terus terang aja. sebetulnya apa yang ditanyakan oleh mas Wolly Wongka
pernah juga jadi pertanyaan saya. ini hubungannya dengan masalah takdir
saya pernah bertanya ke beberapa orang dan jawabannya tidak ada yang bisa
memuaskan saya. tetapi setelah lama berbulan-bulan saya sering merenung dan
membaca. akhirnya kesimpulan saya ya seperti itu tadi. bahwa apa yang sudah
dikehendaki oleh Allah kita nggak bakalan bisa mengerti seluruhnya. seperti
mengapa Allah menciptakan orang jahat. mengapa menciptakan iblis yang
durhaka, dan sebagainya. kan kasihan orang yang sudah ditakdirkan bakal
masuk neraka..  kan kasihan iblis diciptakan nantinya juga bakal kekal di
neraka dan sebagainya..  semua memang tidak bisa dijawab.
tapi ya kita tetap khusnudzon saja.. Allah Swt. Maha Adil.  Alah Maha
Berkehendak (Iradah) dan kita tdk boleh mempertanyakan kehendak Allah.  yang
penting kita berusaha saja supaya masuk kedalam golongan orang2 yang masuk
Surga. amin.



On Dec 12, 2007 10:23 AM, ARA-Ade Rahman Arief <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:

> assalammu'alaikum
> saya sependapat mas Thoriq, semua ada sebab/alasan.
> pertanyaan begini jg sering mengganggu saya yg awam dan masih belajar.
> tp setelah merujuk kembali pd sifat Allah dan belajar dr milis ini,
> sementara ini saya berkesimpulan bahwa "siapa yg dikehendakiNya" tidak
> menunjuk pd orang/person, tapi menunjuk pd kriteria.
> Misal, Allah memberi petunjuk pd siap saja yg
> dikehendakiNya.....................
> berarti yg tdk dikehendaki ga dpt petunjuk, ujung2nya neraka dong, berarti
> udah ada daftar orang2 yg akan ke surga atau neraka, jd ngapain lg kita
> beribadah di dunia kl mengejar surga? toh udah ditentukan akhir dr masing2
> kita.
>
> (QS.2:213) ........................Maka Allah memberi petunjuk orang-orang
> yang beriman kepada kebenaran tentang hal yang mereka perselisihkan itu
> dengan kehendak-Nya. Dan Allah selalu memberi petunjuk orang yang
> dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus
>
> (QS.2:26) ...........................Dengan perumpamaan itu banyak orang
> yang disesatkan Allah, dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang
> diberi-Nya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang
> yang fasik
>
> (QS.2:258) ........dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang
> yang lalim
>
> Jd kesimpulan sementara saya, orang yg dikehendaki utk diberi
> petunjuk/rahmat/rajeki dll itu adalah orang dgn kriteria tertentu spt mau
> membuka hati thd kebenaran, berusaha mencari/belajar, bersungguh2, beriman
> dst. Demikian sebaliknya. Jd bukan si A atau si B.
> Berarti kita tinggal memenuhi kriteria saja kl ingin termasuk orang yg
> dikehendaki ataupun yg ingin termasuk tdk dikehendaki.
>
> Mohon ustad/ustadzah meluruskan kesimpulan saya ini
>
> wassalam
>
>
>
>        -----Original Message-----
>        From: [email protected] on behalf of thoriq kusuma
>        Sent: Tue 12/11/2007 3:33 PM
>        To: Wolly Wongka
>        Cc: [email protected]
>        Subject: Re: [syiar-islam] Pertanyaan
>
>
>
>        Wa'alaikum salam Wr. Wb.
>
>        Allah Swt. itu Maha Adil. (masa meragukan sih?)
>        yang diampuni dan disiksa oleh Allah Swt. itu pasti mempunyai
> sebab2 dan
>        Alasan alasan tertentu. dan itu juga tergantung amal2an si
> Manusianya
>        juga. Allah Swt. Maha mengetahui segalanya. dan Allah Swt. pun Maha
>        berkehendak yang tidak perlu kita pertanyakan alasannya.
>        bahkan Allah Swt. menciptakan kehidupan ini lengkap dengan
> kebaikan, kasih
>        sayang juga dengan ada saling berbunuhan..itu memang kehendak Allah
> Swt.
>        kita nggak akan bisa memahami seluruhnya
>
>        mungkin itu yang bisa saya sampaikan.
>
>        On Dec 11, 2007 2:29 PM, Wolly Wongka <[EMAIL PROTECTED]<mailto:
> wolly_wongka%40yahoo.co.id> > wrote:
>
>        > Assalamu'alaikum wr.wb.
>        > Saya mempunyai sebuah pertanyaan yang sangat membingungkan saya.
> Dalam
>        > Qur'an dan Hadits, saya menemukan banyak sekali ayat ayat yang
> menunjukkan
>        > bahwa Allah itu "pilih kasih". Salah satu contohnya adalah di
> dalam surat Al
>        > Baqoroh ayat 284. "Fayahgfiru liman yasya'u wa yu'adzdzibu man
> yasya'u. Maka
>        > Allah mengampuni siapa yang dikehendakinya dan
>        > menyiksa siapa yang dikehendakinya". Mengapa hanya "liman
> yasya'u" yang
>        > diampuni-Nya dan hanya "man yasya'u" yang disiksanya? Bukankah
> ayat ini
>        > menunjukkan bahwa Allah itu "pilih kasih?"rekan rekan sekalian,
> tolonglah
>        > saya. Karena setiap kali saya mengingat hal ini saya merasa
> keimanan saya
>        > menurun
>        > Terima kasih atas jawabannya
>        > Wassalamu'alaikum wr. wb.
>        >
>        > ---------------------------------
>        > Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda
> di Yahoo!
>        > Answers
>        >
>        > ---------------------------------
>        > Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda
> di Yahoo!
>        > Answers
>        >
>        > [Non-text portions of this message have been removed]
>        >
>        >
>        >
>
>        [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>        
>
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke