wa'alaikusalam wr wb
  Akh Nizami, izinkan saya mengkritisi yang antum tulis:
  "Mungkin AS dan Israel menyusupkan agen2 mereka ke situ. Tapi kita tidak 
boleh takut."
   
  Maksudnya? antum sedikit menuduh nih ^_^. Akh, sulit untuk menjadi anggota HT 
itu. Karena syarat menjadi anggota HT adalah sukarela dan matang tsaqofah 
Islamnya. Siapa pun yang ingin bergabung di HT harus mengikuti pola pembinaan 
dari awal dimulai dari pemantapan akidah Islam dll. Ada kontrol manajemen kuat 
didalamnya, Insya Allah. Jika anggota HT ketahuan pacaran, cukup membuat dia 
diperingatkan dan jika membandel dikeluarkan. 
   
  Akhi-Akhi dan teman-teman sekaliyan,
  Alhamdulillah HT di Indonesia lumayan diterima, ini karena kebaikan hati 
orang Indonesia, sifat yang openmind serta keramahannya. Kelembutan hati orang 
Indonesia yang Subhanallah. sangking baiknya, yah sampai pada penjajah 
neoliberalisme negara kita, diterima dengan senyum manis dan sambutan 
spesial.^_^
   
  Berbeda di luar negeri atau di negeri muslim yang represif. Di Irak jurbir HT 
dibunuh oleh tentara atau agen AS karena hampir berhasil menyatukan Syiah dan 
Sunni. Di Uzbekistan, semua penjara sana penuh sesak oleh aktivis HT. Islam 
Karimov, Presiden Uzbek sangat keras terhadap aktivis syariat Islam.
   
   Di Turki, jurbir HT ditangkap. Di Mesir nasib aktivis HT mirip aktivis 
Ikhawanul Muslimin ditangkap dan disiksa pula. Di Eropa, aktivitas HT dilarang. 
Di Inggris buku-bukunya tidak boleh diterbitkan. He he he jadi teringat 
perkataan sahabat dari Inggris, (ini cerita teman saya), yang kaget melihat 
buku-buku HT mudah di dapat di sini.
   
  Resiko perjuangan itu ada akh semua sudah diberitahu sebelum orang-orang mau 
bergabung didalamnya bahkan dikaji di buku khusus 'At Takatul'. walau sudah 
dikasih tahu resikonya he he he, tetap saja saya belum bisa membayangkannya. 
Semoga di Indonesia tidak yah. 
   
  Paling banter kan tuduhan teroris, fundamentalis, orang pengkhayal, dituduh 
sesat dan Khawarij oleh saudara muslim sendiri, ;-(( dll Masya Allah. Yah, itu 
masih jauh sangat ringan dibanding resiko saudara di negeri lain...
   
  Yah, kita harus saling melengkapi Akh, sebab tak ada yang sempurna dalam 
hidup ini. Kita hanya berusaha melakukan yang terbaik....
   
   
   
   
  

 
   
   
  Assalamu’alaikum wr wb,
Masalah Khilafah yang dikampanyekan HT hendaknya kita
sambut gembira. Bukan dengan pesimis apalagi cemohan.

Kita tahu Allah telah menetapkan hukum-hukumnya
seperti qishash, qital (perang), jihad, hudud, hukuman
bagi pezina, pencuri, pembunuh, dsb, zakat, dll. Semua
itu memerlukan pemimpin/khalifah untuk menjalankannya.

Nabi memerintahkan bahwa jika kita pergi berdua,
bertiga, dsb hendaknya menetapkan 1 pemimpin. Dalam Al
Qur’an Allah memerintahkan kita untuk memilih pemimpin
yang saleh.

Kemelaratan dan kemiskinan yang diderita ummat Islam
saat ini terjadi karena ummat Islam tidak memilih
pemimpin yang saleh. Tidak menjalankan hukum-hukum
Allah.

Kesatuan Khilafah penting. Pada zaman Nabi dan para
sahabat, bahkan hingga dinasti Mu’awiyah ummat Islam
adalah satu negara dan satu pemimpin. Padahal zaman
Nabi luas wilayah pemerintahan Islam seluas negara
Arab Saudi, Yaman, Oman, dan Qatar (sekitar 2,5 juta
km2 lebih luas dari daratan Indonesia)

Karena bersatu, orang kafir Quraisy, Yahudi, Romawi,
dan Persia tidak mampu mengalahkan ummat Islam. Yahudi
terusir dari Madinah. Sementara ibu kota Romawi,
Constantinople jatuh ke tangan Islam dan berganti nama
jadi Istambul hingga sekarang. Begitu pula dengan
Baghdad, ibu kota Persia.

Sekarang karena terpecah, maka ummat Islam ditindas
oleh negara-negara Barat. Kekayaan alam negara-negara
Islam seperti minyak, gas, emas, perak, tembaga di
Indonesia dikuras oleh perusahaan-perusaha an Barat.
Akibatnya negara Barat jadi kaya raya, sementara ummat
Islam jadi miskin. Kefakiran dekat dengan kekufuran.
Sebagian ummat Islam murtad karena kelaparan dengan
iming2 supermi.

"Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama)
Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah
akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa
Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan
hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah,
orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di
tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari
padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya
kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk." [Ali
Imran:103]

Jadi persatuan Khilafah yang dikampanyekan oleh HT
sangat penting. Jika kita belum melaksanakannya,
minimal kita bisa mempelajari dan menghayatinya. Baru
kemudian mencari jalan untuk melaksanakannya. Bukan
justru melecehkan sesuatu hal yang justru
diperintahkan oleh Allah. Apalagi HT berusaha
merangkul kelompok lain seperti pak Hidayat Nurwahid,
Aa Gym, Amien Rais, dsb.

Mungkin AS dan Israel menyusupkan agen2 mereka ke
situ. Tapi kita tidak boleh takut.

Kelompok yang lain bisa mengisi kekurangan HT.
Sehingga saling melengkapi. Misalnya dengan memilih
pemimpin informal yang bisa menggerakkan perekonomian
rakyat, membina rakyat dengan dakwah, dsb. Meski saya
bukan anggota HT, tapi sebagai saudara seiman insya
Allah saya mendukung perjuangan mereka selama lillahi
ta’ala.

Wassalam



Kemajuan mustahil terjadi tanpa perubahan. Dan, mereka yang tak bisa mengubah 
pemikirannya tak bisa mengubah apa pun. (George Bernard Shaw, 1856-1950)
  pustaka tani
  kampusku
  nuraulia
Griyaku, Griya Female Reader: Gabung yuk! : [EMAIL PROTECTED]
       
---------------------------------
Ready for the edge of your seat? Check out tonight's top picks on Yahoo! TV. 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke