Kasus Pemilihan Umum Legislatif Harus Diselesaikan Bisnis Indonesia, Kamis, 23 April 2009
Melalui Surat Front Persatuan Nasional FPN, tertanggal 20 April 2009 No. 099/Ext/FPN/4-09, perihal: Usulan pasangan Capres-Cawapres, ditujukan kepada Ketua Umum Partai Demokrat/Ketua Tim 9 Hadi Utomo, kami mengusulkan pasangan calon presiden-calon wakil presiden, SBY dan AT (Akbar Tanjung) untuk dimajukan Partai Demokrat pada pemilihan umum presiden (pilpres) mendatang. Namun, pada surat yang sama kami menekankan perlunya penuntasan kasus-kasus pemilu legislatif 9 April meliputi kekisruhan daftar pemilih tetap (DPT), berbagai dugaan kecurangan, pelanggaran, ketidak netralan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan institusi negara lainnya. Semua harus diambil tindakan dan semua yang bersalah, termasuk pejabat negara dan aparat, harus dihukum sesuai ketentuan dan peradilan. Suatu pembiaran, adalah bentuk pelanggaran pula yang tidak mungkin ditoleransi. Tanpa penuntasan kasus pemilu, pada dasarnya pilpres tidak dapat diselenggarakan. Jika dipaksakan, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemilu akan merosot tajam serta bisa menimbulkan ekses dan dampak lanjutan yang membahayakan situasi nasional secara menyeluruh. Diperlukan sikap arif dan kenegawanan Presiden dan para pejabat terkait dalam menghadapi masalah yang prinspil ini. Yang kita perlukan dalam hal ini bukan sekadar menang-kalah, melainkan lebih dari itu menyangkut keabsahan proses, netralitas dan pemenuhan Hak Konstitusional. Tanpa ketiga prinsip itu suatu pemilu kehilangan maknanya, dan tentu saja tidak legitimate untuk menjadi dasar pembentukan pemerintahan negara. Celah besar inilah yang harus dipahami dan ditutup dengan menegakkan norma, hukum dan keadilan dalam proses pemilu. Kami tidak memandang dengan sikap permusuhan mereka yang menentang keabsahan Pemilu 2009 ini dengan maksud untuk memperbaikinya. Namun, kita akan menghadapi dengan sungguh-sungguh mereka yang hanya ingin mengail di air keruh untuk kepentingan-kepentingan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Di atas itu semua FPN mengingatkan bahwa pemilu hanyalah cara untuk mencapai tujuan. Cara dapat berganti dan berubah setiap waktu sesuai kebutuhan. Yang tidak boleh berubah adalah tujuan nasional dan cita-cita bangsa sebagaimana terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 yang harus kita capai dengan semangat persatuan, kerukunan dan gotong royong. Negara ini tidak kita dirikan dengan pemilu, tetapi dengan perjuangan seluruh rakyat. Dan akan terus kita pertahankan juga dengan semangat persatuan dan perjuangan seluruh rakyat. Agus Miftach Ketua Umum Front Persatuan Nasional Sumber: BISNIS INDONESIA URL: http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisi-harian/1id114268.html Lebih aman saat online. Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini! http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/ ------------------------------------ http://www.SuratPembaca.net Komunitas Surat Pembaca IndonesiaYahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
