Kita do'akan bersama semoga penemuan itu bener bener berhasil dan di 
peruntukkan untuk kesejahteraan rakyat.

Dan yg kita inginkan harganya kejangkau oleh masararat menengah ke bawah...

Amin ... Aminn... Aminnn...

Salam,


Barna
  ----- Original Message ----- 
  From: Reni 
  To: 'Ahmad Al-Badruuni' 
  Cc: [email protected] 
  Sent: Wednesday, December 05, 2007 7:41 AM
  Subject: RE: [syiar-islam] OOT BBM dari air


  Betul, bayangkan modal air kita negara bahari (membentang laut seantaro
  nusantara)
  mudah2an kedepannya banjir pun keimbas akibat penemuran ini, heehhehe
  (becanda pagi)
  & berharap pertamina tdk jatuh/bangkrut hehehee (lagi)

  _____ 

  From: Ahmad Al-Badruuni [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
  Sent: Tuesday, December 04, 2007 9:18 PM
  To: Reni
  Cc: [email protected]
  Subject: Re: [syiar-islam] OOT BBM dari air

  Wah inovasi luar biasa dari anak bangsa dan salah satu saudara Muslim kita.
  semoga apa yang sudah dicapai dapat terus dikembangkan untuk skala industri
  indonesia dan kebutuhan harian masyarakat.

  salam,
  ahmad

  Reni <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 

  Berbahan Dasar Air, Dipamerkan dalam Konferensi PBB

  NGANJUK- Tak banyak yang tahu, penemu bahan bakar blue energy yang
  sedang dikampanyekan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) ternyata
  berasal dari Nganjuk. Dia adalah Joko Suprapto, warga Desa Ngadiboyo,
  Kecamatan Rejoso.

  Kemarin, tim uji coba kendaraan berbahan bakar tersebut mengunjunginya.
  Mereka dipimpin staf khusus Presiden SBY, Heru Lelono. Rombongan itu
  dalam perjalanan dari Cikeas, Bogor menuju Nusa Dua, Bali, tempat
  digelarnya United Nation Framework Conference on Climate Change (UNFCCC)
  2007.

  "Luar biasa. Ini mobil Mazda Six punya Patwal Mabes (Polri) yang bisa
  berkecepatan 240 kilometer per jam ini kami coba lari 180 kilometer per
  jam tanpa ada persoalan. Jadi, moga-moga apa yang kita uji coba ini
  benar-benar bermanfaat. Insya Allah," ujar Heru begitu turun dari Ford
  Ranger B 9648 TJ.

  Untuk diketahui, pertemuan kemarin berlangsung di salah satu hotel di
  Nganjuk. Rombongan Heru tiba sekitar pukul 09.00. Mereka mengendarai
  lima unit kendaraan untuk menguji bahan bakar berbahan dasar air
  tersebut. Yakni, dua pikap double cabin Ford Ranger, satu sedan Mazda 6,
  satu bus, dan satu truk pengangkut blue energy.

  Sebelumnya, rombongan dilepas oleh Presiden SBY, Minggu lalu, dari
  kediaman pribadinya di Cikeas, Bogor. Rencananya, blue energy itu juga
  akan dipamerkan kepada dunia dalam UNCFCCC atau Konferensi Kerangka
  Kerja PBB tentang Perubahan Iklim di Nusa Dua, Bali.

  "Kita ingin membuktikan kepada dunia internasional bahwa kita bukan
  bangsa kere yang terombang-ambing harga minyak dunia. Bangsa Indonesia
  bisa menemukan (bahan bakar, Red) sendiri," tandas Heru bangga.

  Kepada puluhan wartawan yang sejak pagi menunggu kedatangan rombongan,
  Heru mengungkapkan bahwa bahan bakar hasil penelitian belasan tahun Joko
  itu sangat irit. "Sekitar satu lima belas (1 liter dibanding 15
  kilometer, Red). Tadi kami mencatat, untuk menempuh 374,5 kilometer,
  hanya butuh 25 liter," tutur staf khusus Presiden bidang otonomi daerah
  itu.

  Selain hemat dan mampu meningkatkan performa kendaraan, lanjut Heru,
  keunggulan bahan bakar tersebut adalah rendahnya emisi karbon yang
  dihasilkan. Ini sesuai dengan pesan UNFCCC yang digelar 3-14 Desember
  mendatang.

  "Sudah dicoba sendiri oleh Bapak Presiden. Beliau kemarin sempat duduk
  di belakang knalpot bus ini sambil menciumi asapnya. Paspampres (pasukan
  pengamanan presiden) sempat kerepotan takut Presiden karacunan, tapi
  tidak. Coba saja," tantangnya.

  Penasaran, Wakil Bupati Nganjuk Djaelani Ishaq yang kemarin ikut
  menyambut kedatangan rombongan langsung mencoba mencium asap dari
  moncong knalpot bus. "Sama sekali tidak ada baunya," kata Djaelani
  setelah berkali-kali setelah mengisap asap tersebut.

  Ditemani Joko, Heru kemarin juga mengungkapkan bahwa untuk memakai blue
  energy, mesin tidak perlu dimodifikasi. "Sama sekali tidak perlu ada
  modifikasi apa-apa. Ini kami bawa mobil berlainan tahun, semua bisa
  pakai," tandasnya.

  Bahkan, lanjut Heru, ada yang sebelumnya menggunakan solar dan di tengah
  jalan langsung diganti 100 persen dengan blue energy. "Mobilnya malah
  semakin tidak ada getaran," lanjutnya bangga.

  Sementara itu, Joko Suprapto yang selama ini terkesan misterius soal
  kedekatannya dengan SBY, kemarin mulai blak-blakan. Terutama soal
  aktivitasnya sebagai peneliti dan penemu blue energy. Dia bahkan sempat
  sedikit membeber teknologi yang mulai ditelitinya sejak 2001.

  "Intinya adalah pemecahan molekul air menjadi H plus dan O2 min. Ada
  katalis dan proses-proses sampai menjadi bahan bakar dengan rangkaian
  karbon tertentu," terang peneliti yang mengaku banyak mengambil ide dari
  Alquran itu.

  Untuk mesin dengan bahan bakar premium, solar, premix, hingga avtur,
  Joko mengaku telah menyiapkan bahan bakar pengganti sesuai dengan
  mesinnya. "Tinggal mengatur jumlah rangkaian karbonnya. Mau untuk mesin
  bensin, solar, sampai avtur ya sudah ada," kata ayah enam anak itu.

  Yang menarik, bahan dasar air yang digunakan adalah air laut. "Kalau air
  tanah bisa menyedot ribuan atau jutaan meter kubik. Kasihan masyarakat,
  paling bagus nanti bahannya air laut," terang pria yang selalu
  menyembunyikan identitasnya, termasuk almamater tempatnya meraih gelar
  insinyur, itu. (jie)

  Internal Virus Database is out-of-date.
  Checked by AVG Free Edition. 
  Version: 7.5.503 / Virus Database: 269.16.5/1148 - Release Date: 11/23/2007
  7:39 PM

  [Non-text portions of this message have been removed]

  Wassalam, 
  Ahmad 

  _____ 

  Never miss a thing. HYPERLINK
  "http://us.rd.yahoo.com/evt=51438/*http://www.yahoo.com/r/hs"Make Yahoo your
  homepage. 

  No virus found in this incoming message.
  Checked by AVG Free Edition.
  Version: 7.5.503 / Virus Database: 269.16.13/1169 - Release Date: 12/3/2007
  10:56 PM

  No virus found in this outgoing message.
  Checked by AVG Free Edition. 
  Version: 7.5.503 / Virus Database: 269.16.13/1169 - Release Date: 12/3/2007
  10:56 PM


  [Non-text portions of this message have been removed]



   

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke