Teman yang berbaik sangka terhadap ulil cs bilang mungkin dia masih
dalam pengaruh khamr atau minimal menjadi bukti kebenaran ucapan ulama
terdahulu..

"Hukumanku terhadap para ahli filsafat adalah mereka dipukuli sandal dan
pelepah kurma lalu mereka diarak ke kampung-kampung seraya diumumkan
kepada masyarakat. Inilah hukuman bagi yang meninggalkan al Qur'an dan
Sunnah dan dia lebih memilih filsafat."

Beliau juga mengatakan : "Aku mendapatkan dari ahli filsafat
ucapan-ucapan yang tidak mungkin seorang muslim mau mengucapkannya.
Seorang hamba lebih baik diuji dengan segala bentuk kemaksiatan selain
syirik dari pada diuji dengan filsafat." (Lihat Manaqibusy Syafii
1/453-454 oleh Ibnu Katsir dan Dar'u ta'aarudhil aqli wan naqli"
7/242-246 oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah.)

Beliau juga berkata: "Seandainya manusia tahu apa yang ada dalam ilmu
kalam dari hawa nafsu maka sungguh mereka akan lari darinya seperti
mereka lari dari singa." (Siyar a'lamin nubala 10/18)
Dikutip dari majalah Majalah Adz Dzakiirah Edisi 18 Th IV Muharram 1427H


Al-Baihaqi meriwayatkan sanadnya dari Yunus bin 'Abdul A'la, ia berkata:
"Aku mendengar Imam Asy-Syafi'i mengatakan: 'Seandainya Seseorang
menjadi Shufi sejak permulaan siang, niscaya tidak sampai tengah hari
melainkan aku mendapatkannya sebagai orang bodoh'" (Manaqib Al-Baihaqi
2/207)

-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of lasykar5
Sent: Monday, October 01, 2007 1:31 PM
To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[email protected]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
Subject: [INSISTS] tanggapan ... Fwd: [sd-islam] wawancara ade armando
dengan ulil abshar

assalaamu 'alaikum,

ayyuhal ikhwah,

berikut ada tanggapan dari ust Rofiqi atas pendapat Ulil dalam wawancara
dengan Ade Armando dengan Ulil bulan Juli 2007.

salam,
satriyo


*Mengais Gulma Liberalisme dari Tradisi Islam**

*Ahmad Rofiqi, Lc.*

*Assalamualaikum Wr. Wb.*




Berdasarkan kenyataan ini, silahkan pembaca menilai sendiri pernyataan
distorsif Ulil mengenai Imam Al Ghazali, *"Jadi saya mempelajari
bagaimana Al Ghazali mendekati masalah pluralisme dengan cara ilmiah dan
solid, dengan mendasarkan diri pada tradisi Islam".* Sungguh
keterlaluan!




[Non-text portions of this message have been removed]



"Famaadzaa ba'da l haqqi illa dl dlalaal"
Insist official website: www.insistnet.com 
Untuk bergabung ke milis ini, kirimkan email kosong tanpa subjek ke
[EMAIL PROTECTED]
Untuk berpisah dari milis, kirimkan email kosong tanpa subjek ke
[EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke