wa'alaykum salam.. Memilih calon yg terbaca akan lakukan korup, berarti membuka ladang baru bagi koruptor untuk mengkorupsi lebih banyak dan otomatis bahu membahu dalam kedzoliman terhadap rakyat.
Memilih calon yg sama sekali tidak diketahui identitasnya, berarti sedang melakukan kecerobohan, dan sedang melakukan tindakan kebodohan, yg otomatis pula melakukan kedzoliman tanpa sadar karena kebodohan. Jika ingin menetapkan satu pilihan, alangkah baiknya mengetahui dengan jelas identitas orang yg akan dipilihnya tersebut dengan secara mendetail. atau lebih baik diam, jika suatu saat baru sadar dan menyesal sudah melakukan kebodohan, karena memilih orang dzolim untuk memimpin. Apa yg kita pilih, suatu saat akan dipertanggunjawabkan dan dipertanyakan mengapa kita memilih..?? jadi..bila ingin melakukan pemilihan or melakukan sesuatu tindakan, harus diketahui secara jelas apa yg sedang kita kerjakan tsb, karena apa yg kita putuskan saat ini merupakan salah satu andil perbuatan seseorang yg kita pilih kelak. dan perbuatan orang yg kita pilih itu, bisa saja kebajikan or kedzoliman. maka siap-siaplah menentukan pilihan dan bertanggung jawab atas apa yg sudah kita pilih, karena bisa jadi..kita punya andil pahala or andil dosa.:) salam hana --- In [email protected], A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Assalamu'alaikum wr wb, > > Saya heran juga melihat kekayaan para calon gubernur > DKI saat ini. Fauzi (pegawai negeri) kekayaannya Rp 40 > milyar sementara Adang yang polisi Rp 28 Milyar. > > Dari mana mereka bisa sekaya itu? > > Kalau dari gaji, seandainya mereka kerja dari umur 20 > tahun selama 40 tahun dengan gaji Rp 30 juta per > bulan, maka paling banter mereka hanya dapat Rp 14,4 > milyar saja. Ayah saya sendiri yang pensiunan pegawai > negeri dengan pangkat equivalen dengan Mayor Jendral > hartanya tak lebih dari Rp 500 juta. Padahal kami > hidup sederhana dan tidak sekolah di sekolahan yang > elit (cuma sekolah negeri). Jadi terus terang saya > sekali lagi heran dengan prestasi mereka menumpuk > kekayaan? > > Kiranya bukan hanya KPUD saja yang memeriksa total > kekayaan. Tapi harusnya KPK juga meneliti dari mana > kekayaan tersebut di dapat. Apakah dapat warisan, > usaha sampingan, atau dari jalan yang haram? Apalagi > setahu saya para pejabat tidak dibolehkan untuk > berbisnis. > > Allah saja ketika menghisab manusia tidak hanya > menghitung total kekayaan. Tapi darimana kekayaan itu > didapat dan kemana kekayaan tersebut digunakan. Apakah > kekayaan itu didapat dengan jalan halal dan dihabiskan > untuk sedekah. Atau didapat dengan jalan haram dan > digunakan untuk menumpuk kekayaan dan foya-foya? Orang > yang menumpuk harta kekayaannya dengan korupsi dan > untuk foya-foya tidak akan punya kepedulian pada > rakyat. > > Seandainya uang itu haram, maka mencalonkan dan > memilih orang tersebut juga haram. Tadi pagi ada > ceramah yang bilang bahwa orang yang membantu orang > lain melakukan kejahatan, maka dia juga berdosa. > Kemudian ada hadits yang menyatakan bahwa dalam > kejahatan riba, bukan hanya pelaku riba saja yang > berdosa, tapi juga penulis dan saksinya. Kenapa? > Karena jika calon tersebut adalah koruptor, maka > ketika mendapat kekuasaan lebih dia akan korupsi lebih > hebat lagi. > > Maka berdosalah orang yang mencalonkan dan memilihnya > jika dia tahu ada yang aneh dengan kekayaan calon yang > dia dukung, tapi dia tidak berusaha mencari tahu > apakah harta calonnya itu halal/haram. Menjauhi > syubhat itu lebih utama. > > Lebih baik memililh pemimpin yang cerdas, amanah, > jujur, bersih, dan sederhana ketimbang memilih calon > yang kaya tapi korup. > > Pada akhirnya niat dakwah yang ada pada aktivis parpol > Islam hendaknya tidak luntur. Jangan sampai semboyan > bersih dan dakwah akhirnya berganti jadi "Berani Kotor > itu Bagus" seperti kata seorang seniman. > > Kita berharap ada kejelasan informasi kekayaan > calon-calon pemimpin kita. Mudah-mudahan didapat dari > jalan yang halal. > > Wassalamu'alaikum > > === > Kekayaan Fauzi Rp 40 M, Adang Rp 28 Miliar - KOMPAS > CYBER MEDIA > Daftar kekayaan ini juga akan diumumkan di depan > perwakilan parpol pengusung para calon. Adang-Dani > diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Fauzi > ... > www.kompas.com/ver1/Pilkada/0706/15/030346.htm > > > === > Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits? > Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] > > > > ____________________________________________________________________________________ > Got a little couch potato? > Check out fun summer activities for kids. > http://search.yahoo.com/search?fr=oni_on_mail&p=summer+activities+for+kids&cs=bz >

