Rupanya moderator tidak memahami latar belakang kenapa pemikiran ini muncul.
Ketika ada kejahatan yang terjadi kepada duta negeri, apakah kita masih bisa
mengatakan bangsa serumpun dan sesama muslim???????

Kalau mmg serumpun dan sesama muslim, kenapa mereka (polisi) malaysia
berperilaku bukan layaknya sebagai bangsa serumpun dan sesama muslim???

Hal seperti ini bisa terjadi kepada orang yang resmi di beri mandat oleh
pemerintah Indonesia, bagaimana dengan orang yang datang atas kemauan
sendiri seperti TKI atau wisatawan?

Apakah Islam membedakan pelaku kejahatan, kalo muslim tak usah di hukum dan
di protes lah?? Kalo orang non muslim kita protes keras, dan dihukum lebih
berat..???????

Moderator, think, think, think.tolong beri logiknya ke saya

Dan menurut saya pemikiran moderator sudah sangat maju dalam mengartikan
tulisan saya, sehingga memberi persepsi sebagai "perang fisik". Yang saya
maksudkan adalah semacam "cyber War". Sebagai bentuk protes yang lebih
spesifik kepada pemerintah malaysia. Tidak mengeneralisir kepada seluruh
warga malaysia.



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke