20 Tahun "Rencana Islam “Menghijaukan” Amerika"
HYPERLINK "http://swaramuslim.net/weblog.php?id=C0_26_1"Politik Barat
Oleh : HYPERLINK "http://swaramuslim.net/"; \nRedaksi 25 Apr 2007 - 12:30
am
 
 HYPERLINK
"http://swaramuslim.net/images/uploads/islam/muslim_amerika-12b1.jpg"ima
ge

Catatan ketakutan seorang evangelis Amerika terhadap Islam
Dr. Anis Sorrosh, seorang pendeta asal Arab-Palestina yang kini hidup di
Amerika adalah seorang evangelis cukup terkenal. Ia pernah beberapa kali
berdebat dengan almarhum Ahmad Deedat, seorang Kristolog terkemuka
dunia. ( baca : Al Furqon Al Haq (The True Furqon) : Sebuah Kedustaan &
Pengakuan Kegagalan (ust. Syamsi Ali)

 HYPERLINK
"http://swaramuslim.net/images/uploads/murtadin/anis_sorrosh2.jpg"imageS
orrosh juga pernah menulis “The True Furqan”. Buku ini secara sengaja
diterbitkan untuk mengaburkan bacaan kaum Muslimin terhadap Kitab Suci,
Al-Quran. Di antaranya, ia mengganti arti “Bismillah” dengan “Bismil
Abi, Wal Ibni, Waruu hil Quds” (dengan nama Tuhan Bapak, Anak dan roh
kudus). Seolah-olah Al-Quran itu meyakini ketuhanan Yesus. Namun usaha
pemalsuan Al-Qur’an ini tak ada efek berarti di kalangan Muslim. Sebab,
kebanyakan kaum Muslim hafal ayat-ayat suci sehingga cepat ketahuan mana
yang asli dan mana yang palsu. 

Baru-baru ini, ia menulis sebuah artikel berjudul, HYPERLINK
"http://www.islam-in-focus.com/Press%20Release%20Christmas%202002.htm";
\n“Twenty-Year Plan: Islam Targets America”, Shorrosh memaparkan
kemungkinan Islam dalam 20 tahun ke depan di Amerika Serikat.
Menurutnya, ada 20 kemungkinan kaum Muslim ‘menghijaukan’ AS. 

Karena sebagian di antara analisanya itu bisa dikategorikan fitnah dan
provokasi, hidayatullah menurunkan dan merubah judulnya menjadi, “20
Tahun "Rencana Islam “Menghijaukan” Amerika": [Catatan ketakutan seorang
evangelis Amerika terhadap Islam].” 

Analisa Sorrosh ini menunjukkan rasa kekhawatiran seorang evangelis yang
tinggi bila selama dua puluh tahun ke dapan, tepatnya tahun 2020, Islam
akan mampu ‘merebut’ Amerika Serikat. Di bawah ini kutipannya.

20 poin analisis Islam ‘mengambil alih’ Amerika pada Tahun 2020
1.      Menggantikan kebebasan berpendapat orang Amerika dengan sikap
kebencian di seluruh dunia. 
2.      Berperang dengan kata-kata yang berasal dari pemimpin berkulit
hitam, bahwa Islam di Amerika adalah agama asli di sana. Anehnya tidak
ada satupun fakta yang menyebutkan bahwa orang-orang Arab menangkap dan
menjual mereka sebagai budak. Yang ada adalah penyebutan untuk orang
kulit hitam dan budak adalah sama yaitu “Abed.” 
3.      Perlawanan terhadap publik Amerika akan kebaikan Islam. 
4.      Mencalonkan simpatisan Muslim ke meja politik. 
5.      Mengambil alih media dan internet dengan membeli perusahannya
atau pemegang saham. 
6.      Mendorong ketakutan terhadap terbatasnya/habisnya persediaan
minyak di Timur Tengah. 
7.      Memprotes setiap saat akan kritik terhadap Islam atau analisis
tentang Al-Quran di area publik. 
8.      Menempati posisi pemerintahan, mendapat keanggotaan dalam
panggung sekolah lokal, memberikan pelatihan kepada orang-orang Muslim
sebagai doktor-doktor untuk mendominasi bidang kesehatan, penelitian,
dan perusahan farmasi. Belum pernah diketahui keberadan jumlah
doktor-doktor Muslim di Amerika. 
9.      Mempercepat pertumbuhan Islam melalui:
a. Perpindahan besar-besaran (100.000 tiap tahun sejak 1961)
b. Menikahi orang-orang Amerika dan mengislamkan mereka (10.000
pertahun)
c. Mengubah kemarahan, menjadikan orang-orang kulit hitam sebagai Islam
militan (2000 tahanan telah bergabung dengan Al-Qaidah) 
10.     Masjid-masjid dan pusat pendidikan harus mengajarkan kebencian
terhadap Yahudi, evangelis Kristen dan demokrasi. Ratusan sekolah Muslim
harus lebih loyal kepada Al-Quran bukan pada hukum Amerika. 
11.     Memberikan bantuan kepada perguruan tinggi dan universitas di
Amerika untuk pengembangan “pusat studi Islam”. 
12.     Memberitahukan bahwa kata-kata teroris telah ‘membajak Islam’,
padahal sebenarnya tidak, dan bahwa Islam-lah yang ‘membajak teroris’. 
13.     Menyeru kepada orang-orang Amerika untuk bersimpati terhadap
orang-orang Muslim yang ada di Amerika dengan menggambarkan sebagai
imigran terbesar yang negaranya tertindas. 
14.     Meruntuhkan pengertian Amerika dari keamanan dengan
kesalahfahaman bahwa akan ada penyerangan terhadap, jembatan,
terowongan, persediaan air, bandara, gedung apartemen dan mal-mal. 
15.     Menghasut narapidana dengan permintaan akan hukum Islam, bukan
hukum Amerika. 
16.     Menaikan dana/amal melalui dolar tapi digunakan untuk mendanai
aksi keislaman/teror Islam. 
17.     Menumbuhkan kecintaan terhadap Islam di kampus dan universitas
dengan meminta kepada mahasiswa baru untuk mengambil mata kuliah atau
kursus keislaman. Meyakinkan pada orang amerika, orang-orang Kristen,
dan para sarjana bahwa Al-Quran dapat menangani kekerasan melalui cinta
damai, spiritual dan aspek keagamaan 
18.     Berkonsolidasi dengan orang-orang Muslim, masjid, pusat studi
Islam dan media melalui internet dan menangani acara tahunan untuk
menyusun rencana penyebaran dakwah. 
19.     Menyebarkan pesan ketakutan kepada orang yang berusaha
mengkritik terhadap Islam dan mencarinya untuk dimusnahkan dengan cara
apapun. 
20.     Menghargai orang-orang Muslim yang loyal terhadap Amerika,
dengan menyorotinya sebagai pemberi suara terbesar dari minoritas dan
etnik di Amerika 

[by Didin/ hidayatullah.com]

Berikut ini kami repost kembali Tanggapan Ust.Syamsi Ali atas beredarnya
The True Furqon
Al Furqon Al Haq (The True Furqon) :
Sebuah Kedustaan & Pengakuan Kegagalan

M. Syamsi Ali
Imam Masjid Islamic Cultural Center of New York
 HYPERLINK
"http://swaramuslim.net/images/uploads/fpi/Syamsi_ali2.jpg"image
HYPERLINK
"http://swaramuslim.net/images/uploads/murtadin/anis_True_Furqon.jpg"ima
ge"Sungguh besar kalimat (dusta) yang mengalir dari mulut-mulut mereka,
namun tak lain apa yang diucapkan kecuali kebohongan" (S. Al Kahf: 5)

Akhir-akhir ini ummat Islam di berbagai belahan dunia kembali diresahkan
oleh penulisan sebuah buku yang kemudian diklaim sebagai "tandingan" Al
Qur'an. Judul buku tersebut juga diambil dari salah satu sifat Al
Qur'an, yaitu HYPERLINK "http://www.islam-exposed.org/"; \n"Al Furqaan"
(pembeda antara kebenaran dan kebatilan). Saya sendiri menerima buku ini
sekitar Juli 2001 lalu dan pada awalnya saya menganggapnya sesuatu yang
tidak berharga. Sebagai seorang Muslim yang hidup di tengah-tengah non
Muslim, propaganda murahan seperti ini merupakan hal biasa. Membaca,
menyaksikan dan bahkan mengalami kebohongan seperti ini sudah merupakan
santapan sehari-hari. Sikap saya ini juga merupakan sikap sebagian besar
pemimpin komunitas Muslim di AS, yang menganggapnya sebagai pembuktian
ayat Allah: "Meraka hendak memadamkan (cahaya agama) Allah dengan
mulut-mulut mereka, dan Allah tetap menyempurnakan cahayaNya meskipun
orang-orang kafir membenci" (Ash Shaff: 8).

Dalam pengantarnya di buku tersebut, kedua penulis yang tidak pernah
menyebutkan nama lengkapnya, Al Saffee dan Al Mahdy, tidak menyebutkan
buku ini sabagai tandingan Al Qur'an dan hanya menyatakan seruannya:
"Kepada bangsa-bangsa Arab khususnya dan ummat Islam umumnya di seluruh
dunia: Salam sejahtera dan rahmat Allah Yang Berkuasa atas segala
sesuatu". Namun dalam pengantarnya di Amazon.com, penulis dengan terus
terang mengatakan bahwa buku ini adalah "the most plausible challenge to
the Arabic Quran in history" (Tantangan yang paling nyata terhadap Al
Qur'an berbahasa Arab dalam sejarah)"

Bagi penulis, buku ini ditujukan kepada ummat Islam dan ummat Kristiani
sekaligus, untuk tujuan berbeda. Untuk ummat kristiani ditujukan agar
mereka mendapatkan bukti-bukti substansial akan kebenaran kitab injil,
sekaligus mendapatkan tanda tanya besar akan kesahihan Al Qur'an.
Sementara untuk umat Islam ditujukan agar mereka mendapatkan pelajaran
dan pengalaman bercahaya. Dalam "press release" yang dikeluarkan oleh
Baptist Press tanggal 27 Mei 1999, ketika awal penerbitan buku yang
dipersiapkan selama tujuh tahun ini, Al Mahdy mengatakan dengan penuh
optimisme: "Hendaknya ummat Kristiani di seluruh penjuru dunia
mempersiapkan diri untuk menyambut kehadiran ummat Islam yang akan
murtad ke tengah-tengah mereka".

Setelah membaca sekali lagi buku tersebut, ternyata sangkaan saya selama
ini semakin kuat bahwa buku ini sesungguhnya tidak lebih dari sebuah
"sampah" yang tidak berharga. Ditinjau dari segi bahasa apalagi dari
segi substansi, buku ini hanya menggambarkan iri hati dan kebencian yang
sangat terhadap kebenaran, yang oleh Al Qur'an digambarkan sebagai
"hasadan min 'indi anfusihim" (dengki dari dalam diri mereka sendiri).

Buku ini sesungguhnya membuka "borok lama" bahwa memang ada di antara
manusia yang senang mencipta buku, yang kemudian diakui sebagai wahyu
Tuhan. Dengan terbitnya buku al furqaan al haq ini, terbukti pula satu
ayat Al Qur'an yang menyatakan "mereka menulis kitab dengan
tangan-tangan mereka, kemudian mengatakan bahwa ini (kitab)dari sisi
Allah. (Yang dengannya), mereka membelih ayat-ayat Allah dengan harga
yang murah". Kitab ini, diakui penulis, bukan Al Qur'an dan bukan pula
Injil. Melainkan ciptaan baru yang diakui sebagai petunjuk (wahyu) untuk
menerangi jalan manusia. Dengan demikian, ini merupakan pembuktian
karakter dasar mereka yang senang mencipta-cipta buku dan diakui sebagai
wahyu dari Allah. Tidakkah ini cukup menjadi bukti bahwa kitab suci yang
mereka yakini saat ini adalah juga ciptaan manusia seperti ini?

Penulis secara jujur mengakui ketinggian bahasa Al Qur'an. Namun sangat
keliru ketika mengatakan bahwa bahasa buku ini menyerupai bahasa Al
Qur'an. Kutipan ayat-ayat Al Qur'an secara sepotong-sepotong dalam buku
ini, dapat dirasakan dengan "dzawq lughawi" (rasa bahasa), betapa
berbeda dengan kata-kata sisipan dari penulis. Secara gramatik misalnya,
penulis sesungguhnya tidak menyadari bahwa penyerupaan
"BismillahirRahmaniRahim" dengan "Bismilaab-alkalimah-ar ruuh-al ilaah
al waahid al awhad" merupakan pengingkaran terhadap keyakinan dasar
mereka sendiri. Karena kata benda dalam kalimat ini hanya "Aab" saja.
Sementara semua kata selanjutnya adalah kata sifat dari Aab. Tanpa
disadari penulis telah mengingkari konsep trinitas yang meyakini Bapak
sebagai Dzat (benda), anak sebagai dzaat (benda) dan Roh kudus sebagai
dzaat (benda). Sementara dalam kalimat ini, hanya Aab (bapak) saja
sebagai benda, selebihnya hanya sifat dari Aab (tuhan bapak).

Sangat disayangkan, di tengah gencarnya upaya-upaya mengharmoniskan
hubungan antar pemeluk agama, saat ini masih ada orang yang tidak jujur
pada dirinya sendiri. Justifikasi kebenaran dengan kedustaan merupakan
sebuah kanaifan akan kebenaran itu sendiri. Justifikasi kebenaran kitab
suci dengan kedustaan hanyalah indikasi akan kenaifan kitab suci itu
sendiri dalam kebenarannya. Saya menilai, buku ini sesungguhnya adalah
sebuah pengkhianatan terhadap injil. Karena kenaifan injil inilah maka
diperlukan kitab lain untuk menunjuki jalan manusia.

Akhirnya, saya menghimbau kiranya semua ummat beragama perlu menanamkan
kejujuran pada dirinya sendiri. Bagaimana mungkin Anda dapat mengajak
kepada keimanan, sementara anda menebarkan kedustaan? Saya sepertinya
bisa memahami sikap Salman Rusydi karena dia memang tidak meyakini
sebuah agama. Tapi saya justeru terheran dengan sikap pemimpin agama
yang berjiwa kerdil.

Bagi ummat Islam, anggap saja kasus ini sebagai krikil kecil dalam
perjuangan, yang justeru mempertebal keimanan. Percayalah, kebenaran
Kalam Allah tak akan ternodai secuil pun dengan kedustaan para pendusta:
"Sungguh Kami menunrunkan "Dzikra (Al Qur'an) ini, dan sungguh Kami pula
yang menjaganya" dan "Katakanlah: Sesungguhnya walau manusia dan jin
berkumpul untuk membuat yang tulisan yang menyerupai Al Qur'an ini,
niscaya mereka tidak akan bisa membuat yang serupa dengannya, walaupun
di antara mereka saling membantu (dalam kebatilan)" demikian jaminan
Allah.

Wassalam,
M. Syamsi Ali

Cek situsnya di : HYPERLINK
"http://islam-in-focus.com/TheTrueFurqan.htm";
\nhttp://islam-in-focus.com/TheTrueFurqan.htm 

Date: Wed, 20 Mar 2002 16:16:58 EST
From: HYPERLINK "mailto:[EMAIL PROTECTED]"[EMAIL PROTECTED]
To: , , 
Assalamualaikum Wr.Wb.

