Dari Moderator:
Ini saatnya untuk kita mengurangi perdebatan tanpa akhir mengenai hal furu'iyah.

Mari kita bersama2 menanamkan pokok ajaran Islam seperti rukun Iman dan rukun 
Islam agar saudara2 kita keimanannya benar dan tidak murtad serta menjalankan 
rukun Islam dengan benar.

Salam

Assallamulaikum saudara-saudara ku, salam kenal semua nya. mungkin
menarik untuk kita baca.



http://www.antara.co.id/arc/2007/10/28/31-muslim-beralih-ke-agama-bahai-di-donggala/

28/10/07 22:06

31 Muslim Beralih ke Agama Baha`i di Donggala

Palu (ANTARA News) - Sedikitnya tujuh kepala keluarga (31 jiwa) di
Desa Banpers Kecamatan Palolo Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah
(Sulteng), dilaporkan telah melepaskan keyakinannya terhadap Islam dan
menganut agama Baha`i.

Hayyun Nur, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Palolo, di
Palu, Minggu, mengatakan, keyakinan Baha`i yang dipimpin Mulahi,
mantan Penghulu, mulai masuk Desa Banpers sejak tahun 1990an dan telah
memiliki pengikut sedikitnya 31 orang.

Agama Baha`i merupakan sekte Islam yang baru didirikan oleh Muladi
yang menyakini adanya nabi lain bernama Bah`ullah selain Nabi Muhammad
dan menjadikan himpunan petikan tulisan suci Bah`ullah sebagai pedoman
Bah`ullah.

Mereka yang menjadi pengikut agama Baha`i ini sebelumnya memeluk agama
Islam. Ulah mereka ini telah menimbulkan keresahan di tengah
masyarakat Desa Banpers, sekitar 50 kilometer timur Kota Palu, karena
khawatir terjadi pemurtadan.

"Tempat pertemuan para pengikut Baha`i sudah biasa dilempari oleh
warga yang protes agama tersebut," katanya.

Menurut Hayyun, pengikut Baha`i meyakini ajaran yang dianutnya paling
benar dan universal yang dibawa oleh seorang nabi dan rasul Allah
bernama Baha`ullah.

Pembawa ajaran Baha`i masuk ke wilayah Donggala karena para pengikut
agama baru tersebut menolak menyebutkan identitasnya. Pengikut agama
Baha`i juga tertutup dalam menjalankan ritual agama.

Bersama Pemerintah Kecamatan Palolo dan aparat keamanan setempat,
Hayyun menfasilitasi pertemuan antara masyarakat dengan pengikut
Baha`i awal September lalu.

Dalam pertemuan tersebut disepakati, pengikut Baha`i mengkaji kembali
ajaran yang dianut dan kembali kepada agama Islam yang dianutnya
sebelumnya atau menganut agama lain yang diakui keberadaannya oleh
pemerintah di Indonesia.

"Dalam waktu dekat ini akan dilakukan pertemuan kembali untuk
mendengarkan sikap para pengikut agama Baha`i," demikian Hayyun. (*)


Copyright (c) 2007 ANTARA

Kirim email ke