Assalamu'alaikum wr wb,
Sudah jelas bahwa Israel adalah kafir harbi yang harus
diperangi. Israel menyerang dan menduduki wilayah
Palestina. Bahkan menduduki masjid suci ummat Islam,
masjidil Aqsha.
Banyak warga muslim yang dibantai Israel (foto di
www.nizami.org).
Saat ini Iran adalah sedikit dari negara Islam yang
menyerukan untuk melawan Israel. Tak heran jika Israel
akhirnya membunuh pakar nuklir Iran. Sementara
negara-negara Arab banyak yang bekerjasama dengan
pelindung Israel nomor satu: Amerika Serikat dan
menjadikan negara2 mereka seperti Kuwait dan Arab
Saudi sebagai pangkalan militer AS.
Di Indonesia, konglomerat AS keturunan Yahudi, Rupert
Murdoch justru menguasai Anteve dan Lativi.
Sudah saatnya ummat Islam bersatu membebaskan ummat
Islam Palestina dari pendudukan Israel serta
mengembalikan Masjidil Aqsha ke pangkuan Islam.
Wassalam
Mossad Diduga Terlibat Dalam Pembunuhan Pakar Nuklir
Iran
Harian Sunday Times terbitan Inggris menurunkan
sejumlah informasi heboh dari sumber intelejen. Isi
informasi tersebut adalah penemuan bukti-bukti kuat
tentang peranan Mosad di balik pembunuhan Hassanpour
(44) saintis nuklir Iran, 21 Januari 2007.
Harian itu menyebutkan, Rheva Bhalla dari
Stratfor-Agen Intelejen Amerika- mengklaim bahwa
Hassanpour menjadi target Mossad.
Mossad sengaja menjadikan Hassanpour dalam target
operasi pembunuhan, karena Ia mempunyai informasi
intelejen yang sangat penting. Informasi-informasi
itu, antara lain terkait sejumlah kasus pembunuhan
pakar fisika Iran oleh orang-orang Israel dengan
tujuan agar Iran tidak mampu memproduksi bom nuklir.
Menurut hasil otopsi jenazah Hassanpour, ditemukan
sebab-sebab kematiannya adalah karena ia menghirup gas
beracun. Iran tidak menyebutkan rinci di mana lokasi
meninggalnya Hasanpour dan bagaimana proses
kematiannya terkait gas beracun itu. Tapi informasi
kematian Hasanpour disampaikan di sela-sela Konferensi
Perdamaian Nuklir yang tengah digelar di Iran.
Hassanpour bekerja di reaktor Nuklir Ashfahan yang
memang bergerak di bidang pembuatan gas yang bisa
membantu pengembangan uranium di Nazhair. Hassanpour
sendiri pernah mendapatkan penghargaan dari Iran di
bidang Penelitian Ilmiah Militer tahun 2004. Ia juga
pernah memperoleh penghargaan pertama dalam pameran
Khawarizm Internasional yang diikuti berbagai Lembaga
Ilmiah Dunia tahun 2006 lalu.
Hassanpour, dianggap sebagai tokoh ahli fisika paling
baik di lapangan militer Iran, dan pernah memimpin
Lembaga kajian Magnetik Nuklir yang didirikan tahun
2005. Ia juga terlibat dalam pendirian Pusat
Penelitian Nuklir di Ashfahan. (na-str/assbl)
===
Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits?
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
____________________________________________________________________________________
Luggage? GPS? Comic books?
Check out fitting gifts for grads at Yahoo! Search
http://search.yahoo.com/search?fr=oni_on_mail&p=graduation+gifts&cs=bz