Seperti yang dilaporkan oleh majalah Tempo edisi minggu ini, 18-24
Maret, saat ini sedang beredar sebuah buku dengan judul "The True
Furqan". Buku ini memang ditulis dengan sengaja untuk mengaburkan bacaan
kaum Muslimin terhadap Kitab Suci yang sesungguhnya dan yang palsu. Hal
ini dibuktikan dengan pengantar yang menyebut "Kitab ini ditujukan
secara khusus kepada kaum Muslimin dan Arab".

Saya pribadi telah menerima buku ini sejak sekitar 3 bulan silam. Buku
ini diterbitkan tanpa menyebutkan nama penerbit, namun menyertakan
alamat pos dan tanpa nomor telepon. Setelah mengecek lebih jauh,
ternyata sosok utama di balik dari terbitnya buku ini adalah Dr.
Shorrosh, lawan debat Ahmad Deedat tentang Ketuhanan Jesus pada masa
lalu. Jika anda membuka alamat di bawah ini, anda dapati siapa dan
bagaiamana awal dari tumbuhnya buku tersebut.

Yang pasti, buku ini memang ditujukan sebagai pemalsuan Kitab Suci Al
Qur'an. Berbagai surah dinamai dengan surah-surah Al Qur'an seperti An
Nur, Al Fatihah, dll. "Bismillah" pada setiap surah diganti dengan
"Bismil Abi, Wal Ibni, Waruuhil Quds" (dengan nama bapak, anak dan roh
qudus).

Untuk itu, bersama ini saya himbau kepada semua untuk berhati-hati. Saya
yakin, terbitnya buku ini tak lebih dari sebuah pembuktian akan
tantangan Allah "dan jika kami ragu dengan apa yang Kami turunkan kepada
hamba Kami, maka datanglah satu surah (pada ayat lain 10 surah, dan pada
ayat lain disebutkan semisal) yang serupa, dan ajaklah seluruh
pembantumu selain Allah, jika kami jujur". Dan sudah pasti, jika anda
tahu bahasa Arab dengan grammar (nahwu sharaf dan balaghah) serta
mempergunakan logika serta "common sense" saja, anda akan menemui buku
ini tak lebih dari "rabbish" yang sudah kumuh di pinggir jalan.

Sayang sekali, pada website Sorrosh ditemukan komentar-komentar, entah
direkayasa, bahwa buku ini seolah lebih baik dari Al Qur'an. Padahal, di
antara komentator tersebut terdapat pastor terkenal, seperti Billy
Graham. Namun memang, logika seringkali tersembunyi di balik "dendam"
terhadap nur Ilahi yang semakin menyilaukan mata-mata hati manusia,
khususnya di bagian barat bumi ini. 

Coba buka alamat ini, dan pastikan bahwa anda cukup landasan untuk
memahami tulisan-tulisan Shorrosh. Lihat di bagian bawah website ini,
ada "project khusus" untuk mengaburkan Islam yang sesungguhnya para
politisi Amerika dengan nama "Project Informing Washington" on the truth
of Islam. Ternyata, dalam tulisan-tulisan Shorrosh disebutkan bahwa
tanpa disengaja, saat ini kita (Amerika) telah kedatangan invasi yang
membahayakan. Itulah "ru'bah" (ketakutan) dan "hasadan" (dengki) yang
telah tertanam dalam dirinya terhadap kebenaran ini.

HYPERLINK "http://islam-in-focus.com/TheTrueFurqan.htm";
\nhttp://islam-in-focus.com/TheTrueFurqan.htm 

Akhirnya, "mereka ingin memadamkan cahaya Allah, namun Allah menolak
hingga cahayaNya terang benderang, walau orang-orang musyrik itu
membenci".
 
 
 

No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.5.467 / Virus Database: 269.6.6/795 - Release Date: 5/9/2007
3:07 PM


No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.5.467 / Virus Database: 269.6.6/795 - Release Date: 5/9/2007
3:07 PM


No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Free Edition. 
Version: 7.5.467 / Virus Database: 269.6.6/795 - Release Date: 5/9/2007
3:07 PM
 


[Non-text portions of this message have been removed]



Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Syiar Islam.
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke