Dari moderator: Ada beberapa pendapat, yang pertama ada yang bilang itu sunnah, dan yang lain bukan sunnah.
Kalau kita sholat subuh berjama'ah, hendaknya kita berusaha menjaga persatuan. Jika tidak, lebih baik sholat subuh sendiri di rumah atau cari masjid yang sepaham. Kalau kita makmum, otomatis kita harus mengikuti imam selama imam tidak salah. Kita harus paham bahwa Nabi juga pernah melakukan do'a qunut di waktu sholat. Jadi ikuti saja. Sebaliknya jika kita jadi imam dan di tempat itu biasa baca do'a qunut, ya baca saja. Ini pernah terjadi ketika Buya Hamka (Muhammadiyah) dan KH Idham Khalid (NU). Kalau Buya yang jadi imam dan tak pakai qunut, pak Idham mengikuti. Sebaliknya ketika pak Idham jadi imam dan pakai qunut, buya juga mengikuti. Kalau mau lainnya sendiri itu namanya tidak bisa beradaptasi. Dan biasanya orang seperti ini tidak akan pernah rukun dgn orang2 di sekitarnya. Wassalam Assalamualaikum Wr., Wb. Mohon bantuannya untuk menjawab pertanyaan masalah khilafiah sbb. Berdasarkan hadist yang saya peroleh, saya tidak membaca do'a qunut pada saaat shalat subuh. Masalahnya di mesjid lingkungan saya tinggal membaca qunut. Pertanyaan: 1. Ketika saya bermakmum pada imam yang membaca qunut apa yang harus saya lakukan? diam saja tanpa mengangkat tangan atau ikut membaca qunut (mengamini)? 2. Kalau kebetulan saya menjadi imam di mesjid yang biasa membaca qunut, apa saya harus membaca qunut untuk makmum saya? Mohon pencerahannya dari saudara/i semua. Jazakumullah khairan katsiraan. Wasalamualaikum Wr., Wb. Indra [Non-text portions of this message have been removed]

