*10 Mengapa Mematuhi Tuhan?*
Saya telah beberapa kali menekankan bahwa "Islam" berarti kepatuhan total kepada Allah dan Rasul-Nya, dan tak seorang pun bisa menjadi seorang muslim sejati kecuali jika meninggalkan kepatuhan kepada siapa pun selain Allah SWT. Kenapa perihal kepatuhan kepada Allah dan Rasul-Nya itu terus menerus ditekankan? Mungkin kita bertanya: *Apakah Tuhan sangat memerlukan kepatuhan kita sampai sampai harus terus menerus memintanya dari kita*? Juga, apakah Dia, seperti halnya penguasa dunia yang haus kekuasaan, sehingga Dia terus menekankan bahwa peraturan-Nya tidak akan berjalan tanpa dengan menaklukkan kita? Mari kita bahas pertanyaan pertanyaan tadi. *Kesejahteraan kita* Pada dasarnya, *permintaan untuk mematuhi Allah ditujukan untuk kesejahteraan dan kebaikan manusia sendiri.* Dia tidak seperti penguasa dunia yang menaklukkan manusia untuk keuntungan mereka. Sedangkan Allah tidak memerlukan apa pun dari manusia. Dia tidak minta pajak, Dia juga tidak akan membuat istana, membeli kendaraan,atau mengumpulkan barang barang mewah dengan menggunakan biaya dari kita. Dia tidak tergantung pada manusia untuk melakukan tindakan apa pun. Apa pun yang ada di dunia ini adalah milik-Nya semata, dan hanya Dia lah Tuan segala bendahara. *Dia menghendaki kepatuhan kita karena Dia tidak ingin manusia yang merupakan ciptaan-Nya yang paling mulia menjadi abdi bagi manusia lain seperti halnya kita, atau menjadi abdi setan atau menundukkan kepalanya di hadapan segala sesuatu yang tak pantas. * Dia tidak ingin umat-nya yang ada di bumi ini meraba- raba dalam kegelapan karena tidak tahu, dan, seperti halnya binatang, menjadi abdi bagi hawa nafsunya sendiri dan kemudian jatuh ke tingkat yang paling rendah. Oleh karenanya, Dia menyatakan: "Patuhilah Aku dan berjalanlah dengan cahaya yang telah aku turunkan melalui para Rasul-Ku. Maka kamu akan menemukan jalan yang lurus. Dengan berjalan di atas cahaya-Nya, kita akan memperoleh martabat di dunia maupun akhirat. "Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut*[162]* dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan mereka daripada cahaya kepada kegelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.(QS. Al-Baqarah[2]: 256 257). [162]. *Thaghut* ialah syaitan dan apa saja yang disembah selain dari Allah s.w.t Insyaallah bersambung (Sumber : al-Maududi, Abul A'la . Let Us Be Muslims / Menjadi Muslim Sejati, Jogjakarta : Mitra Pustaka, 1998) ************************************* Mau belajar Al-Islam dan berita2 sekitar dunia Islam ?? silahkan klik disini : [EMAIL PROTECTED] Atau mau melihat artikel sebelumnya silahkan kunjungi web-site kami : www.tauziyah.com [Non-text portions of this message have been removed] Untuk bergabung ke milis Syiar Islam kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Website: http://www.media-islam.or.id http://syiarislam.wordpress.com http://islamicbroadcasting.wordpress.com Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

