Anak SD Gemetar, Ibunya Dibentak Polisi
Kompas, Rabu, 22 April 2009

Pada Senin, 6 April 2009 sekitar pukul 17.00 setelah Jakarta diguyur hujan 
lebat yang mengakibatkan banjir dan macet parah di seantero Jakarta Raya, saya 
menjemput putra saya (kelas III SD) dari daerah Panglima Polim, Jaksel, hendak 
menuju daerah Kemang, Jaksel. Setelah melewati Kantor Wali Kota Jakarta 
Selatan, saya berniat belok ke arah Jalan Bank, tetapi jalan ditutup karena 
banjir.

Jadi, saya lanjutkan menuju Jalan Prapanca untuk berbelok ke Jalan Kemang Raya. 
Sebelum Hotel Prapanca, saya menyalakan lampu sein kiri untuk minta pindah 
jalur dari kanan ke kiri, tapi sulit karena padatnya deretan mobil di kedua 
jalur. Saya tidak mungkin terus ke arteri yang sangat macet, kasihan anak saya. 
Jadi, saya tetap berniat pindah lajur kiri. Dari arah depan datang polisi muda 
belia menghampiri dan menyuruh saya lurus. Saya jelaskan mau ke kiri, tapi dari 
tadi tidak bisa.

Polisi itu hanya berteriak dan membentak saya: "Kamu pakai otak, mana bisa ke 
kiri... ayo jalan terus." Saya tetap minta belok kiri. Dia berdiri menghadang 
di depan mobil saya sambil menunjuk-nunjuk kepalanya dan berteriak: "Pakai 
otak, pakai otak."

Saya membuka jendela mobil sambil berkata kepada polisi itu: "Kalau mau tilang 
silakan, tapi bicara yang sopan, di sini ada anak kecil...." Dia masih 
teriak-teriak: "Lain kali pakai otak ya kamu...", sambil berlalu dengan muka 
yang murka menunjukkan kekuasaannya dan terus menunjuk-nunjuk kepalanya. Sayang 
saya tidak bisa membaca namanya karena seragam polisinya dilapisi jas hujan.

Saya sangat malu dibentak-bentak oleh polisi yang masih sangat muda itu di 
depan anak saya yang gemetaran melihat ibunya dibentak-bentak seperti itu. 
Sementara di mata anak saya polisi adalah pahlawannya. Padahal, ia sudah 
menyatakan pada acara Hari Kartini sekolah mau memakai kostum polisi atau 
militer yang ada empat bintangnya. Memang tidak semua polisi jelek, tapi itu 
kenyataan yang dilihat langsung oleh seorang anak SD kelas III.

Sri Rejeki 
Jalan Kemang Utara, Mampang Prapatan, Jakarta


Sumber: KOMPAS
URL: http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/04/22/02581749/redaksi.yth




      Apa dia selingkuh? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers. 
http://id.answers.yahoo.com


------------------------------------

http://www.SuratPembaca.net
Komunitas Surat Pembaca IndonesiaYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke