Mas Nizami, kadang saya merasakan ada kontradiksi di kalangan muharik
(aktivist) islam ketika menggelontorkan isu mengenai khilafah
Islamiyah.
Di satu sisi, di tataran konsep, terlihat begitu tingginya mereka sadar
bahwa khilafah harus diperjuangkan untuk ditegakan. Di tapi di sisi
lain, doktrin-doktrin ke-jamaah-an para aktivist ini justru menghalangi
mereka untuk melakukan apa yang saya namakan sebagai tansiq bainal
jamaah, untuk membentuk front yang lebih luas dan kuat. Oleh karena itu
apologi yang dilemparkan ketika isu tansiq bainal jamaah dilemparkan
adalah: fastabikhul khairot, karena manhaj yang dipakai memang lain.
Padahal, di dasar, perlombaaan ini malahan sering menyebabkan saling
senggol dan akhirnya terjadinya kecelakaan:-) Mas Nizami mesti tahu apa
yang saya maksud.
Saya ambil kasus HT.
Saya pernah agak serius diskusi dengan aktivist HT, saya bilang,
"Tampaknya untuk sekarang musykhil khilafah langsung ditegakkan dalam
skala global. Yang justru mungkin adalah ditegakkan negara-negara
Islam, baru di antara negara Islam ini ada pembicaraan. Tahap awal
mungkin tak langsung khilafah, barangkali hanya blok ekonomi, blok
politik, blok militer saja. Jadi mestinya kita harus mengambil sasaran
antara bukan khilafah atau negara Islam." Tetapi dia berkeras bahwa
negara Islam, ya harus negara khilafah sejak dini. Sebab ada dalil,
Imam kedua harus dibunuh. Saya kemudian geleng-geleng kepala, saya
katakan, "Kerendahan hati yang diajarkan Islam tidak mungkin membuat
seorang kepala negara Islam mengangkat dirinya menjadi khalifah global.
Lagipula dalil imam kedua harus dibunuh kan berlakukannya bila iman
kedua dibaiat di wilayah yuridiksi iman pertama. Ini memang berarti
makar (pemberontakan)- bughot kata ulama?. Jadi kalau HT memang punya
default setting seperti itu, tahap operasional penegakan khilafah
justru menjadi musykil." Yah, tapi begitulah:-)
Pernah juga saya diskusi mengenai tahapan penegakan khilafah, terutama
masalah tholabul nusroh (meminta pertolongan). Saya bilang, "Ah itu
terlalu akademik karena menunjuk pada peristiwa-peristiwa mendekati
hijrah dan hijrah itu sendiri. Siapa kira-kira kelompok yang bisa kita
mintai pertolongan saat ini. Kalau dulu memang Aus dan Khazraj." Saya
katakan, "Kodifikasi manhaj perjuangan berbagaai jamaah harakah
islamiyah sebetulnya mengandung kelemahan mendasar, yakni dirujukan
pada tahapan Nabi SAW yang mulai dari 0-9 atau a-z dalam hanya dan
hanya satu jamaah saja. Kini kita tidak begitu, negara dan jamaah kaum
muslimin beragam dan berserak, kondisinya berbeda-beda, dan tak bisa
begitu saja dianggap seragam identik dengan tahap tertentu dari tahap
perjuangan Rasulullah SAW. Lagipula, kini batas negara sudah demikian
tegas, dan orang sudah tidak lagi berkumpul atas dasar suku dengan
segala hirarki kepemimpinannya. Jadi semestinya manhaj tak harus
disikapi kaku sebagai berlaku general di berbagai tempat, tapi justru
harus selalu ditemukan secara lokal sesuai dengan kondisi yang sedang
kita hadapi. Kalau kaku-kaku, operasionalnya justru tak akan tepat
guna." Yah, tapi begitulah:-) Pokoknya ...
Nah mas Nizami, pun begitu saya tetap optimis Khilafah akan tegak
seperti yang disebutkan oleh sebuah hadist:-) Saya tetap angkat topi
untuk semua pihak yang bersedia menggenggam bara Islam di tangannya,
meskipun belum mau membuat "langit" baru yang bukan limited edition.
Teman-teman dari "kelompok yang bersepakat untuk tidak berkelompok"
sebetulnya sering mengingatkan akan pentingnya "langit" baru ini,
sayang kadang kasar dan terlalu normatif. Tapi, saya pun angkat topi
untuk mereka. Karena kekasaran merekalah saya sadar kita memang perlu
sebuah "langit" baru yang full version.
Salam
B. Samparan
--- A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Wa'alaikum salam wr wb,
> Benar akh Rediyan. Ini adalah hal yang besar yang
> tidak dapat dikerjakan hanya satu kelompok saja. Tapi
> harus seluruh ummat Islam.
>
> Mudah2an para tokoh berbagai ormas Islam kemarin mau
> menindak-lanjuti pertemuan kemarin dengan berbagai
> aksi nyata.
>
> Wassalam
____________________________________________________________________________________
Fussy? Opinionated? Impossible to please? Perfect. Join Yahoo!'s user panel
and lay it on us. http://surveylink.yahoo.com/gmrs/yahoo_panel_invite.asp?a=7