wa'alaykum salam warrahmatullahi wabarakatuuh..

ini pertanyaannya spt "sepele" tapi jawabannya bisa beberapa halaman:)
hehehe

coba kita sharring aja, ya..kalaupun diaminin itu bukan aku yg minta,
kalaupun ditolak silahkan aja, namanya juga sharring :)
pertanyaan ini sebenarnya campur baur antara qodlo & qodhar, ijin dan
Ridho yg akhirnya timbulkan ujian. nah..ujian bisa dibagi lagi menjadi
2 yaitu ujian kesenangan dan ujian kesulitan,  kita bahas satu2 ya..

qodlo itu dibagi 2 yaitu 
qodlo mutlak kehendak/ketetapan Allah tanpa adanya campur tangan
mahluk dalam menetukan ketetapanNya. contoh manusia diciptkan dengan
jenis kelamin laki2 or wanita, kapan manusia itu wafat, kapan manusia
itu lahir.

qodlo yg adanya campur tangan mahluk dalam menentukan ketetapanNya.
Manusia mati tertabrak, manusia mati terkena bencana alam, tumbuhan
hidup karena dirawat oleh manusia, atau anak kecil lahir dibantu oleh
dokter, dlsbnya. 

qodhar adalah segala ketetapan Allah pada sifat2 benda atau mahluk yg
diciptakannya. contoh : api yg sifatnya panas, manusia yg sifatnya
pelupa, atau manusia yg sifatnya memenuhi kebutuhannya secara lahir
maupun batin, gula itu manis, dlsbnya. 

untuk hal2 yg masuk pada kategori qodlo, manusia sama sekali tidak
dimintai pertanggung jawaban atas kejadian tsb oleh Allah. sedangkan
untuk kategori qodhar, disinilah ruang dimana manusia or mahluk mampu
untuk memilik dan menentukan sendiri keinginannya.
nah..diwilayah qodhar inilah, yg akhirnya timbulkan ujian dari Allah.

contoh : api itu sifatnya panas, digunakan untuk kebaikan maka akan
timbulkan manfaat bahkan pahala dari Allah, namun digunakan pada jalan
keburukan maka akan timbulkan kemudharatan dan imbalan dosa dari Allah.

atau manusia yg sifatnya memenuhi kebutuhannya secara lahir maupun
batin. yaitu mencari rejeki yg halal untuk memenuhi kebutuhannya, maka
akan timbulkan pahala dari Allah, dan apabila ditempuh dengan jalan
bathil maka akan dapatkan imbalan dosa dari Allah. begitupun memenuhi
kebutuhan biologis dengan jalan menikah dan halal, maka akan datangkan
pahala dari Allah, dan apabila ditempuh dengan jalan zina akan
datangkan dosa dari Allah.:)

namun Allah sangat adil dalam hal ini yaitu menyempurnakan manusia
dengan akal fikir, dimana akal berfungsi untuk menimbang2 dan
mengetahui mana jalan baik dan mana jalan yg buruk.

(Al Balad: 10)"Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan 1578]", 
[1578]. Yang dimaksud dengan dua jalan ialah jalan kebajikan dan jalan
kejahatan. 

hmm..untuk kasus pertanyaan yg kamu maksud itu, sebenarnya sudah jelas
dengan qodlo dan qodhar Allah yg akhirnya timbulkan ujian bagi
manusia. Iblis merupakan mahluk yg dilaknat oleh Allah dan iblis
terang2an sudah meniupkan genderang permusuhan dnegan manusia spt
ungkapannya yg tertulis dibawah ini :

(Al Hijr: 39)"Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah
memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang
baik (perbuatan ma'siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan
mereka semuanya,wa'alaykum salam warrahmatullahi wabarakatuuh..

ini pertanyaannya spt "sepele" tapi jawabannya bisa beberapa halaman:)
hehehe

coba kita sharring aja, ya..kalaupun diaminin itu bukan aku yg minta,
kalaupun ditolak silahkan aja, namanya juga sharring :)
pertanyaan ini sebenarnya campur baur antara qodlo & qodhar yg
akhirnya timbulkan ujian. kita bahas satu2 ya..

qodlo itu dibagi 2 yaitu 
qodlo mutlak kehendak/ketetapan Allah tanpa adanya campur tangan
mahluk dalam menetukan ketetapanNya. contoh manusia diciptkan dengan
jenis kelamin laki2 or wanita, kapan manusia itu wafat, kapan manusia
itu lahir.

qodlo yg adanya campur tangan mahluk dalam menentukan ketetapanNya.
Manusia mati tertabrak, manusia mati terkena bencana alam, tumbuhan
hidup karena dirawat oleh manusia, atau anak kecil lahir dibantu oleh
dokter, dlsbnya. 

qodhar adalah segala ketetapan Allah pada sifat2 benda atau mahluk yg
diciptakannya. contoh : api yg sifatnya panas, manusia yg sifatnya
pelupa, atau manusia yg sifatnya memenuhi kebutuhannya secara lahir
maupun batin, gula itu manis, dlsbnya. 

untuk hal2 yg masuk pada kategori qodlo, manusia sama sekali tidak
dimintai pertanggung jawaban atas kejadian tsb oleh Allah. sedangkan
untuk kategori qodhar, disinilah ruang dimana manusia or mahluk mampu
untuk memilik dan menentukan sendiri keinginannya.
nah..diwilayah qodhar inilah, yg akhirnya timbulkan ujian dari Allah.

contoh : api itu sifatnya panas, digunakan untuk kebaikan maka akan
timbulkan manfaat bahkan pahala dari Allah, namun digunakan pada jalan
keburukan maka akan timbulkan kemudharatan dan imbalan dosa dari Allah.

atau manusia yg sifatnya memenuhi kebutuhannya secara lahir maupun
batin. yaitu mencari rejeki yg halal untuk memenuhi kebutuhannya, maka
akan timbulkan pahala dari Allah, dan apabila ditempuh dengan jalan
bathil maka akan dapatkan imbalan dosa dari Allah. begitupun memenuhi
kebutuhan biologis dengan jalan menikah dan halal, maka akan datangkan
pahala dari Allah, dan apabila ditempuh dengan jalan zina akan
datangkan dosa dari Allah.:)

namun Allah sangat adil dalam hal ini yaitu menyempurnakan manusia
dengan akal fikir, dimana akal berfungsi untuk menimbang2 dan
mengetahui mana jalan baik dan mana jalan yg buruk.

(Al Balad: 10)"Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan 1578]", 
[1578]. Yang dimaksud dengan dua jalan ialah jalan kebajikan dan jalan
kejahatan. 

hmm..untuk kasus pertanyaan yg kamu maksud itu, sebenarnya sudah jelas
dengan qodlo dan qodhar Allah yg akhirnya timbulkan ujian bagi
manusia. Iblis merupakan mahluk yg dilaknat oleh Allah, dan secara
nyata sudah menabuhkan genderang permusuhan dgn manusia spt tertulis
dalam ayat dibawah ini :


(Al Hijr: 39-40)"Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah
memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang
baik (perbuatan ma'siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan
mereka semuanya, kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara
mereka." 

oke..seharusnya kita sudah tahu, bahwa iblis posisinya saat ini memang
sengaja bermaksud untuk mencelakakan manusia, dan itu diijinkan oleh
Allah. hmm..semua kejadian yg terjadi di muka bumi ini semuanya
terikat oleh ijin dari Allah, malingpun mencuri dan andaikan perbuatan
mencuri itu terlaksana, maka itu termasuk diijinkan oleh Allah untuk
terjadi, namun perbuatannya jelas tidak mendapat Ridho dari Allah, dan
dia terkena lagi sanksi qodharnya Allah dimana manusia itu bisa
memilih antara mau mencuri or tidak:)

iblis menggoda manusiapun itu atas ijin dari Allah, namun Iblis secara
nyata telah dikutuk dan dilaknat oleh Allah, dan otomatis tidak
mungkin perbuatan terkutuk itu mendapat Ridho dari Allah. sedangkan
manusia yg tergoda rayuan iblis itu jelas, ikut terlibat dalam rencana
iblis, dan ikut mendapat balasan dosa dari Allah. sedangkan manusia yg
menjadi korban akibat manusia lain yg tergoda dari iblis itupun,
terkena qodhar yg akhirnya menimbulkan ujian dari Allah, apakah dia
mau bersabar atas musibah yg menimpanya ataukah dia mau mengumpat pada
Allah itu semua masuk pada pilihan.


bahasan ini sebenarnya masih panjang, tapi berhubung khawatir malah
membuat bingung, segini dulu aja ya..:) mudah2an nda bingungkan dan
bisa dipahami dan jadi manfaat. 

jadi terlebih dahulu kita mampu memisahkan apa itu qodho, qodhar,
ijin, ridho, dan ujian, karena bahasannya beda2, dan pertanyaanmu itu
semuanya campur baur antara semuanya:)

oke yg benar dari Allah yg salah sudah pasti dariku.. tidak ada
paksaan untuk menerima dan silahkan bila ada yg ingin menambahi or
membetulkan..

aku mau analogikan pembahasan ini menjadi 3 kalimat SPO (subjek,
predikat, Objek)

Subyek = iblis, manusia, hewan
Predikat = manusia, hewan
Objek = manusia, hewan, tumbuhan, dll

mudah2an nda bingungin ya..:)


salam
hana

 









--- In [email protected], Eman Suherman <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Assalaamu'alaikum wa rahmatullah wa barakaatuh
> 
> Bpk Ust
> 
>  
> 
>  Mohon Penjelasan tentang ini
> 
>  
> 
> Contoh Kasusnya:
> 
>  
> 
> Ada 2 orang 
> 
> 1.    orangnya biasa saja
> 2.    orangnya taat agama
> 
>  
> 
> Orang pertama diasut oleh setan atau iblis untuk melakukan kejahatan(
> merampok dan membakar usahanya ) terhadap orang kedua (orang kedua
mendapat
> ujian atau musibah )
> 
> Pertanyaannya
> 
> Setauh saya Ujian dan Azhab itu datangnya dari ALLAH tetapi dari kasus
> diatas itu datang nya dari Iblis atau setan .
> 
>  
> 
> Terima Kasih
> 
> Assalaamu'alaikum wa rahmatullah wa barakaatuh
> 
> 
> 
> ______________________________________________________________________
> This email has been scanned by the MessageLabs Email Security System.
> For more information please visit http://www.messagelabs.com/email 
> ______________________________________________________________________
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
 "


 




aku mau analogikan pembahasan ini menjadi 3 kategori




--- In [email protected], Eman Suherman <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Assalaamu'alaikum wa rahmatullah wa barakaatuh
> 
> Bpk Ust
> 
>  
> 
>  Mohon Penjelasan tentang ini
> 
>  
> 
> Contoh Kasusnya:
> 
>  
> 
> Ada 2 orang 
> 
> 1.    orangnya biasa saja
> 2.    orangnya taat agama
> 
>  
> 
> Orang pertama diasut oleh setan atau iblis untuk melakukan kejahatan(
> merampok dan membakar usahanya ) terhadap orang kedua (orang kedua
mendapat
> ujian atau musibah )
> 
> Pertanyaannya
> 
> Setauh saya Ujian dan Azhab itu datangnya dari ALLAH tetapi dari kasus
> diatas itu datang nya dari Iblis atau setan .
> 
>  
> 
> Terima Kasih
> 
> Assalaamu'alaikum wa rahmatullah wa barakaatuh
> 
> 
> 
> ______________________________________________________________________
> This email has been scanned by the MessageLabs Email Security System.
> For more information please visit http://www.messagelabs.com/email 
> ______________________________________________________________________
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke