Kalau seperti ini coba dibicarakan dgn pengurus ormas
Islam di sekitar situ entah pengurus masjid, nu,
muhammadiyyah, dsb.

Syukur2 bisa dilaporkan ke polisi agar bisa diselidiki
lebih jauh.

--- vitri dianawati <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Asslamualaiakum Wr. Wb.
> 
> Just Forward,
> Mohon Infokan Keteman-teman lainnya.
> Semoga bisa lebih aware..
> Saya miris sekali, begitu banyak generasi muda yang
> menjadi target gerakan
> mereka.
> Untuk itu mohon kita semua untuk waspada dan
> menginformasikan hal ini ke
> khayalak yang lainnya.
> 
> Wassalamualaikum Wr Wb.
> ..
> ==================
> 
> Sebulan yang lalu (awal Juni), aku mendapat telpon
> permintaan bantuan dari
> seorang kakak (mahasiswa UNSAHID), untuk membantu
> menyadarkan adiknya
> (Mahasiswi Perbanas), yang diam-diam bergabung
> dengan Gerakan
> NII-Zaytun.Ternyata sang adik sudah setahun menjadi
> pengikut setia dan
> bahkan sudah memiliki sejumlah "anak buah". Mereka
> memiliki 2 "kewajiban"
> yaitu memenuhi target setoran uang dan target
> mencari anggota-anggota baru.
> Sungguh menyedihkan.
> 
> Sang adik (sebut saja namanya Tri), tega membohongi
> orang tuanya dengan
> meminta uang terus-menerus untuk "urusan kampus".
> Pada kesempatan lain, Tri
> berdalih minta uang karena "menghilangkan ponsel
> teman", "bantu teman yg
> masuk RS", "memperbaiki laptop teman yang jatuh",
> hingga "Biaya Kuliah
> Tambahan".
> 
> Kertas catatan yang digeledah dari tasnya,
> menunjukkan Tri sudah menyetor
> uang berulang-ulang kepada "atasannya", mulai dari
> 300 ribu hingga 4 juta
> rupiah. Termasuk catatan setoran sejumlah "anak
> buah" bernominal minimal 150
> ribu. Hal itu sudah dilakukan berbulan-bulan!.
> 
> Kepada orang tuanya, aku menyarankan agar Tri
> diisolasi dulu dari lingkungan
> kampus. Tri tidak boleh kemana-mana. Ia harus di
> rumah dan dalam pengawasan
> 24 jam. Ponselnya harus diambil. Tidak boleh
> diberikan uang sedikitpun,
> karena bila ia masih memilikinya, ia akan diam2
> menelpon dari wartel
> terdekat dan menghubungi kelompok brengsek itu.
> 
> Kepada Tri, aku mengajak dialog dari hati-ke-hati.
> Aku ingatkan ia bahwa
> orang tuanya begitu sayang padanya betapa pun ia
> (Tri) telah menganggapnya
> "Kafir". Aku juga mengingatkan, bahwa di hari kiamat
> nanti, tiap-tiap orang
> akan mencari pembela untuk membantu dan membela
> dirinya di pengadilan Allah.
> Saat itu, apabila Tri mendatangi kelompoknya
> pastilah mereka akan cuci
> tangan dan menolak membantunya, bahkan balik
> menyalahkannya mengapa ia mau
> mengikuti jalan sesat!.
> 
> Setitik air mata di sudut matanya, menjadi saksi
> bahwa Tri mulai menyadari
> dan menyesali kekeliruannya. Sesekali Tri memandangi
> wajah ayah-ibunya, dan
> kemudian ia tertunduk. Semoga saja Tri memang
> benar-benar menyadari
> kekeliruannya.
> 
> Hari Kamis, 28 Juni 2007, kembali telpon di
> ruanganku berdering. Kali ini
> permintaan bantuan dari seorang bapak yang
> mencemaskan putrinya (Mahasiswi
> Univ. Persada - Jakarta) ikut gerakan sesat
> NII-Zaytun. Malam harinya, aku
> bersilaturahmi ke rumah beliau (Bapak S) di daerah
> Pondok Kelapa. Aku juga
> berkesempatan bertemu langsung dengan putrinya yang
> bermasalah itu.
> Lagi-lagi cerita klasik berulang.
> 
> Aku cemas, gelisah, sekaligus marah. Mengapa masalah
> NII-Zaytun tak kunjung
> tuntas. Padahal sudah sangat jelas kasusnya dan
> sudah ribuan orang
> dirugikan.
> 
> NII Zaytun sudah terbukti merusak kesehatan, membuat
> gangguan jiwa,
> meninggalkan keluarga dan menguras harta benda !.
> 
> Barangkali, gerakan NII-Zaytun akan disikapi serius
> oleh aparat keamanan
> kalau yang menjadi korbannya adalah putra-putri
> pejabat tinggi.Haruskah itu
> terjadi lebih dulu ? Haruskah menunggu korban lebih
> banyak lagi ?
> 
> Ir. Sidik Budiyanto
> Aktivis Dakwah Kampus
> zibuyan[at]yahoo.com
> 
> ------------------------
> Link :
> www.kalamnet.org
> http://nii-alzaytun.blogspot.com
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been
> removed]
> 
> 


===
Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits?
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]


       
____________________________________________________________________________________Ready
 for the edge of your seat? 
Check out tonight's top picks on Yahoo! TV. 
http://tv.yahoo.com/

Kirim email ke