemilih tetap (DPT) susulan, tetapi pihak KPPS 
menolak dengan alasan sudah ditutup dan tidak ada petunjuk dari pusat untuk hal 
seperti ini.

Mengapa hal seperti ini bisa terjadi? Jawabannya adalah kesulitan memperoleh 
data-data dari pihak kelurahan. Untuk membuktikan pernyataan ini, kami minta 
untuk sama-sama menghadap lurah untuk klarifikasi, tetapi lagi-lagi tidak 
bersedia. Saya dan keluarga sebagai warga negara yang mempunyai hak pilih 
benar-benar merasa diberangus hak pilih kami, padahal sekeluarga telah 
mempunyai NIK (nomor induk kependudukan).

Sungguh ironis, padahal kami bertempat tinggal di kompleks perumahan yang 
tertata dengan baik, jelas RT maupun RW-nya, tidak jauh dari kantor kelurahan, 
ke Ibu Kota Jakarta hanya beberapa kilometer, tetapi pendataan penduduknya 
amburadul. Tidak terbayangkan, bagaimana DPT dibuat di daerah-daerah terpencil 
jauh dari pusat kota. Kinerja KPU Pemilu 2009 dan jajarannya adalah yang paling 
tidak siap dan paling buruk.

Memprihatinkan, di satu pihak pemerintah, termasuk KPU, mengimbau agar 
masyarakat menyukseskan pemilu dengan menggunakan hak pilih dan tidak golput, 
tetapi kenyataannya justru banyak warga haknya diberangus untuk terpaksa 
menjadi golput. 

Achmad Farid 
Lembah Cinere Indah RT 01 RW 17, Cinere, Limo, Depok




Sumber: KOMPAS
URL: http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/04/17/0346477/redaksi.yth




      Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari 
Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang! 
http://id.messenger.yahoo.com/invite/


------------------------------------

http://www.SuratPembaca.net
Komunitas Surat Pembaca IndonesiaYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke