Bandingkan dengan intisari pendapat pendapat Khawarij 4. Mereka menerima Al-Quran sebgai salah satu sumber di antara sumber sumber hukum Islam. Adapun tentang hadits dan ijma maka mereka memiliki cara yang berbeda dari cara kaum muslimin lainnya. Di antara mereka ada satu kelompok besar bernama an-Njadat yang berpendapat bahwa tegaknya khilafah adalah sesuatu yang tidak merupakan kewajiban secara mutlak. Kaum muslimin, secara kolektif, seyogyanya dapat bekerja demi kebenaran, tapi boleh juga mereka itu memilih seorang khalifah apabila dianggap perlu. 5. Adapun kaum Azariqah, yakni kelompok terbesar kaum Khawarij, mereka beranggapan bahwa seluruh kaum muslimin, selain mereka, adalah kaum musyrikin. Oleh sebab itu, orang orang dari kalangan mereka, yakni kaum Khawarij, tidak diperbolehkan pergi mengerjakan shalat di suatu tempat jika yang menyerukan adzan di sana bukan dari kalangan mereka sendiri. Semua sembelihan yang dilakukan oleh orang lain, menurut mereka, tidak halal; dan mereka tidak dibolehkan mengawini seseorang yang tidak termasuk kelompok mereka, dan tidak ada juga saling waris-mewarisi antara mereka dan orang orang selain mereka. Mereka beranggapan bahwa jihad melawan kaum muslimin lainnya merupakan kewajiban fardhu ain, dan halal membunuh wanita dan anak anak serta merampok harta benda mereka (yakni kaum muslimin selain kaum Khawarij). Bahkan mereka itu mengkafirkan pengikut pengikut mereka sendiri yang tidak ikut berjuang dalam Jihad ini, dan mereka juga menghalalkan penghianatan terhadap para lawan mereka. Demikian pula ekstremitas mereka itu telah mencapai puncaknya, sehingga orang yang bukan muslim memiliki hak keamanan atas dirinya lebih besar dari seseorang yang mengaku sebagai muslim. 6. Kaum Khawarij yang paling moderat adalah kaum Ibadhiyah yang mengkafirkan seluruh kaum muslimin tapi tidak menyatakan mereka sebagai kaum musyrikin. Menurut pandangan mereka, orang orang muslim selain mereka adalah bukan mukmin tapi diterima syahadat mereka, boleh kawin dan dikawinkan dengan mereka, mewarisi dan mewariskan pula. Negeri mereka disebut sebagai Negeri Tauhid, bukan Negeri Kufur atau Negeri Perang (Daarul-Harb). Di sisi lainnya, pecahan kelompok kaum Khawarij Ibahiyah ini ada yang ekstrem dalam mengagumi, bahkan memuja, Yazid bin Muawiyah karena ia telah membunuh Husain bin Ali ra (cucu Rasulullah saw) dan oleh sebab itu mereka menjadikan hari Asyura, tiap tanggal 10 Muharram, sebagai hari raya dan hari bergembira, semata mata demi mengimbangi kaum Syiah yang menjadikan hari itu sebagai hari berkabung. [10] Sudah barang tentu dalam hal ini mereka mengecualikan pusat pusat pemerintahan. Dan mereka juga mengharamkan penyerbuan terhadap kaum muslim secara rahasia, tetapi menghalalkan penyerbuan terhadap mereka secara terang terangan. [11] Demikian kiranya apa yang bisa saya sampaikan tentang Kita dan Khawarij, semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan kita. Apabila yang saya sampaikan benar itu datangnya dari Allah SWT, dan apabila ada kesalahan itu datangnya dari setan dan saya pribadi, sehingga sudilah kiranya para pembaca yang budiman memaafkan atas kekurangan dan kesalahan saya. Diolah dari berbagai sumber. [10] (Dr. Ahmad Muhammad Subhi, Nadzariyyatul-Imamah, halaman 338, Darel-Maaref, Mesir, 1969) [11] Untuk perincian selanjutnya, lihatlah Abdul Qahir al-Baghdadi, al-Farq bainal-Firaq, halaman 55, 61, 63, 64, 67, 68, 82, 83 , 99, 313, 314, 315; Syahrastani, jilid 1, halaman 87, 90, 91, 92, 100; Asy ari, jilid 1, halaman 156, 157, 159, 189, 190; Al-Masudi, jilid 2, halaman 191
__________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed]

