*BISMILLAHI TAWAKALNA 'ALALLAH
LAA HAULAA WALAA KUWATA ILABILLAH

*Banyak hal yang salah kaprah dalam memahami ISLAM oleh orang ISLAM itu
sendiri, pemahaman yang salah kaprah itu karena faktor ketidaksempurnaan
cara pandang yang mengakibatkan penilaian-penilaian sepihak yang merugikan
ISLAM. Faktor ketidaksempurnaan secara mutlak berupa pandangan
sebagian-sebagian untuk memberi nilai ISLAM secara keseluruhan, sehingga ISLAM
tidak dimaknai secara TERPADU / INTEGRATED / TAUHID / KAFFAH.

Pandangan sepihak dan sebahagian tersebut dapat dianalogikan dengan seekor
GAJAH yang minta dinilai oleh orang yang baru mendengar kata GAJAH, tetapi
buta / belum pernah melihatnya sama sekali. Ketika orang tersebut hanya
memegang ekornya, maka ia mendeskripsikan GAJAH seperti ULAR, ketika ia
hanya memegang kakinya, maka ia mendeskripsikan GAJAH seperti POHON PISANG,
demikian juga ketia ia hanya memegang satu bagian tubuh yang lainnya, ia
akan mendeskripsikannya identik dengan bagian tubuh GAJAH yang dipegangnya.

Demikian juga dengan ISLAM, sebuah cita2 luhur keselamatan manusia fii dunya
wal akhirot, yang direalisasikan oleh AGAMA sebagai sebuah SISTIM atau
DINNyang menjalankan ISLAM
secara TERPADU / TERINTEGRASI / TAUHID. Namun, unsur-unsur TAUHID tersebut
diabaikan oleh para pemeluknya, sehingga ISLAM cukup diterjemahkan ke
dalam FIRQAH
- FIRQAH atau GOLONGAN - GOLONGAN, yang dapat dipastikan masing - masing
akan MEMBENARKAN FIRQAH / GOLONGANNYA. Di sisi lain, unsur KETERPADUAN /
KETAUHIDAN hanya digali secara kulit luarnya saja yaitu SATU TUHAN atau TUHAN
YANG SATU sebagai unsur keyakinan MONOTHEISME semata.

KETAUHIDAN itu seharusnya dijalankan oleh AGAMA / DINN / SISTEMNYA, dan
bukan pada ISLAM-nya. Karena ISLAM itu adalah HASIL dari sebuah gagasan
ALLAH yang realisasikan oleh AGAMA / DINN / SISTIM itu, sehingga ISLAM itu
disebut sebagai DINNUL TAUHID atau AGAMA / SISTEM yang TAUHID / TERPADU.
Celakanya, pemeluk ISLAM sekarang sudah merasa BERTAUHID hanya dengan
mengagungkan nama-Nya di MASJID, padahal itu MASIH JAUH PANGGANG DARI API.
Karena, bisa jadi semakin diagungkan nama-Nya namun KETAUHIDAN yang
sesunguhnya tidak dijalankan, maka hanya akan menghasilkan AZAB dan
AZABsecara kolektif yang bisa menimpa sebuah
BANGSA sekalipun, itu dikarenakan masyarakatnya merasa sudah BERTAUHID dalam
KETIDAKTAUHIDAN.

LANTAS, apa dan bagaimana yang dapat menghantarkan orang ISLAM ke dalam
TAUHID yang SEBENAR-BENAR TAUHID ? dan bagaimanakah wujud TAUHID yang
sebenarnya? bagaimana wujud wadah yang diinginkan ALLAH yang sudah
dijalankan oleh para Nabi dan Rosul-Nya?

Maka dengan berbismillah, kami sangat ingin bersawasiah fil 'ilmi untuk
mewujudkan sebuah *PARADIGMA ISLAM YANG AKTUAL SEBAGAI AGAMA YANG TAUHID,
KAFFAH 100% DENGAN RAHSIA-RAHASIANYA YANG TERSIMPAN DI DALAM AL-QURAN DAN
AL-HADIST SHOHEH*.

silahkan mampir ke blog saya di http://bambangheda.blogspot.com

Semoga bermanfaat .... AMIN ...


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke