Afwan akh, mengapa kita harus menghindari perdebatan ? apabila dari perdebatan 
itu akan lahir sebuah kesimpulan yang berdasarkan hujjah yang kuat ? perdebatan 
adalah sebuah tarbiyah bagi kita semua, bagi orang-2 yang hatinya terbuka dan 
tidak taqlid dengan syaikh-2 mereka saja. ini adalah pintu dimana kita dapat 
mengoreksi pemahaman kita, apakah sudah benar ataukah masih ada hujjah yang 
lebih kuat.
 
musuh atau lawan ( dalam konteks pemikiran/perdebatan ) adalah guru terbaik 
dalam kehidupan sebagaimana diungkapkan oleh syaikh Salman Fahd Audah, berikut 
petikannya :
 
 
TERIMA KASIH, MUSUHKU ..!! 
Syaikh Salman Fahd Audah
 
Terima kasih, musuh...!
 
Engkau mengajariku bagaimana mendengar kritik yang pedas tanpa harus merasa 
galau. Engkau mengajariku bagaimana harus terus melangkah di jalan yang telah 
kutempuh tanpa ragu, meski kadang aku harus mendengar kata-kata yang kurang 
pantas atau tidak layak. Sungguh, ini adalah pelajaran yang sangat berharga. 
Pelajaran yang tidak bisa didapatkan secara teori, bahkan oleh seseorang yang 
telah berupaya dan berupaya. Sampai kemudian Allah mendatangkan orang lain 
sebagai pelatih, yang memaksa meneguk pil pahit untuk pertama kalinya, agar 
terbiasa untuk selanjutnya.
 
Terima kasih, musuh...!
 
Engkaulah penyebab lahirnya pendisiplinan diri; agar diri tidak hanyut oleh 
pujian para pemuji. Sungguh, Allah menjadikanmu sebagai penyeimbang. Agar, 
seseorang tidak tertipu oleh pujian, atau sanjungan orang yang berlebihan, atau 
ujub yang tidak pada tempatnya, dari para pengagum yang hanya melihat kebaikan 
dan kebaikan belaka. Berbeda dengan engkau! Engkau tidak melihat kecuali dari 
sisi lain. Atau, engkau sejatinya melihat kebaikan tapi engkau buat ia menjadi 
buruk.
 
Terima kasih, musuh...!
 
Engkau telah mencela lisan-lisan pembela kebenaran, menyerangnya, juga 
menentangnya, yang karenanya mengobarkan sikap pembelaan yang hebat.
 
Jika bukan karena nyala api yang membakarnya 
Aroma harum kayu gaharu takkan ada yang tahu
 
Terima kasih, terima kasih! Engkau mempunyai kelebihan –sekalipun tidak engkau 
inginkan– dalam menciptakan iklim keseimbangan, juga obyektifitas sebuah 
pemikiran. Kadang, manusia meletakkan al-haq melampaui kadarnya. Dan engkau, 
menjadi penyebab ditegakkannya keseimbangan. Penyebab adanya evaluasi dan 
perbaikan. Maka, janganlah engkau diperbudak kemarahan atas sebab penolakanmu. 
Sebab seseorang, jika kepentingan telah masuk, tak dapat lagi melihat dan 
berpikir jernih. Yang tersisa hanya menolak dan menentang. Tak ada lagi 
ketenangan dan kehati-hatiaan dalam dirinya. Tak ada lagi kecermatan dalam 
memandang pendapat orang yang berbeda dengannya. Padahal, boleh jadi yang 
berbeda itu benar, meski hanya sedikit.
 
Terima kasih, musuh...!
 
Sungguh, Engkau telah mengasah semangat, menciptakan tantangan, membuka arena, 
dan menggelar kompetisi. Hingga setiap orang benar-benar terobsesi memenangkan 
dirinya, berambisi meningkatkan dirinya, tuk meraih kedudukan yang tinggi nan 
utama. Ya, berlomba adalah sunnah syar’iyah, adalah ketentuan Rabbani. Bukankah 
Allah berfirman, "Maka, pada yang demikian itu hendaklah manusia mau berlomba."
 
Tentu, kemuliaan sebuah perlombaan, didasarkan pada tata-cara yang mulia, 
tujuan yang benar, media yang sehat, serta rongga yang bersih.
 
Terima kasih, musuh...!
 
Engkaulah yang menempa kami untuk berlatih bersabar, berlatih tabah dalam 
menghadapi cobaan, dan berlatih membalas keburukan dengan kebaikan sekaligus 
penolakan.
 
Terima kasih, musuh...!
 
Ya, timbangan kebaikan seseorang kelak, kadang bukan buah dari amal shalih yang 
ia lakukan. Tetapi, ia buah dari kesabaran, buah dari bersikap baik, buah dari 
ridha atas ketentuan-Nya, buah dari bersikap memaafkan...
 
Musuhku..., aku sadar betul bahwa sebagian dari kata-kata ini membuatmu tidak 
berkenan, atau bahkan terasa menyesakkan hati. Tapi, sungguh saya tidak 
bermaksud membuatmu begitu. Sejujurnya saya katakan, engkau adalah teman 
sejati. Engkau adalah saudaraku seagama, sekalipun terdapat perbedaan pendapat 
di antara kita. Kalau saja kita mau melihat titik persamaan, cukup banyak yang 
bisa kita temukan.
 
 
  ----- Original Message ----- 
  From:   A Nizami   
  To: [email protected]   
  Sent: Wednesday, May 09, 2007 8:03   PM
  Subject: Hindari Perdebatan - Re:   [syiar-islam] Perubahan Nama Milis Jadi 
Syiar Islam
  

        
Wa'alaikum salam wr wb,

Tidak perlu subscribe lagi.
Dengan email   ini, mohon rekan2 menghindari perdebatan
yang panjang lebar. Jika mau   berdebat terus, japri
saja ke email masing2. Tidak perlu ke milis.   Kasihan
dengan yang ingin belajar Islam jadi bingung.

Untuk itu tadi   pagi beberapa artikel yang merupakan
reply dgn subject RE:.. saya   hapus.

Mohon dikirim artikel2 Islam yang bermanfaat, santun,
dengan   dalil yang jelas.

Wassalam

--- Tech Roll Nike <[EMAIL PROTECTED]>   wrote:

> Assalamu'alaikum wr wb
> 
> Mau tanya pak bagi   yang sebelumnya sudah subscribe
> ke media dakwah apa tetap harus   subscribe lagi ke
> syiar islam? atau sudah automatically tercatat   /
> terdaftar di syiar islam?
> 
> mohon untuk moderator   agar millis ini dihindarkan
> dari perdebatan yang terlalu panjang,   kalaupun masih
> belum puas dengan pendapat orang lain   persilahkan
> mereka untuk via japri
> 
> 
> terima   kasih
> 
> 
> Prasetya
> ----- Original Message -----   
> From: A Nizami 
> To: [email protected]   
> Sent: Thursday, May 10, 2007 9:08 AM
> Subject: [syiar-islam]   Perubahan Nama Milis Jadi
> Syiar Islam
> 
> 
>   Assalamu'alaikum wr wb,
> Sehubungan dengan adanya kontroversi   pemakaian
> nama
> milis Media Dakwah, maka nama milis ini saya   rubah
> jadi Syiar Islam.
> 
> Kenapa dulu dinamakan Media   Dakwah? Karena dulu
> memang
> saya senang membaca majalah Media   Dakwah. Saya
> membacanya sejak SD. Niat saya adalah ingin
>   mengenalkan majalah tersebut kepada teman2 semua.
> Sehingga saya muat   juga alamat majalah Media
> Dakwah
> jika ada rekan yang ingin   berlangganan (sebab ada
> yang
> menanyakan cara   berlangganan).
> 
> Saya pribadi bersama pak Eko BS pernah   mengunjungi
> Dewan Dakwah (Kompak DDII) dan memperkenalkan
>   milis
> ini termasuk kepada staf IT mereka. Seandainya
>   saat
> itu mereka keberatan, tentu langsung saya ganti
>   namanya.
> 
> Demikian penjelasan saya agar rekan2 tidak
>   bingung.
> 
> Insya Allah visi dan misi milis ini sama,   yaitu
> belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits dengan
>   mengutamakan ukhuwah Islamiyah (persaudaraan
> Islam)
> dan akhlak   yang mulia (tidak menyakiti sesama
> Muslim)
> 
>   Wassalam
> 
> Assalamu'alaikum wr wb,
> 
> Mailing   list ini untuk tempat belajar Islam sesuai
> Al
> Qur'an dan   Hadits.
> Kita belajar tentang Islam, Fiqih, Ihsan, Akhlak,
>   dsb
> dan semoga kita diberi Allah SWT kekuatan untuk
>   mengamalkannya.
> 
> Untuk bergabung, silahkan kirim email   ke:
> [EMAIL PROTECTED]
>   
> Semoga para Muslim bisa belajar bersama dalam
> persaudaraan   Islam dan tidak terbelenggu dalam
> fanatik
>   golongan/ashobiyyah.
> 
> Wa'alaikum salam wr wb
>   
> ===
> Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits?
>   Kirim email ke:
> [EMAIL PROTECTED]
>   http://www.media-islam.or.id
>   
>   __________________________________________________
>   Do You Yahoo!?
> Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
>   protection around 
> http://mail.yahoo.com 
> 
>   
> 

===
Ingin berdiskusi mengenai masalah ekonomi di   Indonesia?
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]

__________________________________________________
Do   You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around   
http://mail.yahoo.com   


   #ygrp-mlmsg {        FONT-SIZE: small; FONT-FAMILY: 
arial,helvetica,clean,sans-serif}#ygrp-mlmsg TABLE {     }#ygrp-mlmsg SELECT {  
 FONT: 99% arial,helvetica,clean,sans-serif}INPUT {      FONT: 99% 
arial,helvetica,clean,sans-serif}TEXTAREA {   FONT: 99% 
arial,helvetica,clean,sans-serif}#ygrp-mlmsg PRE {    FONT: 100% monospace}CODE 
{     FONT: 100% monospace}#ygrp-mlmsg  {     LINE-HEIGHT: 1.22em}#ygrp-text {  
      FONT-FAMILY: Georgia}#ygrp-text P {     MARGIN: 0px 0px 1em}#ygrp-tpmsgs 
{      CLEAR: both; FONT-FAMILY: Arial}#ygrp-vitnav {  FONT-SIZE: 77%; MARGIN: 
0px; PADDING-TOP: 10px; FONT-FAMILY: Verdana}#ygrp-vitnav A {   PADDING-RIGHT: 
1px; PADDING-LEFT: 1px; PADDING-BOTTOM: 0px; PADDING-TOP: 0px}#ygrp-actbar {    
 CLEAR: both; MARGIN: 25px 0px; COLOR: #666; WHITE-SPACE: nowrap; TEXT-ALIGN: 
right}#ygrp-actbar .left { FLOAT: left; WHITE-SPACE: nowrap}..bld {        
FONT-WEIGHT: bold}#ygrp-grft {  PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-LEFT: 0px; 
FONT-SIZE: 77%; PADDING-BOTTOM: 15px; PADDING-TOP: 15px; FONT-FAMILY:
 Verdana}#ygrp-ft {     PADDING-RIGHT: 0px; BORDER-TOP: #666 1px solid; 
PADDING-LEFT: 0px; FONT-SIZE: 77%; PADDING-BOTTOM: 5px; PADDING-TOP: 5px; 
FONT-FAMILY: verdana}#ygrp-mlmsg #logo {      PADDING-BOTTOM: 10px}#ygrp-vital 
{      PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-LEFT: 8px; MARGIN-BOTTOM: 20px; 
PADDING-BOTTOM: 8px; PADDING-TOP: 2px; BACKGROUND-COLOR: #e0ecee}#ygrp-vital 
#vithd {       FONT-WEIGHT: bold; FONT-SIZE: 77%; TEXT-TRANSFORM: uppercase; 
COLOR: #333; FONT-FAMILY: Verdana}#ygrp-vital UL {        PADDING-RIGHT: 0px; 
PADDING-LEFT: 0px; PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 2px 0px; PADDING-TOP: 
0px}#ygrp-vital UL LI {       CLEAR: both; BORDER-RIGHT: #e0ecee 1px solid; 
BORDER-TOP: #e0ecee 1px solid; BORDER-LEFT: #e0ecee 1px solid; BORDER-BOTTOM: 
#e0ecee 1px solid; LIST-STYLE-TYPE: none}#ygrp-vital UL LI .ct {    
PADDING-RIGHT: 0.5em; FONT-WEIGHT: bold; FLOAT: right; WIDTH: 2em; COLOR: 
#ff7900; TEXT-ALIGN: right}#ygrp-vital UL LI .cat {   FONT-WEIGHT: 
bold}#ygrp-vital A {       TEXT-DECORATION: none}#ygrp-vital A:hover {
        TEXT-DECORATION: underline}#ygrp-sponsor #hd {  FONT-SIZE: 77%; COLOR: 
#999}#ygrp-sponsor #ov { PADDING-RIGHT: 13px; PADDING-LEFT: 13px; 
MARGIN-BOTTOM: 20px; PADDING-BOTTOM: 6px; PADDING-TOP: 6px; BACKGROUND-COLOR: 
#e0ecee}#ygrp-sponsor #ov UL {   PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-LEFT: 8px; 
PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 0px; PADDING-TOP: 0px}#ygrp-sponsor #ov LI {       
 PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-LEFT: 0px; FONT-SIZE: 77%; PADDING-BOTTOM: 6px; 
PADDING-TOP: 6px; LIST-STYLE-TYPE: square}#ygrp-sponsor #ov LI A {  FONT-SIZE: 
130%; TEXT-DECORATION: none}#ygrp-sponsor #nc {      PADDING-RIGHT: 8px; 
PADDING-LEFT: 8px; MARGIN-BOTTOM: 20px; PADDING-BOTTOM: 0px; PADDING-TOP: 0px; 
BACKGROUND-COLOR: #eee}#ygrp-sponsor .ad {   PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-LEFT: 
0px; PADDING-BOTTOM: 8px; PADDING-TOP: 8px}#ygrp-sponsor .ad #hd1 {   
FONT-WEIGHT: bold; FONT-SIZE: 100%; COLOR: #628c2a; LINE-HEIGHT: 122%; 
FONT-FAMILY: Arial}#ygrp-sponsor .ad A { TEXT-DECORATION: none}#ygrp-sponsor 
.ad A:hover {       TEXT-DECORATION:
 underline}#ygrp-sponsor .ad P {        MARGIN: 0px}o { FONT-SIZE: 
0px}..MsoNormal {    MARGIN: 0px}#ygrp-text TT {     FONT-SIZE: 120%}BLOCKQUOTE 
{    MARGIN: 0px 0px 0px 4px}..replbq {      }
       
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
 Check outnew cars at Yahoo! Autos.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke