Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

 

Ikhwah fillah A Nizami & burhan 

Jazakallah khaira

 

just to share.semalam, setelah tarawih saya hendak mengantarkan seorang gadis 
kecil (namanya puput) pulang kerumah nya, dipinggir jalan kami bertemu dengan 5 
orang anak yg usianya rata rata 9-10 thn tengah asyik bermain petasan,sayapun 
kemudian menghampiri anak2 tersebut dan meminta mereka untuk berhenti bermain 
petasan tidak lupa saya kisahkan kembali cerita dari saudaraku A Nizami perihal 
salah satu korban petasan yang harus kehilangan jari jarinya. Dengan gaya 
bahasa anak2 saya coba menjelaskan bahwa petasan tersebut berbahaya bagi 
mereka. 

 

Pada awalnya anak anak tersebut diam dan berhenti sejenak dari aktifitas 
mereka.entah diamnya karena cerita saya yang mengerikan atau karena suara saya 
yg keras.. (wallahu’alam) saya sudah berusaha untuk menjelaskan dengan gaya 
anak2 tapi ya namanya anak2 harus sering diingatkan dan butuh kesabaran karena 
baru saja 1 meter jarak saya meninggalkan mereka petasan berbunyi kembali.. 

saya hanya menarik nafas panjang.. semoga ada yang singgah dan menegur mereka 
kembali gumamku.

Alhamdulillah tiba2 ada seorang bapak datang dan menghampiri anak2 tersebut 
dengan suara lantang beliau meminta mereka bubar.. 

sepertinya beliau adalah seorang anggota TNI atau POLRI jelas terlihat dari 
gaya dan cara bicaranya…benar saja ketika beliau bilang bubar anak2 tersebut 
lari berhamburan seperti pasukan tentara di perintah komandan nya. Mujarab juga 
gaya bapak itu

 

Sementara itu kurang lebih 30 mtr jaraknya dari tempat semula, kembali saya 
bertemu dengan 4 orang remaja yang tengah asyik bermain petasan.

ironisnya petasan dibunyikan tepat di depan masjid yang di dalamnya terdapat 
sekumpulan orang2 yang tengah tadarrus al-qur’an, ASTAGHFIRULLAH, sayapun 
menghampiri mereka dan kemudian bercerita sama seperti cerita saya kepada anak2 
kecil tadi, kali ini dengan tegas saya katakan pada remaja tersebut

ingat !!!jika besok atau lusa terjadi sesuatu seperti yg kakak ceritakan maka 
ingatlah hari ini,kakak bukan menakut nakuti,hanya menyampaikan dan akan lebih 
baik jika kalian masuk dan tadarrus seperti orang2 yg ada di dalam masjid agar 
kalian mendapat pahala (sembari menunjukkan jari telunjuk ke bagian dalam 
masjid)kemudian saya mengucapkan salam dan meninggalkan mereka

dari kejauhan ku lihat remaja2 tersebut bubar,  ALHAMDULILLAH ketika saya dan 
seorang ukhti lewat kembali di dekat masjid itu kami melihat mereka sedang 
duduk seperti memikirkan sesuatu, karena kami menggunakan becak maka jelaslah 
merekapun melihat kami, saya tersenyum kepada mereka dan melambaikan tangan dan 
merekapun dan dibalas lambaian tangan pula oleh mereka. Semoga mereka tak lagi 
membunyikan petasan.

 

Note: Saudaraku A Nizami, saya juga turut prihatin sama seperti saudaraku 
Burkhan untuk saudara kita atas musibah akibat petasan,semoga tak ada saudara 
kita yang mengalami hal serupa. teriring do’a semoga tabah..

hari ini dan seterusnya adalah tugas kita untuk tolong menolong dalam 
kebajikan, saling nasehat menasehati

Semoga tak ada lagi petasan dikemudian hari.

 

Wassalam

Mala

 

 

 

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of A 
Nizami
Sent: Tuesday, September 18, 2007 1:37 PM
To: syiar-islam
Subject: RE: [syiar-islam] Mengapa Muslim Membakar Petasan?

 

Wa'alaikum salam wr wb,

--- Teddy Yunizar Burhan <HYPERLINK "mailto:tyburhan%40bukitasam.co.id"[EMAIL 
PROTECTED]>
wrote:

> Yth Saudaraku,
> Saya secara pribadi tidak setuju dengan kalimat ini
> banyak Muslim yang membakar petasan di bulan
> Ramadan.
> Coba dilihat benar yang membakar petasan tersebut
> orang muslim yang mana harus dipilah-pilah , apakah
> orang yang membakar petasan tersebut anak-anak,
> remaja, orang dewasa, apakah orang tua atau saudara
> kita yang belum mengerti agama atau sering ke masjid
> , seandainya mereka tahu dan mengerti saya yakin
> mereka tidak akan melakukannya. 

Jika ada orang yang tidak mengerti, maka tugas orang
yang mengerti adalah memberitahukannya/-menasehatinya.
Bukan justru berdiam diri:

"Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk
manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah
dari yang munkar..." [Ali 'Imran:110]

Dalam petasan ada pembuat petasan, pedagang petasan
(yang dua ini biasanya bapak-bapak)-, dan
pembeli/pembakar petasan (biasanya anak2 dan remaja).

Nah anak-anak dan remaja itu kan punya orang tua,
mudah-mudahan dengan memberi pengertian pada saudara
kita, mereka jadi paham bahwa membakar petasan itu
tindakan mubazir yang bisa membawa kehancuran dan bisa
mencegah dirinya dan keluarganya/-anak2nya dari itu.

"Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat
akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam
perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburka-n
(hartamu) secara boros. 
Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah
saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat
ingkar kepada Tuhannya." [Al Israa':26-27]

“Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan
janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam
kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya
Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” [Al
Baqoroh:195]

> Seharusnya kita
> prihatin dengan hal ini karena Saudara muslim kita
> yamg membakar petasan tersebut sedang mendapat
> musibah, jadi harus kita inilah yang mengarahkannya
> . Jadi hati-hati dalam membuat pernyataan Saudaraku,
> mohon maaf lkalau saya saya salah dalam menggapi ini
> dan kepada Allah saya mohon Ampun.
> Wass/tyb

Jika kita prihatin, justru kita harus menasehatinya.
Pegangan dalam nasehat-menasehati dalam Islam adalah
Al Qur'an dan Hadits.

Jika kita nasehati dan mereka berhenti main petasan
atau membuat petasan, niscaya selamat dunia dan
akhirat.

Tapi jika kita justru diam saja dan hanya "prihatin",
kemudian mereka ada yang terluka kena petasan atau ada
yang mati karena petasan yang mereka buat meledak,
maka orang yang diam juga turut berdosa karena tidak
melakukan perintah Allah untuk amar ma'ruf nahi
munkar.

Wassalam

> -----Original Message-----
> From: HYPERLINK "mailto:syiar-islam%40yahoogroups.com"[EMAIL PROTECTED]
> [mailto:HYPERLINK "mailto:syiar-islam%40yahoogroups.com"[EMAIL PROTECTED] On 
> Behalf Of A
> Nizami
> Sent: 17 September 2007 11:27
> To: syiar-islam; sabili; padhang-mbulan; Saksi
> Subject: [syiar-islam] Mengapa Muslim Membakar
> Petasan?
> 
> Assalamu’alaikum wr wb,
> 
> Ada beberapa tradisi yang bertentangan dengan ajaran
> Islam, tapi banyak dikerjakan ummat, yaitu:
> 
> MEMBAKAR PETASAN
> 
> Sekarang banyak ummat Islam yang tenggelam dalam
> perbuatan yang mubadzir dan membawa mudlorot
> (bahaya)
> pada dirinya sendiri tanpa mereka sadari.
> 
> Di antaranya banyak Muslim yang membakar petasan di
> bulan Ramadan. Mereka tak sadar jika membakar
> petasan
> itu adalah perbuatan yang mubadzir (membuang duit)
> dan
> cuma menimbulkan mudlorot atau bencana.
> 
> Alangkah baiknya uang yang mereka hamburkan untuk
> petasan itu dipakai untuk membantu keluarga mereka
> atau tetangga yang kurang mampu maupun orang miskin
> di
> sekitarnya. Sesungguhnya orang-orang yang
> membuang-buang duit dengan membakar petasan itu tak
> lebih dari pada melakukan kemubadziran. Orang yang
> mubadzir adalah temannya setan, begitu kata Allah di
> dalam surat Al Israa’.
> 
> “Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat
> akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang
> dalam
> perjalanan; dan janganlah kamu menghambur-hamburka--n
> (hartamu) secara boros (Mubadzir). Sesungguhnya
> pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan
> dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada
> Tuhannya.”
> [Al Israa’17:26-27)
> 
> Terkadang mereka juga meledakkan petasan di kala
> orang
> lagi shalat Tarawih, sehingga mengganggu kekhusyukan
> dalam beribadah.
> 
> Tetangga saya pernah sampai kehilangan jari
> gara-gara
> bermain petasan. Ada juga tetangga istri saya yang
> biji matanya sampai keluar karena mendekati petasan
> yang dia kira tidak meledak. Jika kita membaca
> koran,
> banyak korban yang meninggal karena petasan, apalagi
> jika rumah pembuat petasan yang meledak, maka
> ledakannya tidak kalah dengan bom yang berkekuatan
> tinggi. Jadi ironis sekali jika ada ummat Islam yang
> melakukan perbuatan mubadzir yang akan membahayakan
> dirinya dan orang lain.
> 
> Sesungguhnya Allah memerintahkan kita untuk
> membelanjakan harta di jalan Allah. Bukan untuk
> dihamburkan pada perbuatan yang sia-sia dan bisa
> menimbulkan kecelakaan, karena hal itu bertentangan
> dengan perintah Allah:
> 
> “Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah,
> dan
> janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam
> kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya
> Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” [Al
> Baqoroh:195]
> 
> Wa’alaikum salam wr wb
> 
> ===
> Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits?
> Kirim email ke: HYPERLINK
>
"mailto:syiar--islam-subscribe%-40yahoogroups.-com"[EMAIL PROTECTED]
> 
>
____________--________-_-_______-__-______-___-_____-____-____-_____-_
> Boardwalk for $500? In 2007? Ha! Play Monopoly Here
> and Now (it's updated for today's economy) at Yahoo!
> Games.
> HYPERLINK
>
"HYPERLINK 
"http://get.games.yahoo.com/proddesc?gamekey=monopolyherenow"http://get.games.-yahoo.com/-proddesc?-gamekey=monopoly-herenow"HYPERLINK
 
"http://get.games.-yahoo.com/-proddesc?-gamekey=monopoly-herenow"http://get.games.--yahoo.com/--proddesc?--gamekey=-monopoly--herenow
> 
> 
> 
> --
> Internal Virus Database is out-of-date.
> Checked by AVG Free Edition.
> Version: 7.5.446 / Virus Database: 269.6.2/696 -
> Release Date: 28/04/2007 0:00
> 
> 
> -- 
> Internal Virus Database is out-of-date.
> Checked by AVG Free Edition.
> Version: 7.5.446 / Virus Database: 269.6.2/696 -
> Release Date: 28/04/2007 0:00
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been
> removed]
> 
> 
> 
> Bagi yang ingin menyumbang untuk pendirian TV
> Komunitas Madani Depok bisa transfer ke:
> Bank Syariah Mandiri KCP Margonda Depok. No. Rek.
> 0670010778 a.n BURSA AMAL MADANI
> Mohon konfirmasi nama, besar sumbangan, tanggal ke:
> HYPERLINK "mailto:agusnizami%40yahoo.com.sg"[EMAIL PROTECTED]
> Contact Person: pak Hafiz 021 92805591 /
> 08128508057, Al Qudwah, Jl Beringin No. 1, Jl.
> Margonda Raya Depok
> HYPERLINK 
> "http://islamicbroadcasting.wordpress.com"http://islamicbroad-casting.wordpres-s.com
>  
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
> 
> 

===
Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits?
Kirim email ke: HYPERLINK 
"mailto:syiar-islam-subscribe%40yahoogroups.com"[EMAIL PROTECTED]

____________-_________-_________-_________-_________-_________-_
Yahoo! oneSearch: Finally, mobile search 
that gives answers, not web links. 
HYPERLINK 
"http://mobile.yahoo.com/mobileweb/onesearch?refer=1ONXIC"http://mobile.-yahoo.com/-mobileweb/-onesearch?-refer=1ONXIC

 


--
Internal Virus Database is out-of-date.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.5.446 / Virus Database: 269.11.6/951 - Release Date: 8/13/2007 10:15 
AM



-- 
Internal Virus Database is out-of-date.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.5.446 / Virus Database: 269.11.6/951 - Release Date: 8/13/2007 10:15 
AM
 


[Non-text portions of this message have been removed]



Bagi yang ingin menyumbang untuk pendirian TV Komunitas Madani Depok bisa 
transfer ke:
Bank Syariah Mandiri KCP Margonda Depok.  No. Rek. 0670010778 a.n BURSA AMAL 
MADANI
Mohon konfirmasi nama, besar sumbangan, tanggal ke: [EMAIL PROTECTED]
Contact Person: pak Hafiz 021 92805591 / 08128508057, Al Qudwah, Jl Beringin 
No. 1, Jl. Margonda Raya Depok
http://islamicbroadcasting.wordpress.com 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke