Ass wr wb

Sebetulnya tulisan ini menurut sy tdk perlu ditanggapi
secara berlebihan, krn dari sejarah islam sendiri
memang sudah menuliskan bahwa nabi muhammad lahir dari
suku Quraisy,bahkan paman nabi abu thalib adalah salah
satu tokoh suku quraisy, dan beliaulah yg selalu
membela nabi muhammad dr musuh - musuhnya saat itu (
kaum quraisy mekah ).
Kita juga tau bahwa para nabi sebelum muhammad adalah
penganut agama tauhid, jadi memang sangatlah benar
kalo para ahli kitab itu lebih dekat kepada kaum
muslim  dibanding para penyembah berhala. Para ahli
kitab saat itu ( para rahib ) juga sudah mengetahui
akan datang nabi terakhir, bahkan seorang ahli kitab
bernama bahira, dia sudah mengetahui tanda kenabian dr
muhammad kecil.Sehingga seharusnya setelah ada nabi
terakhir sperti yg di terdapat di kitab mrk maka
mereka yang beriman  dan menjadi kaaum muslim ( karena
sebutan islam adalah sebutan dr Allah sendiri ttg
agama yg telah dibawa oleh para nabi )
jadi sy pikir tulisan itu hanya mengulas tentang
sejarah kenabian muhammad.

Mungkin itu yg bisa saya sampaikan, kalo ada salah
mohon saran dan kritiknya.

wassalamualaikum

--- Hasbiyanto   <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Penulisnya ... namanya bagus " MOHAMAD GUNTUR ROMLI"
> 
> >>> <[EMAIL PROTECTED]> 9/4/2007 4:40
> PM >>>
> assalamu 'alaikum wa rahmatu-lLahi wa barakatuH,
> 
> 
> bapak2-ibu2 yg lebih mumpuni 'ilmu'nya, tolong
> ditanggapi tulisan di bawah 
> ini. Kalau ga salah tulisannya ini telah muncul di
> KOmpas. Apa afiliasi 
> penulisnya, saya kurang jelas, apakah penulis
> termasuk anggota JIL? 
> koq saya mencium 'aroma' tdk sedap dr tulisan ini,
> mudah2an saya yg salah 
> menduga.
> 
> terimakasih
> 
> 
> Wassalamu'alaikum,
> 
> 
> 
> 
> 
> ----- Forwarded by hariss YPMI/YAMAHA on 09/04/2007
> 03:39 PM -----
> 
> Mohamad Guntur Romli <[EMAIL PROTECTED]> 
> Sent by: [EMAIL PROTECTED] 
> 09/04/2007 03:00 PM
> Please respond to
> [EMAIL PROTECTED] 
> 
> 
> To
> [EMAIL PROTECTED] 
> cc
> 
> Subject
> [ppiindia] Muhammad dan Kaum Cerdik Pandai Kristen
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Muhammad dan Kaum Cerdik Pandai Kristen
> 
> Oleh MOHAMAD GUNTUR ROMLI
> 
>
http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0709/01/Bentara/3800195.htm
> 
> 
> Kepribadian dan pengetahuan Muhammad dibentuk oleh
> lingkungannya.
> Leluhurnya dikenal menaati prosedur dan ajaran
> kenabian. Salah satu
> lingkungannya adalah kaum cerdik pandai Kristen.
> 
> Jauh sebelum kenabian Muhammad telah ada
> anasir-anasir kenabian dan
> ketauhidan (monoteisme) yang merujuk pada peran dua
> komunitas teologis
> di Mekkah, yang warganya dikenal sebagai penyembah
> berhala. Yang
> pertama ialah pengikut al-hanîfiyah yang mendaku
> sebagai ahli waris
> ajaran Ibrahim. Abdul Muthalib yang adalah kakek
> Muhammad dan ketua
> Bani Hasyim merupakan tokoh terpenting dalam aliran
> ini. Tercatat pula
> nama Zaid bin Amru, paman Umar bin Khathab, yang
> memiliki syair-syair
> kepasrahan. Salah satu baitnya, aslamtu wajhi liman
> uslimat, lahu
> al-ardlu tahmilu shakhran tsiqâla, 'aku pasrahkan
> diriku pada Dia,
> seperti kepasrahan bumi yang membawa batu karang
> yang berat'.
> 
> Yang kedua adalah komunitas Ahli Kitab. Ini sebutan
> bagi pemeluk agama
> Yahudi dan Kristen. Orang Kristen di kalangan Islam
> disebut sebagai
> Nasrani yang dinisbatkan pada al-Nâshirah atau
> Nazaret, asal Isa
> al-Masih. Namun, bagi orang Kristen mayoritas,
> Nasrani di Jazirah Arab
> adalah sebuah sekte. Berbeda dengan bangsa Arab yang
> mandul dari
> kenabian, bangsa Yahudi subur dengan kenabian. Dua
> komunitas itu punya
> satu misi. Sama-sama memusuhi kaum pagan. Pada masa
> itu mereka
> tersebar luas di Jazirah Arab. Orang Yahudi bermukim
> di Yastrib
> (Madinah), orang Kristen menunjukkan pengaruhnya di
> Mekkah.
> 
> Menurut Al-Ya'qubî dalam Tarîkh: orang Quraisy yang
> memeluk Kristen
> dari Bani Asad antara lain adalah Utsman bin
> al-Huwairits dan Waraqah
> bin Naufal. Khadijah yang istri Muhammad berasal
> dari bani ini.
> Informasi yang lebih menarik datang dari Muhammad
> bin Abdillah
> al-Azraqi dalam Akhbâr Makkah (Kabar-kabar Mekkah),
> tentang gambar dan
> arca Isa (Yesus) bersama ibunya, Maryam (Maria), di
> Kabah. Ketika
> berhasil menaklukkan Mekkah dari pemeluk pagan,
> Muhammad membersihkan
> Kabah dari segala perupaan, kecuali Isa dan Maryam.
> Arca tersebut baru
> hancur bersama puing-puing Kabah akibat perang di
> era Yazid bin Muawiyah.
> 
> Mengakui
> 
> Alquran (al-Ma'idah: 82) menegaskan kedekatan orang
> Kristen dengan
> Muhammad yang berbeda dari orang Yahudi dan kaum
> pagan Mekkah yang
> bersikap memusuhi. Orang Kristen mencintai Muhammad
> dan pengikutnya
> "karena di antara mereka ada pendeta-pendeta
> (qissîsîn) dan
> rahib-rahib (ruhbân) dan mereka tidak menyombongkan
> diri". Maksudnya,
> mereka mengakui kenabian Muhammad, tetapi tidak
> mengikutinya.
> 
> Yang terkenal adalah Waraqah bin Naufal, kakak
> sepupu Khadijah. Dia
> memberi kesaksian terhadap wahyu pertama yang
> diterima Muhammad dan
> disebut dalam riwayat al-Bukhari hadis nomor tiga
> sebagai "seorang
> yang memeluk Kristen pada zaman Jahiliah, menulis
> kitab dalam Ibrani,
> dan mampu menyalin dari Injil Ibrani".
> 
> Kependetaan Waraqah ditegaskan Muhammad dalam Sîrah
> (biografi
> Muhammad) karya Ibn Ishaq (1999: 203): "Sungguh aku
> telah melihat
> Pendeta (Waraqah) berada di surga dengan memakai
> pakaian dari sutra."
> Dalam versi riwayat lain hadis tadi adalah respons
> ketika nasib
> Waraqah di akhirat dipertanyakan karena tetap setia
> memeluk Kristen
> sampai akhir hayatnya meski ia menyaksikan kenabian
> Muhammad.
> 
> Para penyair Kristen dan al-hanîfiyah melantunkan
> syair-syair
> keagamaan mereka di pasar-pasar Mekkah, khususnya di
> Ukadz. Alquran
> (al-Furqan: 7) menyebut kebiasaan Muhammad
> menjelajahi pasar-pasar
> bukan bertujuan berbelanja, melainkan menyimak dan
> mengamati seluruh
> kegiatan pasar yang berfungsi pula sebagai "festival
> kebudayaan".
> 
> Dua jilid karya Luis Syaikhu, Târîkh al-Nashrâniyah
> wa Adâbuhâ Bayna
> 'Arab al-Jâhiliyah (Sejarah dan Sastra Arab Kristen
> di Era Arab
> Jahiliah) terbitan Dar al-Masyriq, Lebanon, tahun
> 1989, menjelaskan
> peran nyata kaum cerdik pandai Kristen terhadap
> kebudayaan Arab.
> Syaikhu menyebut peran Umayyah bin Abdillah bin Abi
> Shalat, penyair
> Kristen era Jahiliah yang memiliki syair-syair
> keagamaan. Syair-syair
> Umayyah telah mengenalkan nama-nama lain Allah yang
> disebut al-asmâ'
> al-husnâ (nama-nama terbaik). Demikian juga nama
> malaikat Jibril,
> Izrail, dan Israfil; tingkatan surga dan neraka;
> tujuh lapis langit
> dan bumi; asal-usul penciptaan alam; kisah Adam-Hawa
> dan dua anaknya;
> air bah Nuh; Yunus (Yunan) yang ditelan dan bisa
> hidup di perut ikan;
> serta kisah-kisah para nabi lainnya hingga kisah
> Ashabul Kahfi yang
> masyhur di kalangan orang suci Kristen sebagai les
> Sept Dormants
> (Tujuh Orang yang Tertidur) yang merujuk pada masa
> pertengahan abad
> ke-3 Masehi.
> 
> Demikian pula dua kawasan yang menjadi tujuan utama
> kafilah niaga
> 
=== message truncated ===



      
____________________________________________________________________________________
Shape Yahoo! in your own image.  Join our Network Research Panel today!   
http://surveylink.yahoo.com/gmrs/yahoo_panel_invite.asp?a=7 


Kirim email ke