Assalaamu alaikum,

Dear mod, numpang meneruskan informasi buat teman2 yang tertarik dan 
berkenan hadir. Apa yang menjadi pembicaraan pada undangan terbuka 
ini terbilang menarik karena setidaknya akan menambah wawasan kita 
seputar kontroversi berbau teologis dari keyakinan sebagian saudara 
sebangsa dan sedunia, dan dalam konteks indonesia, bagaimana satu 
elemen dari ummat, yaitu JIL dan elemen lain yang mewakili keyakinan 
yang dimaksud, mencoba membahasnya.

Saya kira juga bisa menjadi bahan untuk bisa melihat apa yang terjadi 
di dapur tetangga, yaitu JIL dan ummat nasrani, khususnya di tanah 
air, sebagai bekal untuk bisa mencermati segala serangan pemikiran 
yang mungkin mereka masih asongkan di bumi ini. Kita mungkin bisa 
lihat bagaimana kalangan muslim yang lebih mesra kepada non-muslim 
daripada ke sesama muslim mencoba memaparkan topik ini dan mungkin 
juga bisa lebih melihat langsung mengapa mereka (JIL) sangat ingin 
menghasilkan Islam yang lebih 'protestan' ...

Buat yang ingin tahu opini terkini M Guntur Romli seputar 'Ebyon' ... 
silakan lihat di 
http://www.korantempo.com/korantempo/2007/05/04/Opini/krn,20070504,72.
id.html, dan tanggapan dari Henry Shalahudin di 
http://www.insistnet.com/content/view/88/1/ atau di 
http://peaceman.multiply.com/journal/item/238

Mohon maaf jika tidak berkenan.

salam,
satriyo

===

--- In [EMAIL PROTECTED], Mohamad Guntur Romli <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Diskusi Bulan Mei

Penyelenggara: Jaringan Islam Liberal
Tempat: Teater Utan Kayu, Jln Utan Kayu No 68H Jakarta Timur
Waktu: Jumat, 25 Mei 2007, Pukul 18.30

  Pemutaran Film "The Lost Tomb of Jesus" (Pukul 18.30) 
  Diskusi dengan tema "Yesus Historis Versus Yesus Iman" (Pukul 
19.00)  
 
     Narasumber: Dr. Ioanes Rakhmat dan Mohamad Guntur Romli 
 
   Moderator: Abdul Moqsith Ghazali 
  
 
    Penelusuran kembali terhadap sosok Yesus, baik melalui kajian 
sejarah ataupun arkeologi menghadirkan pandangan-pandangan yang 
dianggap mengusik keimanan. James D. Tabor misalnya dalam The Jesus 
Dinasty—diterjemahkan oleh Gramedia Dinasti Yesus (2007) menawarkan 
sebuah interpretasi yang segar dan berani tentang kehidupan Yesus 
serta usul-usul Kekristenan. Buku itu juga menyulut polemik, karena 
mengarah pada penemuan "makam" yang diasumsikan berasal dari trah 
Yesus, untuk selanjutnya, penemuan "makam" Yesus pun bukan hal yang 
mustahil dibuktikan oleh argumen arkeologis. 

Jika Yesus memiliki "makam", bagaimana dengan mukjizat Kebangkitan? 
Apakah Kebangkitan itu hanya ruhani, bukan ragawi? Penelusuran 
kembali "Yesus Sejarah" ini, menurut Tabor, telah mendekatkan sosok 
Yesus seperti yang diyakini dalam doktrin Islam. Adakah pengaruh 
sebuah sekte "Ebyon" yang disebut Tabor sebagai perawat asli ajaran 
Yesus terhadap Islam? Diskusi ini akan menghadirkan Dr. Ioanes 
Rakhmat, pakar Perjanjian Baru dan kajian Yesus Sejarah, dan Mohamad 
Guntur Romli, aktivis Jaringan Islam Liberal, yang akan menghadirkan 
studi, "Sejarah Kristen di Arab dan Pengaruhnya Terhadap Islam 
Perdana". 

       
---------------------------------
You snooze, you lose. Get messages ASAP with AutoCheck
 in the all-new Yahoo! Mail Beta. 

[Non-text portions of this message have been removed]

--- End forwarded message ---


Kirim email ke