Tahajudku & Dhuhurku Allah Tuhanku Kadang Aku Berpikir Apa Beda Shalat Tahajudku Dan Dhuhaku Apa Pula Beda Shalat Isya & Dhuhurku
Aku Memulai Keduanya Dengan Takbir Membesarkan Asmamu Aku Membaca Al Fatihah Untuk Memuji Dan Mohon Petunjukmu Aku Ruku Dan Sujud Mengagungkan & Meninggikan Mu Aku Berselawat Kepada Rasulmu Muhammad Yang Mulia dan Ibrahim Kesayanganmu Dan Akhirnya Aku Mengucapkan Doa Dan Salam Kepada Seluruh Saudara-Saudaraku Di Penghujung Pertemuanku Denganmu Allah, Sang Penguasa Waktu Seringkali Aku Terpekur Merenungi Apa Bedanya Siang Dan Malam Saat Aku Shalat Isya Disini Saudaraku Di Afrika Shalat Dhuhur Saudaraku Di Amerika Shalat Shubuh Saudaraku Di Arab Saudi Shalat Dhuha Saudaraku Di Hawai Shalat Tahajud Dan Saudaraku Astronot Sedang Kebingungan Shalat Apa Karena Ia Tidak Menemui Siang Dan Malam Tuhan Sang Maha Agung Aku Tahu Persis Engkau Tidak Memerlukan Ruang Dan Waktu Engkau Hanya Ingin Menguji Ketaatan Hamba Mu Apakah Dia Masih Tetap Shalat Ketika Di Indonesia Apakah Dia Masih Tetap Beribadat Ketika Di Amerika Apakah Dia Masih Tetap Menghadap Mu Ketika Di Afrika Apakah Dia Masih Tetap Menemui Mu Ketika Di Kutub Bahkan Di Luar Angkasa Sekalipun Kekasihku Bagiku Tak Ada Beda Ruang Dan Waktu Saat Ingin Bertemu Dengan Mu Engkau Selalu Hadir Di Pagiku, Siangku, Malamku Engkau Selalu Ada Dimanapun Di Penjuru Bumi Kupijakkan Kakiku Wajah Mu Yang Maha Luas Menguasai Seluruh Ufuk Barat Dan Timur Dzat Mu Yang Maha Agung Meliputi Seluruh Penjuru Alam Semesta 7 Petala Langit Dan Bumi Eksistensimu Yang Lembut Telah Menyatu Dalam Kehidupan Kami Lebih Dekat Dari Urat Leher Diri Kami Sendiri Maka Jangan Biarkan Kami Terjebak Dalam Semu Pesona Dunia Ini Ya Allah Aku Ingin Selalu Bersama Mu Dalam Seluruh Ruang Dan Waktuku Dalam Segala Keterbatasanku Dalam Segala Kelemahanku Dalam Segala kebodohanku Dalam Segala Pengabdianku Untuk Membuktikan Syahadatku Bahwa Seluruh Realitas Ini Hanyalah Bayang-Bayang Semu Dari Keberadaan Mu Seluruh Isi Jagad Semesta Sedang Bertasbih Memuji Keagungan Mu Dalam Shalat & Zikir Yang Tak Kumengerti Seluruh Aliran Darahku Berdesir Mengagungkan Kebesaran Mu Seluruh Nafasku Menggelora Memuji-Muji Kekuasaan Mu Pusaran Energi Di Miliaran Bio Elektronku Memancar Dan Menyemburkan Tasbih Yang Tiada Henti-Hentinya Kami Semua Bersaksi Ya Rabb Engkau Dzat Maha Dahsyat Yang Menggenggam Hidup Mati Kami Diiringi Deburan Ombak Yang Bertasbih Diikuti Desau Angin Yang Bertasbih Disirami Cahaya Matahari Yang Bertasbih Disaksikan Berjuta-Juta Malaikat Yang Terus Bertasbih, Bahkan Para Setan Iblis Dan Gelegak Api Neraka Takut Kepada Engkau Dan Kemudian Bertasbih Seluruh Makhluk Memuji Dan Mengagungkan Engkau Allah Azza Wa Jalla -------------------------------------------------------------------------------- Amatilah pikiranmu, karena akan menjadi ucapanmu. Amatilah ucapanmu, karena akan menjadi tindakanmu. Amatilah tindakanmu, karena akan menjadi kebiasaanmu. Amatilah kebiasaanmu, karena akan menjadi karaktermu. Amatilah karaktermu, karena akan menjadi nasibmu. Di atas semua itu, amatilah dirimu sendiri. Hanya mereka yang mengenal dirinya-lah yang akan mencapai kebahagiaan yang sesungguhnya." [Non-text portions of this message have been removed]

